| Elang Paria | |
|---|---|
| Elang Paria saat terbang | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | M.ย migrans
|
| Nama binomial | |
| Milvus migrans (Boddaert, 1783)
| |
| Subspecies | |
|
5, lihat teks | |
| Sinonim | |
| |
Elang paria (Milvus migrans) adalah spesies Burung pemangsa dari famili Accipitridae. Burung ini dianggap sebagai spesies yang paling melimpah dari famili acciptrid, meskipun beberapa jumlah telah mengalami penurunan dramatis.[2]
Burung ini merupakan salah satu satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Republik Indonesia UU No. 5 tahun 1990 dan diatur dalam PP No. 7 tahun 1999 dan Peraturan Menteri KLHK No. 106 tahun 2018. Eksistensi elang Paria (Milvus mmigrans) mulai langka, sehingga termasuk ke dalam golongan satwa yang dilindungi. Dan apabila didapati memelihara satwa tersebut tanpa izin secara legal dapat diancam pidana tahanan hingga 10 tahun atau denda Rp. 200.000.000.-.[3]
Deskripsi
suntingBurung Elang ini berukuran sekitar 65ย cm, bulu berwarna coklat gelap dengan ekor menggarpu yang khas. Pada waktu terbang, bercak pucat pada pangkal bulu primer terlihat kontras dengan ujung sayap yang hitam.[4] Kepala kadang-kadang berwarna lebih pucat dibandingkan dengan punggung. Remaja: kepala dan tubuh bagian bawah bergaris-garis kuning tua. Pada bagian iris mata berwarna coklat, paruh abu-abu, sera dan kaki abu-abu biru.
Tempat Hidup dan Kebiasaan
suntingMengunjungi daerah terbuka, pantai, pelabuhan, dan kota.[4] Terbang melingkar anggun dengan kepakan perlahan. Bertengger pada tiang, kawat, pohon, bangunan, dan tanah. Sangat adaptif, memakan berbagai macam hewan yang ada di sekitarnya. Dari serangga kecil, udang, ikan, tikus, sampai kelinci. Juga sesekali memakan buah sawit. Menangkap mangsa baik yang ada di permukaan tanah dan perairan. Serangga besar ditangkap saat di udara dan langsung dimakan. Sering kali mencari makan di tepi perairan, terbang relatif rendah dan lamban saat survei.
Sarang Elang ini biasanya terletak di tebing, bangunan atau percabangan batang yang menggarpu. material sarang berupa ranting, daun, plastik, kertas, tulang serta kulit sisa mangsa. Telur 1-4 (biasanya 2-3), interval bertelur 1-2 hari. Telur dierami 26-38 hari oleh induk betina, sedangkan induk jantan bertugas mencari makan. Anak mulai bisa terbang dan meninggalkan sarang usia 42 sampai 50 hari.
Penyebaran dan Ras
suntingPersebaran Elang Paria mencakupi Afrika, Erasia, sampai Australia. Pengunjung musim dingin yang langka dari Asia timur sampai Sumatra utara, dan Kalimantan bagian utara. Terdiri atas tujuh Subspesies dengan daerah persebaran:
- migrans (Boddaert, 1783) โ Afrika barat-laut dan Eropa timur sampai Asia tengah (Tien Shan) dan Pakistan; musim dingin bermigrasi ke selatan menuju Afrika (Sahara bagian selatan).
- lineatus (J. E. Gray, 1831) โ Siberia, Jepang, Kep. Ryukyu, India utara, Myanmar utara dan China utara; musim dingin bermigrasi ke selatan menuju Irak selatan, India selatan dan Asia Tenggara.
- formosanus Nagamichi Kuroda, 1920 โ Taiwan dan Hainan (China selatan).
- govinda Sykes, 1832 โ Pakistan timur, India, Sri Lanka ke selatan sampai Indochina Semenanjung Malaysia.
- affinis Gould, 1838 โ Sulawesi dan mungkin di Sunda Kecil; Papua bagian timur dan New Britain; Australia utara ke selatan sampai Victoria.
- aegyptius (Gmelin, 1788) โ Mesir, Arab barat-daya dan pesisir timur Afrika sampai Kenya.
- parasitus (Daudin, 1800) โ Afrika sekitar Selatan Sahara, Kep. Cape Verde, Kep. Comoro dan Madagaskar.

Referensi
sunting- ^ "Milvus migrans". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 July 2012. ; ;
- ^ Ferguson-Lees, J.; Christie, D. (2001). Raptors of the World. London: Christopher Helm. ISBNย 0-7136-8026-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ KSDAE, Datin. "Data Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Dilindungi - Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem". ksdae.menlhk.go.id. Diakses tanggal 2025-07-01.
- ^ a b Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIAย : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm.ย 120. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)