Objek CSG dapat diwakili oleh pohon biner, di mana daun mewakili primitif, dan node mewakili operasi. Dalam gambar ini, node diberi label untuk persimpangan, untuk persatuan, dan untuk perbedaan.

Geometri padat konstruktif (GPK; sebelumnya disebut komputasi biner solid geometri) adalah teknik yang digunakan dalam pemodelan padat. Geometri padat yang konstruktif memungkinkan pemodel untuk membuat permukaan atau objek yang kompleks dengan menggunakan Boolean operator untuk menggabungkan objek yang lebih sederhana,[1] berpotensi menghasilkan objek yang kompleks secara visual dengan menggabungkan beberapa objek primitif.[2][3]

Dalam Grafik komputer 3D dan CAD, CSG sering digunakan dalam pemodelan prosedural. CSG juga dapat dilakukan pada poligonal meshes, dan mungkin atau mungkin tidak prosedural dan / atau parametrik.

Bandingkan CSG dengan pemodelan jaring poligon dan pemodelan kotak.

Referensi

sunting
  1. ^ Foley, James D. (1996), "12.7 Constructive Solid Geometry", Computer Graphics: Principles and Practice, Addison-Wesley Professional, hlm. 557–558, ISBN 9780201848403, diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-31, diakses tanggal 2020-10-12 ,
  2. ^ Roth, Scott (1982). "Ray Casting for Modeling Solids". Computer Graphics and Image Processing. 18 (2): 109–144. doi:10.1016/0146-664X(82)90169-1.
  3. ^ Bloomenthal, Jules; Bajaj, Chandrajit (1997), "5.2.5 Intersection with CSG Trees", Introduction to Implicit Surfaces, Morgan Kaufmann, hlm. 178–180, ISBN 9781558602335, diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-31, diakses tanggal 2020-10-12 .

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Felix Klein

the Göttingen Mathematical Tradition", dalam Science, in Germany: The Intersection of Institutional and Intellectual Issues, Kathryn Olesko, ed., Osiris

Daftar masalah matematika yang belum terpecahkan

Chalopin, Jérémie; Gonçalves, Daniel (2009). "Every planar graph is the intersection graph of segments in the plane: extended abstract". Dalam Mitzenmacher

Teori De Donder–Weyl

Klainerman, Michael Vogelius (ads.): Noncompact problems at the intersection of geometry, analysis, and topology, American Mathematical Society, 2004, pp

Persamaan kubik

+ 2000 and he found a positive root of this cubic by considering the intersection of a rectangular hyperbola and a circle. An approximate numerical solution

Daftar bentuk matematika

2D[butuh rujukan] diffusion-limited aggregation Random walk with no self-intersection 3D polymer[butuh rujukan] 2D percolation cluster hull[butuh rujukan]