O-2 Skymaster (juga dikenal sebagai "Oscar Deuce" atau "The Duck") adalah versi militer dari Cessna 337 Super Skymaster dimanfaatkan sebagai pesawat observasi pengintai (reconnaissance aircraft) sayap tinggi (high wing) dan pesawat forward air control (FAC).

United States Air Force menugaskan Cessna untuk membangun varian militer untuk menggantikan O-1 Bird Dog pada tahun 1966.

Referensi

sunting
  • Andrade, John (1979). U.S.Military Aircraft Designations and Serials since 1909. Midland Counties Publications. ISBNย 0-904597-22-9.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Korps Pasukan Gerak Cepat

penembakan/pengeboman sasaran (Ground Forward Air Control/GFAC) Tidak main-main, para personel Pasgat juga memiliki kemampuan khusus sebagai Air Traffic Controller (ATC)

Hanafie Asnan

pesawat-pesawat tempur, Special Joint Warfare and Forward Air Control di RAAF (Royal Australia Air Force) pada tahun 1975, A-4 Convertion and Instructor

Scania PRT-range

4-series pada musim semi 2004 dengan high forward control cab Scania R-Series, diikuti oleh low forward control cab Scania P-Series dan truk konvensional

KAI KT-1

garis depan (Forward Air Control) . Pada 29 mei 2003, KAI mengumumkan pengembangan varian lain dari KT-1 yaitu pesawat forward air control KO-1 . KO-1

Garuda Indonesia

(2008โ€“2012) Terbang Di Atas Yang Lain / Fly Above the Rest (2013โ€“2014) Look Forward (2013โ€“2017) Because You Matter (2020โ€“2023, selama era Pandemi Covid-19)

Mitsubishi Destinator

beberapa fitur seperti Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic High Beam (AHB), Blind Spot Warning (BSW), Forward Collision Mitigation System (FCM), Leading

KRI Frans Kaisiepo (368)

operasi UNIFIL di Lebanon. Dengan melaksanakan pengawasan terhadap wilayah perairan Lebanon, hal ini akan mewujudkan suatu perdamaian di Lebanon.[butuh rujukan]

Bantuan tembakan udara

2024-12-31. nst (2024-11-28). "Aksi Kopasgat Simulasikan Ground Forward Air Control dalam Manlap Latihan Angkasa Yudha 2024 - Indonesiadefense.com |