Fugazza
Nama lainFugazzeta (dengan keju)
JenisPizza
Tempat asalArgentina
DaerahBuenos Aires (terutama)
Bahan utamaAdonan pizza, bawang karamel, minyak zaitun
AnekaFugazzeta (dengan mozzarella)
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Fugazza adalah pizza bawang khas Argentina yang terdiri atas adonan tipis ditaburi bawang karamel, minyak zaitun, dan oregano. Hidangan ini berasal dari imigran Italia di Buenos Aires pada akhir abad ke-19, di mana bawang segar menjadi bintang utama karena murah dan melimpah di pasar lokal. Berbeda dari pizza Italia yang berfokus pada rasa berat saus tomat, fugazza lebih ringan dan manis, dengan bawang yang dimasak perlahan hingga terasa lembut. fugazza bisa menjadi camilan jalanan atau hidangan rumah tangga yang sering dimakan saat lapar tapi ingin sesuatu yang sederhana.[1]

Di Buenos Aires, fugazza pertama kali dijual di toko roti Italia seperti Banchero atau El Cuartito, di mana imigran dari Liguria dan Calabria menyesuaikan resep pizza mereka dengan bahan Argentina. Bawang putih dan tomat diganti bawang lokal yang lebih murah, dan adonan dibuat lebih tipis agar cepat matang di oven kayu. Pada 1920-an, hidangan ini sudah jadi bagian dari kehidupan pekerja pelabuhan dan keluarga imigran, sering disajikan hangat-hangat dari oven langsung ke piring kertas.[2][3]

Adonan dibuat dari tepung, ragi, garam, air hangat, dan sedikit minyak zaitun, diuleni hingga elastis, lalu dibulatkan dan didiamkan 1–2 jam. Setelah digilas tipis, ditaburi minyak zaitun, oregano kering, dan garam kasar. Bawang merah atau putih diiris tipis, ditumis sebentar dengan minyak dan sedikit gula hingga karamel (10–15 menit), lalu ditumpuk tebal di atas adonan. Dipanggang di oven 220–250 °C selama 15–20 menit hingga pinggirannya menggelembung dan bawang kecokelatan. Fugazzeta dengan tambahan lapisan mozzarella di bawah bawang, akan membuatnya lebih lembut dan meleleh.[4][1]

Di Argentina, fugazza sering dimakan panas-panas di toko roti atau pizzeria, disandingkan dengan empanada atau mate. Di Buenos Aires, Banchero terkenal karena versi fugazzeta-nya yang tebal, sementara di Rosario, bawangnya lebih tipis dan renyah. Hidangan ini cukup murah, sepotong fugazza memiliki harga sekitar 2–3 dolar, dan cocok untuk makan siang cepat.[2]

Di Argentina, hidangan ini sering jadi pembuka; satu piring besar dibagi, sambil berbagi cerita bersama keluarga atau teman. Di luar Argentina, fugazza mulai muncul di restoran Italia-Argentina di New York atau Sydney. Hidangannya tetap berfokus pada resep dasar, yaitu bawang segar, adonan sederhana, yang dimasak di oven panas.[3][4]

Fugazza berasal dari imigran yang membawa resep Italia ke tanah baru, namun menyesuaikannya dengan bahan-bahan yang lebih mudah ditemukan. Di Puglia, pizza bawang sudah dikenal. Sementara di Argentina, ia menjadi fugazza dengan ukuran yang lebih tebal, dan rasa yang sedikit lebih manis.[1][2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Fugazza". TasteAtlas. Diakses tanggal 20 November 2025.
  2. ^ a b c "Argentine Onion Pizza". Sabores Atlanta. Diakses tanggal 20 November 2025.
  3. ^ a b "Fugazzeta". Forks n Roses. Diakses tanggal 20 November 2025.
  4. ^ a b "Pizza with onions and cheese (fugazza)". SBS Food. Diakses tanggal 20 November 2025.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Italia

February 2012. "Italia 1946: le donne al voto, dossier a cura di Mariachiara Fugazza e Silvia Cassamagnaghi" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-05-20

Jean Ven Robert Hal

kolaborasi dengan master terbesar Italia dan Eropa sintesis Gian Felice Fugazza. Mantan Profesor musik elektronik di Konservatorium di Bologna (Italia)

Cristina Trivulzio Belgiojoso

Ferrara, Tufani, 2006 Mino Rossi, Princess freedom, Ferrara, Tufan, 2006 Fugazza, Mariachiara / Karoline Rörig (eds.), "La prima donna d'Italia". Cristina

Basilika Santo Martinus dari Tours, Alzano Lombardo

bertahan. Pada awal abad ke-17, warisan 1.700 scudi Italia) dari Bernardino Fugazza, seorang warga kota, memungkinkan mimbar tersebut dibangun kembali. Pada