📅 23 May 2026⏱️ 10 menit baca📝 1,805 kata
Introduction
Victoria & Abdul (2017) adalah sebuah film drama biografi yang disutradarai oleh Stephen Frears. Film ini menceritakan kisah persahabatan yang tidak lazim antara Ratu Victoria dari Inggris dan seorang pelayan muda asal India bernama Abdul Karim. Dengan sentuhan komedi ringan, film ini berhasil menggambarkan dinamika hubungan yang unik dan penuh warna di tengah hiruk pikuk kerajaan Inggris pada akhir abad ke-19. Film ini menyoroti tema-tema seperti persahabatan lintas budaya, prasangka, dan pencarian makna di usia senja. Kesuksesan film ini terletak pada kemampuan Stephen Frears dalam menyajikan kisah sejarah dengan cara yang menghibur dan menyentuh hati, didukung oleh penampilan memukau dari Judi Dench dan Ali Fazal. Film ini menantang pandangan umum tentang sejarah dan menunjukkan bahwa persahabatan sejati dapat ditemukan di tempat yang paling tidak terduga.
Film ini menonjol karena berani mengangkat sebuah episode kehidupan Ratu Victoria yang sebelumnya kurang dikenal publik. Kisah persahabatannya dengan Abdul Karim sempat ditutupi selama lebih dari satu abad, menjadikannya sebuah misteri sejarah yang menarik untuk diungkap. Narasi yang kuat dan visual yang indah membuat
Victoria & Abdul menjadi sebuah tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan wawasan baru tentang tokoh sejarah ikonik. Film ini bukan hanya sekadar biografi, tetapi juga sebuah eksplorasi tentang kemanusiaan dan hubungan antarmanusia yang mengatasi perbedaan budaya dan kelas sosial.
Plot Synopsis
Film dimulai dengan kedatangan Abdul Karim (Ali Fazal), seorang pemuda India, ke Inggris untuk berpartisipasi dalam perayaan Golden Jubilee Ratu Victoria (Judi Dench). Abdul terpilih untuk mempersembahkan sebuah koin seremonial kepada Ratu. Ia diperintahkan untuk tidak melakukan kontak mata atau berbicara dengan Ratu. Namun, Abdul melanggar protokol dan menatap Ratu Victoria dengan tulus, yang membuatnya terkesan.
Ratu Victoria, yang merasa bosan dengan rutinitas kerajaan dan kesepian setelah kematian suaminya, Pangeran Albert, merasa tertarik pada Abdul. Ia mengangkat Abdul sebagai pelayannya dan kemudian sebagai "Munshi" (guru). Abdul mengajari Ratu tentang bahasa Urdu dan budaya India, membuka wawasan barunya tentang dunia di luar Inggris. Hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan yang erat, meskipun mendapat tentangan keras dari keluarga kerajaan dan penasihat Ratu. Mereka menganggap Abdul sebagai orang luar dan mempercayai bahwa ia mempengaruhi Ratu secara negatif.
Para bangsawan, termasuk putra Ratu, Bertie, Pangeran Wales (Eddie Izzard), serta Sir Henry Ponsonby (Tim Pigott-Smith), Sekretaris Pribadi Ratu, berusaha keras untuk menjauhkan Abdul dari Ratu. Mereka khawatir pengaruh Abdul dapat merusak reputasi monarki. Namun, Ratu Victoria tetap teguh pada keputusannya dan terus mempertahankan persahabatannya dengan Abdul. Ia merasa bahwa Abdul memberinya perspektif baru dan membantunya merasa hidup kembali. Konflik memuncak ketika Ratu bersikeras bahwa Abdul harus menerima penghargaan ksatria, yang membuat para bangsawan semakin marah.
Mereka mengancam akan mengundurkan diri secara massal jika permintaannya tidak dipenuhi.
Persahabatan unik ini membawa dampak besar dalam kehidupan Ratu Victoria, memberinya semangat baru dan membuatnya mempertanyakan tradisi dan konvensi kerajaan. Sementara itu, Abdul menghadapi diskriminasi rasial dan prasangka dari lingkungan istana, tetapi ia tetap setia pada Ratu dan persahabatannya. Film ini menggambarkan bagaimana persahabatan mereka menjadi sumber kekuatan bagi keduanya di tengah tekanan dan tantangan yang mereka hadapi. Tanpa memberikan spoiler akhir cerita, film ini menyajikan drama yang memikat dan penuh emosi, mengangkat tema persahabatan yang melampaui batas budaya dan perbedaan status sosial.
Cast & Characters
Victoria & Abdul menampilkan sejumlah aktor dan aktris papan atas yang berhasil menghidupkan karakter-karakter dalam film ini.
*
Judi Dench sebagai Queen Victoria: Judi Dench memberikan penampilan yang memukau sebagai Ratu Victoria. Ia berhasil menggambarkan perubahan emosional Ratu dari seorang penguasa yang kesepian dan bosan menjadi seorang wanita yang menemukan kembali semangat hidupnya melalui persahabatannya dengan Abdul. Penampilannya penuh dengan nuansa dan kompleksitas, menunjukkan keahlian aktingnya yang luar biasa. Judi Dench sebelumnya juga pernah memerankan Ratu Victoria dalam film
Mrs. Brown (1997).
*
Ali Fazal sebagai Abdul Karim: Ali Fazal tampil mempesona sebagai Abdul Karim, pemuda India yang berhasil mencuri hati Ratu Victoria. Ia menghadirkan karakternya dengan kehangatan dan ketulusan, menggambarkan bagaimana Abdul mampu memberikan perspektif baru bagi Ratu dan membantunya melihat dunia dengan cara yang berbeda. Penampilannya yang karismatik membuatnya menjadi sosok yang mudah disukai dan dipercaya.
*
Tim Pigott-Smith sebagai Sir Henry Ponsonby: Tim Pigott-Smith memerankan Sir Henry Ponsonby, Sekretaris Pribadi Ratu, dengan sangat baik. Ia berhasil menggambarkan karakter seorang pria yang setia pada tugasnya tetapi juga merasa terancam oleh kehadiran Abdul. Penampilannya yang halus dan penuh perhitungan menambahkan lapisan kompleksitas pada dinamika hubungan di istana.
Selain itu, film ini juga didukung oleh aktor-aktor pendukung yang mumpuni:
* Eddie Izzard sebagai Bertie, Prince of Wales
* Adeel Akhtar sebagai Mohammed
* Michael Gambon sebagai Lord Salisbury
* Paul Higgins sebagai Dr. James Reid
* Olivia Williams sebagai Baroness Churchill
* Fenella Woolgar sebagai Miss Phipps
* Julian Wadham sebagai Alick Yorke
Kehadiran mereka memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun suasana istana yang penuh intrik dan persaingan. Masing-masing karakter memiliki motivasi dan kepentingan sendiri, yang menciptakan dinamika yang menarik dan kompleks dalam film ini. Secara keseluruhan, para pemeran
Victoria & Abdul berhasil menghidupkan karakter-karakter mereka dengan sangat baik, menjadikan film ini sebuah pengalaman menonton yang memuaskan.
Director & Production
Victoria & Abdul disutradarai oleh
Stephen Frears. Frears dikenal karena karyanya yang beragam, termasuk film-film seperti
Dangerous Liaisons (1988),
High Fidelity (2000), dan
The Queen (2006). Ia memiliki reputasi sebagai sutradara yang mampu menggabungkan drama sejarah dengan sentuhan komedi dan observasi sosial yang tajam. Dalam
Victoria & Abdul, Frears berhasil menciptakan keseimbangan yang baik antara elemen-elemen tersebut, menghasilkan sebuah film yang tidak hanya menghibur tetapi juga menggugah pikiran.
Film ini diproduksi oleh beberapa perusahaan produksi, termasuk Working Title Films dan BBC Films. Naskah film ditulis oleh Lee Hall, berdasarkan buku
Victoria & Abdul: The True Story of the Queen's Closest Confidant karya Shrabani Basu. Produksi film ini mengambil lokasi di berbagai tempat di Inggris, termasuk Isle of Wight dan Highclere Castle, yang juga dikenal sebagai lokasi syuting serial TV
Downton Abbey.
Desain produksi film ini patut diacungi jempol. Kostum, set, dan tata rias berhasil menciptakan kembali suasana kerajaan Inggris pada akhir abad ke-19 dengan detail yang akurat. Sinematografi film ini juga sangat indah, menampilkan pemandangan-pemandangan yang memanjakan mata dan menambahkan dimensi visual yang kaya pada cerita. Secara keseluruhan, produksi
Victoria & Abdul dilakukan dengan sangat baik, menunjukkan perhatian terhadap detail dan komitmen untuk menghadirkan sebuah film berkualitas tinggi.
Critical Reception & Ratings
Victoria & Abdul menerima campuran ulasan dari para kritikus. Judi Dench secara luas dipuji atas penampilannya, dengan banyak kritikus menyebutnya sebagai salah satu kekuatan utama film ini. Ali Fazal juga menerima pujian atas perannya sebagai Abdul Karim. Namun, beberapa kritikus merasa bahwa film ini terlalu sederhana dan kurang menggali lebih dalam isu-isu yang lebih kompleks terkait kolonialisme dan ras.
Di situs web agregator ulasan, Rotten Tomatoes, film ini memiliki peringkat persetujuan 66% berdasarkan 233 ulasan, dengan konsensus kritikus yang berbunyi: "
Victoria & Abdul mengandalkan karisma Judi Dench untuk memberikan daya tarik drama periodik yang manis tetapi kurang menantang."
Di Metacritic, film ini memiliki skor rata-rata tertimbang 58 dari 100, berdasarkan 43 kritikus, yang menunjukkan "ulasan campuran atau rata-rata".
Film ini mendapatkan rating
6.9/10 dari total 1,198 votes di TMDB.
Meskipun menerima ulasan yang beragam,
Victoria & Abdul berhasil menarik perhatian penonton di seluruh dunia. Film ini dipuji karena alur cerita yang menarik, penampilan yang kuat, dan visual yang indah. Beberapa kritikus berpendapat bahwa film ini terlalu fokus pada hubungan pribadi antara Ratu Victoria dan Abdul dan kurang memperhatikan konteks politik dan sosial yang lebih luas. Namun, yang lain menghargai film ini karena memberikan perspektif yang berbeda tentang sejarah dan menunjukkan sisi kemanusiaan Ratu Victoria.
Box Office & Release
Victoria & Abdul dirilis pada tanggal 13 September 2017. Film ini berhasil meraih kesuksesan komersial di box office, meraup lebih dari $67 juta di seluruh dunia dengan anggaran produksi sekitar $20 juta. Film ini tampil sangat baik di Inggris, di mana ia menjadi salah satu film terlaris tahun itu. Kesuksesan film ini menunjukkan bahwa ada minat yang besar untuk film-film sejarah yang menampilkan karakter-karakter yang kuat dan alur cerita yang menarik.
Saat ini,
Victoria & Abdul tersedia untuk streaming di berbagai platform, termasuk Amazon Prime Video dan Hulu. Film ini juga tersedia untuk dibeli atau disewa di berbagai toko online seperti iTunes dan Google Play. Ketersediaan film ini di berbagai platform streaming memudahkan penonton untuk menikmati film ini di rumah.
Themes & Analysis
Victoria & Abdul mengeksplorasi sejumlah tema penting, termasuk persahabatan lintas budaya, prasangka, dan pencarian makna di usia senja. Film ini menggambarkan bagaimana persahabatan antara Ratu Victoria dan Abdul Karim mengatasi perbedaan budaya, agama, dan kelas sosial. Hubungan mereka menjadi sumber kekuatan bagi keduanya, membantu mereka menghadapi tekanan dan tantangan yang mereka hadapi. Hubungan ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati dapat ditemukan di tempat yang paling tidak terduga.
Film ini juga menyoroti tema prasangka dan diskriminasi rasial. Abdul Karim menghadapi perlakuan yang tidak adil dari lingkungan istana karena asal-usulnya dan agama Islamnya. Para bangsawan dan penasihat Ratu memperlakukannya dengan curiga dan berusaha keras untuk menjauhkannya dari Ratu. Film ini menunjukkan bagaimana prasangka dapat menghalangi hubungan antarmanusia dan menciptakan ketegangan sosial.
Selain itu,
Victoria & Abdul juga membahas tema pencarian makna di usia senja. Ratu Victoria, yang merasa bosan dan kesepian setelah kematian suaminya, menemukan semangat baru dalam persahabatannya dengan Abdul. Abdul membantunya melihat dunia dengan cara yang berbeda dan membantunya merasa hidup kembali. Film ini menunjukkan bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk menemukan makna dan kebahagiaan dalam hidup.
Secara keseluruhan,
Victoria & Abdul adalah sebuah film yang kaya akan tema dan pesan moral. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan tentang pentingnya persahabatan, toleransi, dan pencarian makna dalam hidup.
Should You Watch It?
Jika Anda menyukai film-film drama sejarah yang menghibur dan menyentuh hati, maka
Victoria & Abdul adalah film yang tepat untuk Anda. Film ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang tertarik dengan sejarah Inggris, khususnya kehidupan Ratu Victoria. Penampilan Judi Dench yang memukau, alur cerita yang menarik, dan visual yang indah menjadikan film ini sebuah pengalaman menonton yang memuaskan.
Film ini juga cocok bagi mereka yang menghargai tema-tema seperti persahabatan lintas budaya, toleransi, dan pencarian makna. Film ini memberikan perspektif yang berbeda tentang sejarah dan menunjukkan bahwa persahabatan sejati dapat ditemukan di tempat yang paling tidak terduga. Namun, perlu diingat bahwa film ini mengambil beberapa kebebasan kreatif dalam menceritakan kisah sejarah, jadi jangan berharap untuk mendapatkan gambaran yang sepenuhnya akurat tentang peristiwa yang sebenarnya. Secara keseluruhan,
Victoria & Abdul adalah sebuah film yang layak ditonton dan akan membuat Anda berpikir dan merasa.
Conclusion
Victoria & Abdul (2017) adalah film yang berhasil menggabungkan drama sejarah dengan sentuhan komedi dan observasi sosial yang tajam. Disutradarai oleh Stephen Frears dan dibintangi oleh Judi Dench dan Ali Fazal, film ini menceritakan kisah persahabatan yang tidak lazim antara Ratu Victoria dan seorang pemuda India bernama Abdul Karim. Film ini mengeksplorasi tema-tema penting seperti persahabatan lintas budaya, prasangka, dan pencarian makna di usia senja. Meskipun menerima ulasan yang beragam dari para kritikus,
Victoria & Abdul berhasil meraih kesuksesan komersial dan menarik perhatian penonton di seluruh dunia. Film ini adalah sebuah tontonan yang menghibur, menggugah pikiran, dan akan membuat Anda merenungkan tentang pentingnya persahabatan, toleransi, dan pencarian makna dalam hidup.
References
- TMDB — Victoria & Abdul (2017)
- Rotten Tomatoes — Victoria & Abdul (2017)
- IMDb — Victoria & Abdul (2017)
- Variety — Victoria & Abdul: Film Review
- The Hollywood Reporter — 'Victoria & Abdul': Film Review
- IndieWire — ‘Victoria & Abdul’ Review: Judi Dench Rules in Stephen Frears’ Gentle Crowd-Pleaser