Untuk makna prolog yang merujuk kepada bagian awal sebuah cerita, lihat prolog (sastra).

Prolog adalah bahasa pemrograman logika atau di sebut juga sebagai bahasa non-procedural. Namanya diambil dari bahasa Prancis programmation en logique (pemrograman logika). Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman yang memungkinkan pernyataan logika alih-alih rangkaian perintah untuk dijalankan komputer.

Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritme konvensional sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, BASIC, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sintaksis

analysis of any kind until the twentieth century. Arnauld, Antoine (1683). La logique (Edisi 5th). Paris: G. Desprez. hlm.ย 137. Nous avons empruntรฉโ€ฆce que nous

Jean Cavailles

pihak lain. Ucapan Cavailles yang sekarang terkenal - pada akhir Sur la logique, yang menyerukan dibentuknya suatu filsafat konsep yang bersifat non humanis

Agama di Turki

minoritรฉs non musulmanes en Turquieย : "certains rapports d'ONG parlent d'une logique d'attrition", observe Jean-Paul Burdy". Diakses tanggal 2017-12-10. "Notes

Jean Piaget

Paris: Armand Colin (1961, 1967, 1991). Versi online Piaget, J. (1967). Logique et Connaissance scientifique, Encyclopรฉdie de la Plรฉiade. Inhelder, B.

Louis Couturat

besar pertamanya adalah Couurat (1896). Pada tahun 1901, ia menerbitkan La Logique de Leibniz, sebuah studi terperinci tentang Leibniz sang ahli logika, berdasarkan

Alain de Benoist

Laroche) (Saint-Just, 1963). Les Indo-Europรฉens (G.E.D., 1966). L'Empirisme logique et la Philosophie du Cercle de Vienne (Nouvelle ร‰cole, 1970). Nietzsche:

Kebebasan beragama di Turki

minoritรฉs non musulmanes en Turquieย : "certains rapports d'ONG parlent d'une logique d'attrition", observe Jean-Paul Burdy". Diakses tanggal 4 Mei 2016. The

Generalisasi

QUALIFICATIONS (SECUNDUM QUID) AS A SUBFALLACY OF HASTY GENERALIZATION". Logique et Analyse. 33 (129/130): 113โ€“154. ISSNย 0024-5836. Diarsipkan dari asli