Patung Gaius Cilnius Maecenas di Coole Park,Irlandia

Gaius Cilnius Maecenas adalah seorang diplomat saat zaman Romawi.[1] Dia lahir pada tanggal 13 April tahun 70 Sebelum Masehi (SM) dan meninggal saat bulan Oktober, 8 SM.[2] Karena hidupnya yang mewah, dia sempat dikritik oleh Seneca karena cara hidupnya yang mewah.[1] Tempat kelahiran Maecenas tidak tercatat, namun kota kelhiran keluarga ibu (marga Cilnii)dan ayahnya adalah di Arretium (sekarang Arezzo, sekitar 90 mil/ 145 kilometer sebelah utara Roma).[1] Ada yanga pernah memanggilnya dengan Cilnius Maecenas, berdasakan nama marga ibunya.[1]

Dia adalah seorang penasihat politik Kaisar Roma pertama Octavian/Caesar Augustus.[3] Dia adalah orang penting yang hidup dalam salah satu generasi aliran puisi yang disebut Augustan.[3] Pada masanya, dia memiliki cukup kekuasaan dan dianggap berhasil menjalani peran sebagai patron seni yang baik.[3] Dia mendukung aktivitas banyak seniman, di antaranya Virgil, Propertius, Varius Rufus, Plotius Tucca, Valgius Rufus, Domitius Marsus, dan seniman-seniman lain pada masa itu.[3] Hal tersebut diwujudkan dengan memberikan dana tempat tinggal yang memadai di gunung Sabine untuk Horace, dan lain-lain.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d "Gaius Maecenas". Encyclopedia Britannica =accessdate=22 Juni 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-05-05. Diakses tanggal 2014-06-22.
  2. ^ "Gaius Maecenas". Princeton. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-07. Diakses tanggal 22 Juni 2014.
  3. ^ a b c d e "Socialite". Kompasiana. Diakses tanggal 22 Juni 2014.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Pakubuwana IV

ISSNย 2503-1147. Wiratama, Rudy (2021-06-01). "Pakubuwana IV Sebagai Maecenas: Tinjauan Kritis Beberapa Teks Pengฤ›tan Sejarah Wayang". Jumantara: Jurnal

E. Aminudin Aziz

Jabatan 2016โ€“2020.https://education.indonesianembassy.org.uk/2021/11/03/maecenas-porta-neque-vel-quam-interdum Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa โ€“

Ibnu Thufail

nama baiknya sebagai pemikir & pelajar telah membuatnya dipuji sebagai Maecenas. Ibnu Thufail juga merupakan pengarang Hayy bin Yaqthan (Hidup, Putra Kesadaran)

Codex Tchacos

yang prihatin karena kondisinya semakin rusak, memindahkannya ke Yayasan Maecenas untuk Seni Purbakala di Basel, Swiss. Codex ini dinamai sesuai dengan nama

Injil Yudas

tersebut) mendapatkan naskah tersebut dan akhirnya kodeks itu diakuisisi oleh Maecenas Foundation for Ancient Art, yang kemudian merekonstruksi naskah tersebut

Augustus

pada gilirannya, yang mengasingkan tiga pendukung terbesarnya: Agrippa, Maecenas, dan Livia. Ia menunjuk seorang republikan ternama, Calpurnius Piso (yang

Thomas Hart Benton (pelukis)

Benton lahir di Neosho, 15 April 1889, anak dari anggota kongres Amerika Maecenas E. Benton dan cucu keponakan dari Senator Thomas Hart Benton. Dia belajar

Publius Vergilius Maro

โ€“ 29 SM. Menurut penuturannya, puisi-puisi ini dibuat atas permintaan Maecenas, sahabat karib sekaligus tangan kanan Kaisar Agustus, untuk menekankan