Tempat Nonton Blame (2017) Resmi dan Legal
Introduction
BLAME! (2017) adalah film animasi Jepang bergenre science fiction dan cyberpunk yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Tsutomu Nihei. Film ini menghadirkan visual yang memukau dengan dunia distopia yang luas dan atmosfer yang gelap dan misterius. Film ini terkenal karena penggambaran lanskap arsitektur megah yang tak berujung dan aksi pertempuran yang intens.
Dengan setting di masa depan yang jauh, BLAME! mengeksplorasi tema-tema seperti hilangnya kendali teknologi, perjuangan untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras, dan pencarian harapan di tengah keputusasaan. Film ini cocok untuk penggemar anime dengan visual yang unik dan cerita yang kompleks.
Adaptasi anime ini berhasil menangkap esensi dari manga aslinya, meskipun dengan beberapa perubahan. Keberhasilan utamanya terletak pada visual yang impresif dan suara yang mendalam. BLAME! (2017) adalah tontonan yang wajib bagi para penggemar anime distopia dan mereka yang mencari pengalaman menonton yang berbeda.
Plot Synopsis
Di masa depan yang jauh, peradaban manusia telah mencapai bentuk berbasis Jaringan tertinggi. Suatu "infeksi" di masa lalu menyebabkan sistem otomatis menjadi tidak teratur, menghasilkan struktur kota bertingkat banyak yang mereplikasi dirinya tanpa batas ke segala arah. Sekarang umat manusia telah kehilangan akses ke kontrol kota, dan diburu serta dimusnahkan oleh sistem pertahanan yang dikenal sebagai Safeguard.
Di sudut kecil kota, sebuah daerah kantong kecil yang dikenal sebagai Electro-Fishers menghadapi kepunahan, terjebak antara ancaman Safeguard dan persediaan makanan yang menipis. Seorang gadis bernama Zuru melakukan perjalanan untuk mencari makanan untuk desanya, hanya untuk secara tidak sengaja menyebabkan malapetaka ketika sebuah menara observasi mendeteksinya dan memanggil kelompok Safeguard untuk melenyapkan ancaman tersebut. Dengan teman-temannya mati dan semua rute pelarian terblokir, satu-satunya hal yang dapat menyelamatkannya sekarang adalah kedatangan Killy sang Pengembara, dalam pencariannya untuk Net Terminal Genes, kunci untuk memulihkan ketertiban dunia.
Killy, seorang prajurit misterius dengan senjata berteknologi tinggi, muncul untuk melindungi Zuru dan membantunya menemukan Net Terminal Genes, yang diyakini sebagai kunci untuk mengembalikan kendali atas kota kepada manusia. Perjalanan mereka membawanya melalui lanskap kota yang berbahaya, melawan Safeguard dan berbagai musuh lainnya di sepanjang jalan. Mereka bertemu dengan Cibo, seorang ilmuwan yang juga mencari Net Terminal Genes dan bergabung dengan Killy dan Zuru dalam perjalanan mereka. Petualangan mereka penuh dengan bahaya dan pengorbanan, saat mereka berusaha untuk menemukan harapan di dunia yang tampaknya telah kehilangan segalanya.
Cast & Characters
BLAME! menampilkan jajaran pengisi suara berbakat yang menghidupkan karakter-karakter dystopian ini.
- Takahiro Sakurai sebagai Killy (suara): Sakurai memberikan penghayatan yang sempurna untuk karakter Killy yang pendiam dan misterius. Suara berat dan tenangnya sangat cocok dengan karakter Killy yang tidak banyak bicara.
- Kana Hanazawa sebagai Cibo (suara): Hanazawa memberikan suara yang lembut dan penuh semangat untuk karakter Cibo. Cibo adalah ilmuwan yang bertekad untuk memulihkan kendali umat manusia atas kota.
- Sora Amamiya sebagai Zuru (suara): Amamiya berhasil memerankan Zuru sebagai gadis muda yang pemberani dan penuh harapan di tengah dunia yang suram. Zuru menunjukkan keteguhan dan tekad yang luar biasa.
Beberapa pemeran pendukung memberikan kontribusi penting dalam menghidupkan dunia BLAME!, seperti Mamoru Miyano sebagai Sutezo, Aya Suzaki sebagai Tae, dan Kazuhiro Yamaji sebagai Pop.
Karakter Killy sangat sentral dalam narasi, dengan misteri seputar identitas dan tujuannya yang memberikan daya tarik tersendiri bagi penonton. Interaksi antara Killy, Cibo, dan Zuru menciptakan dinamika menarik yang mendorong cerita maju.
Director & Production
BLAME! (2017) disutradarai oleh Hiroyuki Seshita, seorang sutradara anime berpengalaman yang dikenal karena karyanya dalam film-film animasi CGI. Seshita berhasil membawa dunia BLAME! menjadi hidup dengan visual yang menakjubkan dan detail yang mengesankan. Film ini diproduksi oleh Polygon Pictures, studio animasi yang dikenal karena keahliannya dalam animasi CGI.
Dipimpin oleh Hiroyuki Seshita, animasi CGI Polygon Pictures membawakan esensi dari manga Tsutomu Nihei ke layar lebar. Dengan keahlian mereka membuat visual yang indah, mereka menuangkan lanskap kota yang luas dan atmosfer yang halus dengan luar biasa. Mengingat kompleksitas dan penglihatan seni Tsutomu Nihei, proses produksi dan visualisasi BLAME! adalah upaya yang luar biasa.
Sadayuki Murai menulis naskah film, mengadaptasi manga asli karya Tsutomu Nihei. Musik film ini dikomposisi oleh Yuuki Hayashi, yang menciptakan soundtrack yang atmosfer dan sesuai dengan suasana distopia film.
Critical Reception & Ratings
BLAME! (2017) menerima berbagai ulasan dari para kritikus dan penonton. Film ini dipuji karena visualnya yang menakjubkan, atmosfer yang gelap dan misterius, serta aksi pertempuran yang intens. Namun, beberapa kritikus mengkritik alur cerita yang kompleks dan sulit dipahami.
Di TMDB, BLAME! (2017) memiliki rating 6.5/10 berdasarkan 354 suara. Penilaian ini menunjukkan bahwa film ini cukup populer di kalangan penggemar anime dan genre science fiction. Sementara itu, sebagian kritikus tetap menganggap bahwa film ini memiliki daya tarik visual yang kuat meskipun ada beberapa kelemahan dalam cerita.
Meskipun tidak mendapatkan pujian universal, BLAME! (2017) tetap menjadi tontonan yang menarik bagi penggemar anime distopia dan mereka yang menghargai visual yang unik dan cerita yang kompleks. Keberhasilan utamanya terletak pada upaya untuk menghadirkan dunia yang rumit dari manga aslinya.
Box Office & Release
Karena BLAME! (2017) adalah film animasi yang didistribusikan terutama melalui platform streaming seperti Netflix, data box office tradisional tidak terlalu relevan. Film ini dirilis secara global di Netflix pada tanggal 20 Mei 2017.
Ketersediaan streaming di Netflix memungkinkan film ini menjangkau audiens yang luas di seluruh dunia. Meskipun tidak ada angka pasti tentang jumlah penontonnya, popularitas film ini di platform streaming menunjukkan bahwa film ini berhasil menarik banyak penonton.
Meskipun tidak meraup keuntungan box office seperti film-film blockbuster lainnya, BLAME! (2017) tetap memiliki dampak signifikan dalam dunia anime dan genre science fiction. Keberadaannya di Netflix telah membantu memperluas basis penggemarnya.
Themes & Analysis
BLAME! (2017) mengeksplorasi berbagai tema yang relevan dengan kekhawatiran modern tentang teknologi dan masyarakat. Salah satu tema utama adalah hilangnya kendali atas teknologi. Kota yang luas dan tak terkendali adalah hasil dari sistem otomatis yang di luar kendali manusia.
Film ini juga menyoroti perjuangan untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Zuru dan Electro-Fishers harus berjuang setiap hari untuk menemukan makanan dan menghindari ancaman Safeguard. Di tengah kekacauan dan keputusasaan, film ini juga membahas harapan. Pencarian Net Terminal Genes menjadi simbol harapan untuk memulihkan ketertiban dunia.
Selain itu, film ini menyentuh pertanyaan tentang identitas dan kemanusiaan. Killy, dengan masa lalunya yang misterius dan tujuannya yang tidak jelas, mencerminkan pertanyaan tentang apa artinya menjadi manusia di dunia yang didominasi oleh teknologi.
Should You Watch It?
Jika Anda adalah penggemar anime science fiction, cyberpunk, atau distopia, BLAME! (2017) adalah film yang wajib ditonton. Visualnya yang memukau, atmosfer yang gelap dan misterius, serta aksi pertempuran yang intens akan membuat Anda terhibur.
Namun, perlu diingat bahwa alur cerita film ini cukup kompleks dan mungkin membingungkan bagi sebagian penonton. Jika Anda mencari film dengan cerita yang sederhana dan mudah dipahami, mungkin BLAME! (2017) bukan pilihan yang tepat. Film ini menawarkan pengalaman yang lebih imersif dan membutuhkan perhatian penuh dari penonton.
Secara keseluruhan, BLAME! (2017) adalah film yang berani dan inovatif yang akan memuaskan para penggemar anime yang mencari pengalaman yang berbeda. Visualnya yang memukau dan tema-tema yang mendalam akan membuat Anda berpikir lama setelah film selesai.
Conclusion
BLAME! (2017) adalah adaptasi anime yang berhasil dari manga karya Tsutomu Nihei. Dengan visual yang menakjubkan, atmosfer yang gelap dan misterius, serta tema-tema yang relevan, film ini menawarkan pengalaman menonton yang unik dan memuaskan bagi para penggemar anime dan genre science fiction. Meskipun alur ceritanya kompleks, film ini tetap menjadi tontonan yang wajib bagi mereka yang menghargai karya seni yang berani dan inovatif.
Keberhasilan sutradara Hiroyuki Seshita dan studio Polygon Pictures dalam menghidupkan dunia BLAME! patut diacungi jempol. Pengisi suara yang berbakat juga memberikan kontribusi penting dalam menghidupkan karakter-karakter distopia ini. Secara keseluruhan, BLAME! (2017) adalah film yang akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi para penontonnya.
Sebagai penutup, BLAME! (2017) adalah film yang layak ditonton bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia anime yang kompleks dan penuh dengan visual yang memukau. Film ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan dan akan membuat Anda berpikir lama setelah selesai menonton.











