Dalam Statistik regresi linear merupakan pendekatan untuk memodelkan hubungan antara suatu (satu atau lebih) variabel dependen dengan satu (regresi linear sederhana) atau lebih variabel independen (regresi linier banyak). Salah satu aplikasi dari regresi linier adalah untuk melakukan prediksi berdasarkan data-data yang telah dimiliki sebelumnya. Dengan asumsi hubungan di antara variabel-variabel tersebut dapat didekati oleh suatu persamaan garis lurus, maka model yang mendekati hubungan antar variabel di data tersebut disebut sebagai model regresi linear.

Regresi Linear Univariate

sunting

Pada regresi linear univariate, variabel bebas yang terlibat hanya satu saja. Oleh karena hanya memiliki satu variabel bebas, maka hanya akan terdapat variabel input X dan output Y. Kedua variabel ini akan dimodelkan sebagai sumbu X dan Y pada diagram kartesius. Pada regresi linear tipe ini, model regresi linear ditentukan sebagai berikut.

di mana merupakan nilai yang akan dicari sedemikian sehingga nilai menjadi optimal dan merupakan variable bebas atau input. Proses pencarian nilai dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya dengan menggunakan pendekatan least square, maximum likehood, atau algoritma gradient descent. Pada dasarnya, pencarian nilai dilakukan hingga nilai error yang dihasilkan merupakan nilai yang paling minimal.[1] Fungsi error yang digunakan adalah sebagai berikut.

Di mana merupakan banyaknya data input, merupakan model regresi linear, dan adalah target output yang seharusnya.

Regresi Linear Multivariate

sunting

Pada regresi linear multivariate, variable bebas yang terlibat tidak hanya satu saja melainkan beberapa variable bebas. Hal ini dikarenakan input yang digunakan lebih dari satu dimensi. Oleh karena itu, diperlukanlah sebuah model regresi linear yang berbeda dari regresi linear univariate. Model regresi linear multivariate dapat ditentukan sebagai berikut.

Di mana juga merupakan nilai yang akan dicari sedemikian sehingga nilai menjadi optimal dan merupakan variable bebas atau input. Proses pencarian nilai juga masih dapat dilakukan dengan menggunakan cara yang sama dengan regresi linear univariate, yaitu dengan menggunakan pendekatan least square, maximum likehood, atau algoritma gradient descent. Pada dasarnya, pencarian nilai dilakukan hingga nilai error yang didapatkan dari fungsi error merupakan nilai yang paling minimal.[1] Fungsi error yang digunakan masih sama dengan regresi linear univariate.

Referensi

sunting
  1. ^ a b Stuart Russell and Peter Norvig. 2009. Artificial Intelligence: A Modern Approach (3rd ed.). Prentice Hall Press, Upper Saddle River, NJ, USA

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Percobaan

test akhir (posttest) untuk membandingkan adanya pengaruh variable sebab terhadap variable akibat. Dari sana, hubungan sebab akibat antar gejala akan

Honda Odyssey

transmisi otomatis, sedangkan 2WD versi datang hanya dengan continuously variable transmission, kecuali Mutlak, JDB S/B model serta model ekspor. Mesin V6

WOH G64

"The Optical Gravitational Lensing Experiment. The OGLE-III Catalog of Variable Stars. IV. Long-Period Variables in the Large Magellanic Cloud". Acta Astronomica

Teorema dasar kalkulus

Calculus of a single variable. 7th ed. Boston: Houghton Mifflin Company, 2002. Leithold, L. (1996). The calculus 7 of a single variable. 6th ed. New York:

Daftar istilah teknologi informasi

Unit Pemroses Sentral (Central Processing Unit) Utas (Thread) Variabel (Variable) Waring Wera Wanua (World Wide Web) Warawarta (Newsjacking) Wisaya (Wizard)

Michel Devoret

Geerlings, K.; et al. (2013-01-10). "Quantum Back-Action of an Individual Variable-Strength Measurement". Science. 339 (6116). American Association for the

Distribusi t Student

regresi Correlation Pearson product-moment Partial correlation Confounding variable Coefficient of determination Regression analysis Errors and residuals Regression

LOLCODE

Perintah lain termasuk I HAS A variabel untuk mendeklarasikan variabel, variable R value ("variabel [adalah/akan menjadi] nilai") untuk menetapkannya, pesan