Fangesa Sebua atau Fangesa Dödö Sebua adalah gerakan pindah agama besar-besaran orang Nias dari memuja leluhur menjadi Kristen.[1][2]

Referensi

sunting
  1. ^ Beatty 2019, hlm. 70"The crisis took the form of a collective self-revulsion known as the Great Repentance, Fangesa Sebua (fangesa dödö = 'repentance of the heart')."
  2. ^ Beatty, Andrew (2012-09-01). "The Tell-Tale Heart: Conversion and Emotion in Nias". Ethnos. 77 (3): 295–320. doi:10.1080/00141844.2011.609943. ISSN 0014-1844.

Daftar pustaka

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Fanömba adu

sempat pula patung-patung kayu dihancuran secara massal dalam gerakan "Fangesa Dödö Sebua" atau pertobatan massal pada tahun 1916 hingga 1930. Sisa-sisa unsur

Orahua Niha Keriso Protestan

tahun 1916-1930 yang ditandai dengan terjadinya pertobatan massal (fangesa dõdõ sebua) yang merupakan peristiwa di mana Orang Nias secara massal keluar