Johny Indo
LahirJohanes Hubertus Eijkenboom
(1948-11-06)6 November 1948
Garut Jawa Barat Indonesia
Meninggal26 Januari 2020(2020-01-26) (umur 71)
Jakarta
Nama lainJohny Indo
H. Umar Billah
PekerjaanAktor
Tahun aktif1987 - 2020

H. Umar Billah bin Muhammad Yahya, lahir Johanes Hubertus Eijkenboom, atau lebih populer dengan nama Johny Indo (6 November 1948 – 26 Januari 2020) adalah pemeran Indonesia.

Latar belakang

sunting

Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya Pachinko (Pasukan China Kota).[1] Aksi paling terkenal Johnny Indo adalah merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979.[2]

Johny Indo berhasil ditangkap di Sukabumi setelah kelompok Pachinko lebih dulu ditangkap.[1] Johny Indo kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke penjara Nusakambangan. Namun baru tiga tahun menjalani hukuman, ia dan gerombolan berjumlah 34 orang berusaha melarikan diri dari Nusa Kambangan, tetapi kemudian ia berhasil ditangkap setelah bertahan selama 12 hari.[3]

Setelah bebas murni, pemilik nama lengkap H. Umar Billah bin Muhammad Yahya ini sempat bermain dalam sejumlah film yang salah satunya mengangkat kisah dirinya dalam film Johny Indo pada tahun 1987.[4] Di masa tuanya, ia masih berkeliling untuk berceramah agama (Islam) dan memiliki nama alias Umar Billah.[4]

Ia meninggal pada tanggal 26 Januari 2020 setelah mengalami sesak nafas.[5]

Filmografi

sunting

Film

sunting
Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1987 Johny Indo: Kisah Nyata Seorang Narapidana Johny
1988 Brahmana Manggala
1989 Badai Jalanan Johny
Langkah-Langkah Pasti David
Susuk
Laura Si Tarzan Ramon
Titisan Si Pitung
Misteri Cinta Haruman
1990 Perangkap di Malam Gelap
Diskotik Herman
Baron Macan Terminal Abas
Tembok Derita Edo
Tongkat Sakti Puspanaga Kalingga
1991 Daerah Jagoan Sigit
Misteri Ronggeng Godar
Ajian Ratu Laut Kidul Anggoro

Referensi

sunting
  1. ^ a b Mantan Perampok Johny Indo Tampil di Acara K!ck Andy, diakses pada 3 Juni 2010
  2. ^ Johnny Indo, Petualangan Perampok Budiman, diakses pada 3 Juni 2010
  3. ^ Islam: Jalan Lurus Johny Indo, diakses pada 3 Juni 2010
  4. ^ a b Tobat Total Johny Indo[pranala nonaktif permanen], diakses pada 3 Juni 2010
  5. ^ "Johnny Indo Meninggal Dunia. Koran Merapi cetak edisi 27 Januari 2020.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Johny Indo: Kisah Nyata Seorang Narapidana

Johny Indo adalah film Indonesia tahun 1987 dengan disutradarai oleh Frank Rorimpandey dan dibintangi oleh Johny Indo dan Mathias Muchus. Film ini diangkat

Laura Si Tarzan

disutradarai oleh T. Kismayati K dan dibintangi oleh Wieke Widowati dan Johny Indo. Laura (Wieke Widowati) menjadi Tarzan karena pesawat yang ditumpangi

Tembok Derita

Prizelia dan Johny Indo. Leila (Verra Prizelia), gadis kampung cantik, diperkosa empat pria pencari wanita yang akan diperjual-belikan. Edo (Johny Indo), sopir

Ajian Ratu Laut Kidul

Sisworo Gautama Putra, dan dibintangi oleh Suzzanna, Clift Sangra, dan Johny Indo. Dirilis pada tahun 1992, film ini menjadi film terakhir Suzanna sampai

Badai Jalanan

datang dan menaklukkan semuanya, Johny bertobat. George Rudy sebagai Rudy Kiki Fatmala sebagai Kiki Johny Indo sebagai Johny Illa Doth sebagai Illa Laman

Misteri Cinta

oleh Willy Wilianto dan dibintangi oleh Wieke Widowati dan Johny Indo. Haruman (Johny Indo) yang mempunyai usaha gelap pelacuran, kawin dengan Meita (Wieke

Langkah-Langkah Pasti

merasa cukup dalam mengumpulkan harta dan ingin hidup tenang. David (Johny Indo), kepala geng lawan, ingin menghancurkan Andi. Maka anak-istri Andi jadi

Gatot Sudarto

Pengantin Baru (1986) Satu Mawar Tiga Duri (1986) Merangkul Langit (1986) Johny Indo: Kisah Nyata Seorang Narapidana (1987) Penginapan Bu Broto (1987) Jaka