Petros Elia dari Baz
ܦܸܛܪܘܿܣ ܐܹܠܝ݂ܵܐ ܕܒܵܙ
Nama lahirPetros Elia
JulukanAgha Petros
LahirApril 1880
Baz, Hakkari, Kesultanan Utsmaniyah
Meninggal2 February 1932 (usia 51)
Toulouse, Prancis
PengabdianBlok Sekutu dalam Perang Dunia I, Relawan Asyur selama Perang Dunia I
Lama dinas1914–1919
KomandanRelawan Asyur, kemudian Retribusi Asyur
Perang/pertempuranPerang Dunia I

Petros Elia dari Baz (bahasa Suryani: ܐܝܠܝܐ ܦܹܛܪܘܼܣ) (April 1880 – 2 Februari 1932), lebih dikenal sebagai Agha Petros, adalah seorang pemimpin militer Asyur selama Perang Dunia I.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "Zinda Magazine". zindamagazine.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-12-01.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Petros

Petros(bahasa Yunani: Πέτροςcode: el is deprecated , translit. Petros, skt. 545 di Arabissus, Kapadokia – 27 November 602 di Konstantinopel atau Kalsedon)

Petros (pemain sepak bola)

Petros Matheus dos Santos Araújo (lahir 29 Mei 1989), dikenal sebagai Petros, adalah pemain sepak bola profesional Brasil yang bermain sebagai gelandang

Uncle Petros and Goldbach's Conjecture

Uncle Petros and Goldbach's Conjecture adalah sebuah novel tahun 1992 oleh penulis Yunani Apostolos Doxiadis. Ini menyangkut interaksi seorang pemuda dengan

Pangeran Petros dari Yunani dan Denmark

Pangeran Petros dari Yunani dan Denmark (bahasa Yunani: Πρίγκιψ Πέτρος της Ελλάδοςcode: el is deprecated ; 3 Desember 1908 – 15 Oktober 1980) adalah pangeran

Petros (hegoumenos)

Petros adalah seorang rohaniwan dan hegoumenos dari biara Goulaion. Pada tahun 806, ia bersama dengan dua rohaniwan lainnya yaitu uskup Mikael dari Synnada

Al-Nassr FC

Martínez Pity Martínez Julio César Baldivieso Alex Telles Talisca Bruno Uvini Petros Ângelo Gabriel Bento Wesley Luiz Gustavo Toninho Denílson Jhon Durán David

Pierre

berarti "batu karang" atau "batu" dalam bahasa Prancis (berasal dari kata "petros" dalam bahasa Yunani yang berarti "batu, batuan", melalui bahasa Latin "petra")

Simon Petrus

menamakan Simon "Kefas" (bahasa Aram) untuk 'batu', bahasa Yunani maskulin: "Petros", feminim: "Petra". Di kemudian hari nama Yunaninya banyak digunakan karena