Bhavacakra (Sanskerta, Devanagari: भवचक्र ; Pali: bhavacakka)

Enam Jalan (六道, Rikudō)[1] dalam kosmologi Buddhis [2] adalah enam alam tempat makhluk hidup bereinkarnasi sesuai dengan karma yang didapat mereka berdasarkan tindakan mereka di kehidupan sebelumnya. Keenamnya digambarkan dalam bentuk Bhavacakra ("roda keberadaan")[3] Keenam jalan tersebut mengarah ke alam-alam berikut: [4]

  1. alam para dewa atau makhluk surgawi (deva (天道, Tendō)) ;
  2. alam para manusia dewa yang suka berperang (asura (修羅道, Shuradō)) ;
  3. alam manusia (manushya (人間道, Ningendō)) ;
  4. alam hewan (tiryagyoni (畜生道, Chikushōdō)) ;
  5. alam kelaparan (preta (餓鬼道, Gakidō)) ;
  6. alam neraka (naraka (地獄道, Jigokudō)).

Referensi

sunting
  1. ^ Quentin Ludwig, Le grand livre du bouddhisme, p. 179
  2. ^ Robert E. Buswell Jr; Donald S. Lopez Jr (2013). The Princeton Dictionary of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Princeton (N.J.): Princeton University Press. hlm. 111–112. ISBN 978-0-691-15786-3..
  3. ^ Damien Keown; Charles S. Prebish (16 December 2013). Encyclopedia of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 340. ISBN 978-1-136-98595-9.
  4. ^ Buswell, Robert E. (2004). Encyclopedia of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Vol. 2. Macmillan, Thomson, Gale. hlm. 711–712. ISBN 978-0-02-865718-9.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Loka (Buddhisme)

lingkup-kebahagiaan-indrawi (kāmasugativacara-) 6 loka surga atau loka dewa (deva-) selain loka brahma 1 loka manusia (manussa-) 4 loka apaya (apāya-) Pengelompokkan

Bhavacakra

Enam alam (ṣaḍgati) yang digambarkan dalam Bhavacakra adalah: 1. Alam Dewa (Deva) – alam kebahagiaan tetapi masih sementara. 2. Alam Asura – alam makhluk

Dewi (Hindu)

Sanskerta, artinya "dewa perempuan" atau bentuk feminin dari kata "dewa" (deva). Baik kata dewa maupun dewi berarti "entitas surgawi, ilahi, cemerlang"

Arahat

Early Buddhism. Delhi: Motilal Banarsidass. hlm. 205, catatan 756. Williams, Paul. Buddhism. Vol. 3: The origins and nature of Mahāyāna Buddhism. Routledge

Neraka dalam Buddhisme

neraka-neraka sebelumnya, membuat penghuni neraka sebelumnya tampak sebahagia deva yang paling terberkahi. Bau setiap pendosa memiliki aroma busuk yang menjijikkan

Anussati

para dewa: ‘santi devā cātumahārājikā, santi devā tāvatiṁsā, santi devā yāmā, santi devā tusitā, santi devā nimmānaratino, santi devā paranimmitavasavattino

Dewa (Buddhisme)

Dewa atau dewata (Pāli dan Sanskerta: deva atau devatā), dalam Buddhisme, adalah sebutan untuk makhluk-makhluk yang menempati loka surga (saggaloka), juga

Dewa

sederajat dengan tuhan. Dalam tradisi agama Hindu umumnya, para dewa (atau "deva", "daiwa") adalah manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa (Brahman). Para dewa