📑 Table of Contents

Brasidas (bahasa Yunani: Βρασίδας, wafat 422 SM) adalah perwira Sparta paling menonjol pada dekade pertama Perang Peloponnesia.[1]

Brasidas pada sebuah serangan.

Biografi

sunting

Brasidas adalah putra dari pasangan Tellis[2] dan Argileonis, dan meraih mahkota daun pertamanya atas jasanya dalam merebut Methone, yang dikepung oleh Athena (431 SM).

Referensi

sunting
  1. ^ Smith, Sir William; Blakeney, E. H.; Warrington, John (1958). Smaller Classical Dictionary. New York: Dutton. hlm. 61. ISBN 0-525-47012-3.
  2. ^ Smith, William (1870). Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology. Vol. v. 1. London: James Murray. hlm. 502.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Makedonia (kerajaan kuno)

membelot dan bersekutu dengan Sparta. Sebagai gantinya, jenderal Sparta Brasidas bersedia membantu Perdikas II memadamkan pemberontakan Arabaios, penguasa

Perang Peloponnesos

Liga Delia (Athena) Liga Peloponnesos (Sparta) Tokoh dan pemimpin Perikles Cleon Nicias Alcibiades Demosthenes Archidamus II Brasidas Lysander Alcibiades

Persembahan curahan

semasa hidupnya pernah berjuang menumpahkan darah di medan perang, misalnya Brasidas, pahlawan Sparta. Persembahan curahan yang ditumpahkan kepada arwah dalam

Orang barbar

manakala orang orang Athena Ionia bertempur melawan orang Sparta Doria. Brasidas, Panglima Perang Sparta, bahkan mencemooh orang Athena sebagai orang-orang

Pertempuran Naupaktos

Peloponnesia (Liga Korintus, Sparta) Tokoh dan pemimpin Formio Knemos, Brasidas, Timokrates, Lykofron, Makhaon, Isokrates, Agatharkhidas Kekuatan 20 kapal

Hippokrates dari Athena

kota tapi berhasil melewati pengepungan singkat. Ketika jenderal Sparta, Brasidas tiba, mereka dipaksa melarikan diri, tapi kemudian menyerang Boeotia dalam

Arabaios

memberontak melawan penguasanya, Raja Perdiccas II dari Makedonia pada 424 SM. Brasidas dari Sparta membantu Perdiccas melawan Arrhabaeus. Arrhabaeus, putra dari