| Petrea volubilis | |
|---|---|
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Lamiales |
| Famili | Verbenaceae |
| Genus | Petrea |
| Spesies | Petrea volubilis Linnaeus, 1753 |
Petrea volubilis, yang biasa dikenal sebagai untaian ungu, untaian ratu, atau anggur ampelas, adalah tanaman merambat berbunga hijau abadi dari famili Verbenaceae yang berasal dari wilayah tropis Amerika, dan dihargai terutama karena tampilan bunganya yang berwarna ungu lembayung.[1][2]
Deskripsi
suntingSebagai tanaman merambat, Petrea volubilis dapat tumbuh hingga setinggi 12 meter, namun jika tumbuh sebagai semak, tingginya mencapai sekitar 4 meter.[3] Tanaman ini berupa semak merambat atau setengah merambat dengan batang berbulu halus yang kadang mencapai diameter 10 cm. Daunnya berbentuk lonjong hingga lonjong memanjang, berukuran 5–16 cm panjang dan 3–8 cm lebar, dengan ujung runcing atau tumpul, pangkal berbentuk baji, tepi utuh kadang bergelombang, permukaan licin atau berbulu halus, dan bertekstur kasar saat disentuh; tangkai daun sepanjang 0,2–1 cm.[2][4]
Bunganya muncul dari daun pelindung.[5] Perbungaan berbentuk tandan memanjang 8–20 cm, muncul di ketiak atau ujung batang, soliter, dengan tangkai utama berbulu halus. Bunganya berjumlah lima helai, bertangkai berbulu halus dan ditopang oleh daun pelindung yang mudah gugur; tabung kelopak sepanjang 0,2–0,7 cm, licin atau berbulu halus; mahkota berbentuk corong, sepanjang 1 cm, berbulu halus, berwarna biru; bakal buah dan tangkai putik tidak berbulu. Buahnya bertipe batu dan sepenuhnya tertutup oleh kelopak yang mengeras, yang berfungsi sebagai sayap atau alat pengapung.
Sebaran
suntingTanaman ini terutama ditemukan di tepi sungai dan aliran air, mulai dari Meksiko bagian utara hingga Bolivia, Brasil, dan Paraguay, serta di Kepulauan Antilles dan Venezuela. Bergantung pada iklimnya, tanaman ini dapat berbunga hingga dua kali dalam setahun. Bunganya yang kaya akan nektar menarik banyak kupu-kupu.[6]
Penanaman
suntingDi daerah beriklim sedang, Petrea volubilis lebih menyukai sinar matahari penuh dan dapat mentoleransi naungan, meskipun tidak akan berbunga lebat. Tanaman ini mampu bertahan dari embun beku ringan dan singkat hingga suhu -2 °C, tetapi akan mati jika suhu turun di bawah batas tersebut. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang subur serta memiliki drainase baik, dan mampu bertahan terhadap kekeringan.[7]
Suku Wayapi secara tradisional menggunakan getah tanaman ini untuk mengobati luka bakar, luka terbuka, peradangan, dan bisul, sedangkan di kawasan Karibia tanaman ini digunakan untuk mengobati diare.[8]
Referensi
sunting- ^ "Petrea volubilis L. | Plants of the World Online | Kew Science" (dalam bahasa Inggris). Plants of the World Online. Diakses tanggal 2020-08-26.
- ^ a b "Petrea volubilis - Purple Wreath". www.flowersofindia.net. Diakses tanggal 2019-04-12.
- ^ Petrea volubilis L. Verbenaceae Tropical Plants Database, Ken Fern. tropical.theferns.info. 2021-02-04.
- ^ Correa A., M. D., C. Galdames & M. N. S. Stapf. 2004. Cat. Pl. Vasc. Panamá 1–599. Smithsonian Tropical Research Institute, Panama.
- ^ "Petrea volubilis". botanyphoto.botanicalgarden.ubc.ca. 6 March 2014. Diakses tanggal 2020-09-19.
- ^ Funk, V. A., P. E. Berry, S. Alexander, T. H. Hollowell & C. L. Kelloff. 2007. Checklist of the Plants of the Guiana Shield (Venezuela: Amazonas, Bolivar, Delta Amacuro; Guyana, Surinam, French Guiana). Contr. U.S. Natl. Herb. 55: 1–584.
- ^ Petrea volubilis (queen's wreath) by Jeanine Vélez-Gavilán, University of Puerto Rico at Mayagüez, Puerto Rico from Centre for Agriculture and Bioscience International, 30 September 2019
- ^ Petrea volubilis - Pétrée volubile, Liane Saint Jean by Jardin L'Encyclopédie