📑 Table of Contents

Kerumitan Tak-Tersederhanakan (dalam bahasa Inggris: irreducible complexity) adalah suatu teorema yang pertama kali dikemukakan oleh Michael Behe, pakar Biologi molekuler dari Amerika Serikat. Inti teorema ini adalah bahwa suatu objek biologi tertentu yang tersusun dari beberapa komponen yang kompleks, sehingga bila salah satu komponen dihilangkan (atau fungsinya dimatikan) maka runtuhlah keseluruhan fungsi objek tersebut.[1] Oleh karenanya kemunculan atau kehadiran objek tersebut adalah serta merta (mendadak) dan sekaligus lengkap dengan semua komponen. Bukti ini merupakan antitesa atas Teori evolusi yang menyatakan bahwa kemunculan suatu objek hidup adalah secara bertahap (berevolusi). Teorema ini justru membuktikan kebenaran Teori Perancangan Cerdas yang menyatakan bahwa ada suatu perancangan dibalik kehadiran suatu objek hidup di alam semesta.[2]

Contoh

sunting

Contoh objek yang termasuk Kerumitan tak-tersederhanakan adalah: flagela bakteri Escherichia coli (E.coli), mata manusia, mekanisme pembekuan darah, proses imunisasi dan sebagainya. Dari analisis laboratorium terbukti bahwa terdapat keadaan interlock yakni hubungan antar komponen penyusun yang terkait satu sama lain dan bila salah satu komponen tidak berfungsi maka hilanglah keseluruhan fungsi objek tersebut.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Michael Behe, ”Darwin Black Box”, The Biochemical challenge to Evolution, Fee Press, 1996.
  2. ^ William Dembski, “The Design Inference”, Eliminating Chance through Small Probabilities, google book. Diakses 27 Oktober 2008, htpp://www.books.google.co.id.
  3. ^ William Dembski, “The No Free Lunch: Why Specified Complexity Cannot be Purchased without Intelligence google book. Diakses 11 November 2008.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Michael Behe

Institute. Behe paling terkenal karena argumennya mengenai irreducible complexity (IC; "kerumitan tak tersederhanakan"), yang menyatakan bahwa sejumlah

Indonesia

Imports, and Trade Partners | OEC". OEC - The Observatory of Economic Complexity (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-19. Diakses

The Complexity of Happiness

La felicità è un sistema complesso (pelafalan dalam bahasa Italia: [la felitʃiˈta ˈɛ un siˈstɛːma komˈplɛsso] bahasa Inggris: The Complexity of Happinesscode:

William A. Dembski

design (ID; "Perancangan cerdas"), khususnya konsep mengenai specified complexity. Sejak tahun 2003 ia menjabat sebagai "senior fellow" pada Discovery Institute

Penalaran abduktif

1002/9780470400531.eorms0108. hal-01653443. Eiter, Thomas; Gottlob, Georg (1995). "The Complexity of Logic-Based Abduction" (PDF). Journal of the ACM (dalam bahasa Inggris)

Jonathan Wells

pusat gerakan perancangan cerdas, dan pada International Society for Complexity, Information, and Design, yang juga mendukung perancangan cerdas. Pada

Pengorganisasian diri

Self-Organizing Natural Intelligence: Issues of Knowing, Meaning, and Complexity, Springer-Verlag. J. Doyne Farmer et al. (editors) (1986), "Evolution

Westview Press

Santa Fe Institute Series Santa Fe Institute Studies in the Sciences of Complexity Series in Political Economy and Economic Development in Latin America