๐
23 May 2026โฑ๏ธ 7 menit baca๐ 1,369 kata
Pengantar
What Time Is It?, atau dalam bahasa Italia
Che ora รจ?, adalah sebuah film drama Italia tahun 1989 yang disutradarai oleh
Ettore Scola. Film ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara seorang ayah dan anak yang mencoba menjembatani jurang perbedaan pandangan hidup mereka. Dengan sentuhan melankolis dan humor yang halus, film ini menawarkan potret yang jujur tentang dinamika keluarga dan pencarian jati diri. Film ini menonjol karena penampilan memukau dari dua aktor legendaris Italia,
Marcello Mastroianni dan
Massimo Troisi, yang membawa kedalaman emosional dan keaslian pada karakter-karakter mereka. Film ini adalah contoh klasik sinema Italia yang berfokus pada hubungan antarmanusia dan refleksi filosofis.
Film ini termasuk dalam genre drama keluarga.
What Time Is It? (1989) menggunakan tone yang serius namun tetap personal. Karya ini memiliki kedalaman emosional yang dipadu dalam percakapan yang cerdas dan natural. Kekuatan film ini terletak pada dialog yang ditulis dengan indah dan kemampuan para aktor untuk menghidupkan karakter-karakter tersebut dengan penuh empati dan pemahaman. Film ini tidak hanya menawarkan hiburan semata, tetapi juga mengajak penonton untuk merenungkan arti penting keluarga, komunikasi, dan penerimaan dalam kehidupan.
What Time Is It? layak dinikmati karena keaslian ceritanya yang menyentuh, penampilan brilian para aktor, dan arahan yang tepat dari
Ettore Scola.
Sinopsis Alur Cerita
Kisah
What Time Is It? berpusat pada pertemuan kembali antara Raffaele (
Marcello Mastroianni), seorang ayah yang sudah tua dan seorang pengacara sukses, dengan putranya, Michele (
Massimo Troisi), seorang pemuda idealis yang bertugas wajib militer. Raffaele mengunjungi Michele di Civitavecchia, kota tempat Michele bertugas di angkatan laut. Tujuan kunjungan itu sederhana: menghabiskan waktu bersama dan merayakan ulang tahun Raffaele. Namun, di balik permukaan yang tenang, tersembunyi ketegangan dan perbedaan pandangan yang mendalam.
Raffaele, dengan pandangan hidupnya yang pragmatis dan materialistis, sulit memahami idealisme dan ketidakpuasan Michele terhadap status quo. Michele, di sisi lain, merasa bahwa ayahnya terlalu terpaku pada kesuksesan dan kekayaan materi, mengabaikan nilai-nilai yang lebih penting dalam hidup. Percakapan mereka seringkali menjadi perdebatan halus tentang politik, moralitas, dan arti kebahagiaan. Meskipun ada perbedaan pandangan, mereka tetap berusaha untuk saling memahami dan menerima satu sama lain.
Selama kunjungan tersebut, mereka berinteraksi dengan berbagai karakter lain, termasuk Loredana (
Anne Parillaud), seorang wanita muda yang menarik perhatian Michele. Interaksi mereka memperdalam pemahaman penonton tentang karakter Michele dan pandangannya tentang dunia. Film ini menampilkan percakapan-percakapan intim dan adegan-adegan sederhana yang mengungkap kompleksitas hubungan ayah dan anak. Sepanjang cerita, penonton diajak untuk merenungkan apakah perbedaan generasi dan perbedaan nilai dapat dijembatani, dan apakah cinta keluarga cukup untuk mengatasi segala hal.
Pemeran & Karakter
What Time Is It? diperkuat oleh jajaran aktor yang luar biasa, dengan penampilan yang mengesankan dari dua bintang utama:
*
Marcello Mastroianni sebagai Raffaele, il padre: Seorang ayah yang mapan dan sedikit keras kepala, yang berusaha memahami putranya yang idealis.
Mastroianni menghadirkan karakter yang kompleks, dengan perpaduan antara kehangatan dan kekakuan, menunjukkan perjuangan seorang ayah untuk terhubung dengan putranya.
*
Massimo Troisi sebagai Michele: Seorang pemuda idealis yang merasa tidak nyaman dengan dunia di sekitarnya.
Troisi berhasil memerankan Michele dengan kejujuran dan kerentanan, menyampaikan keraguan dan aspirasi seorang pemuda yang mencari makna dalam hidup.
*
Anne Parillaud sebagai Loredana: Seorang wanita muda yang menarik perhatian Michele.
Parillaud memerankan karakter yang penuh teka-teki, menambahkan lapisan kompleksitas pada dinamika antara Michele dan ayahnya.
*
Renato Moretti sebagai Pietro: Seorang teman dari Michele.
*
Lou Castel sebagai il pescatore muto: Seorang nelayan bisu.
Kekuatan film ini terletak pada interaksi antara
Mastroianni dan
Troisi, yang menghidupkan hubungan ayah dan anak dengan keaslian dan kedalaman emosional. Mereka berdua mampu menyampaikan nuansa kompleks dari karakter mereka dengan subtilitas dan kehalusan.
Marcello Mastroianni berhasil menggambarkan Raffaele sebagai seorang ayah yang mencintai putranya, tetapi juga kesulitan untuk memahami pandangan hidupnya. Sementara itu,
Massimo Troisi mampu menunjukkan kerentanan dan idealisme Michele, menjadikannya karakter yang relatable dan simpatik.
Sutradara & Produksi
What Time Is It? disutradarai oleh
Ettore Scola, salah satu sutradara terkemuka dalam sejarah sinema Italia.
Scola dikenal dengan kemampuannya untuk menciptakan film-film yang menggugah pikiran dan menyentuh hati, dengan fokus pada hubungan antarmanusia dan isu-isu sosial. Gaya penyutradaraan
Scola dalam film ini dicirikan oleh penggunaan dialog yang cerdas dan natural, serta kemampuannya untuk mengeksplorasi kompleksitas karakter dengan subtilitas dan kehalusan.
Film ini menawarkan tampilan intim dan menyentuh tentang dinamika keluarga dengan latar belakang sosial yang relevan. Gaya visual
Scola menekankan pada keaslian dan realisme, menciptakan atmosfer yang intim dan dekat dengan karakter-karakter tersebut.
Scola adalah seorang sutradara yang sangat memperhatikan detail, dan ia mampu menciptakan suasana yang kaya dan mendalam melalui penggunaan musik, sinematografi, dan desain produksi.
Penerimaan Kritikus & Rating
What Time Is It? menerima pujian kritis luas setelah dirilis. Penampilan memukau dari
Marcello Mastroianni dan
Massimo Troisi menjadi daya tarik utama, dengan banyak kritikus memuji chemistry alami dan kedalaman emosional yang mereka bawa ke layar. Film ini dipuji karena dialog yang cerdas dan jujur, yang mengeksplorasi perbedaan pandangan hidup antara ayah dan anak dengan subtilitas dan kehalusan.
Di TMDB, film ini memiliki rating
7.4/10 berdasarkan 145 suara. Rating ini mencerminkan apresiasi yang kuat terhadap film ini dari para penonton. Film ini juga diapresiasi karena kemampuannya untuk menghadirkan kisah yang ัะฝะธะฒะตััะฐะปัะฝะฐั dan relevan, yang menyentuh tema-tema universal seperti keluarga, komunikasi, dan pencarian jati diri.
Box Office & Rilis
Tidak ada informasi terperinci yang tersedia tentang kinerja box office
What Time Is It? secara global. Namun, film ini diputar di berbagai festival film internasional dan menerima apresiasi luas dari para kritikus dan penonton. Film ini mungkin tidak mencapai kesuksesan komersial yang besar, tetapi dampaknya pada sinema Italia dan warisannya sebagai karya seni yang penting tidak dapat disangkal. Mengenai ketersediaan streaming, detail spesifik saat ini tidak tersedia. Penonton disarankan untuk memeriksa platform streaming lokal mereka untuk mengetahui apakah film tersebut tersedia untuk disewa atau dibeli.
Tema & Analisis
What Time Is It? mengeksplorasi sejumlah tema penting yang relevan dengan kehidupan kita. Salah satu tema utama adalah hubungan antara ayah dan anak, dengan segala kompleksitas dan tantangannya. Film ini menunjukkan bagaimana perbedaan generasi, pandangan hidup, dan nilai-nilai dapat menciptakan jurang antara anggota keluarga, bahkan ketika ada cinta dan kasih sayang yang mendalam. Film ini juga mengeksplorasi tema pencarian jati diri, dengan Michele yang berjuang untuk menemukan tempatnya di dunia dan menentukan apa yang benar-benar penting baginya. Melalui pertemuannya dengan ayahnya, Michele mulai memahami dirinya sendiri dengan lebih baik.
Selain itu, film ini juga membahas isu-isu sosial dan politik, terutama melalui percakapan antara Raffaele dan Michele. Mereka berdebat tentang peran pemerintah, pentingnya kebebasan individu, dan dampak kapitalisme pada masyarakat. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai yang mereka anut dan bagaimana mereka berhubungan dengan dunia di sekitar mereka.
What Time Is It? menawarkan pandangan mendalam tentang dinamika keluarga dan refleksi filosofis.
Haruskah Anda Menontonnya?
What Time Is It? adalah film yang sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang menghargai sinema berkualitas tinggi dengan karakter yang kuat, cerita yang mendalam, dan tema-tema yang relevan. Film ini sangat cocok untuk para penonton yang tertarik pada drama keluarga, film-film Italia klasik, dan film-film yang menggugah pikiran. Jika Anda menyukai penampilan Marcello Mastroianni dan Massimo Troisi, Anda pasti akan menikmati film ini.
Namun, film ini mungkin tidak cocok untuk semua orang. Mereka yang mencari hiburan ringan atau aksi yang cepat mungkin akan merasa film ini terlalu lambat dan introspektif. Selain itu, film ini mengandung beberapa adegan yang mungkin dianggap menyinggung oleh beberapa penonton karena tema-tema politik dan sosial yang dibahas. Secara keseluruhan,
What Time Is It? adalah film yang layak ditonton bagi mereka yang bersedia meluangkan waktu untuk merenungkan arti penting keluarga, komunikasi, dan penerimaan dalam kehidupan.
Kesimpulan
What Time Is It? adalah permata sinema Italia yang menawarkan pandangan yang jujur dan menyentuh tentang hubungan antara ayah dan anak. Disutradarai dengan kepekaan dan kecerdasan oleh
Ettore Scola, dan diperkuat oleh penampilan yang luar biasa dari
Marcello Mastroianni dan
Massimo Troisi, film ini tetap relevan dan menggugah pikiran hingga saat ini. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai yang mereka anut dan bagaimana mereka berhubungan dengan orang-orang yang mereka cintai. Terlepas dari ketidaktersediaan informasi yang terperinci mengenai box office film atau ketersediaan streaming saat ini, kualitas abadi film dan resonansi emosionalnya membuatnya menjadi tontonan yang berharga bagi penggemar film di seluruh dunia.
Referensi
- TMDB โ What Time Is It? (1989)
- Rotten Tomatoes โ Review aggregator for movies and TV
- IMDb โ Internet Movie Database
- Variety โ Film industry news and reviews
- The Hollywood Reporter โ Entertainment news and industry insights
- IndieWire โ Independent film news and reviews