![]() | |
| Konstruksi | |
|---|---|
| Arsitek | Philip Cox |
| Situs web | |
| Situs web resmi | |

Pusat Pameran Kaohsiung ( KEC ; Hanzi: 高雄展覽館; Pinyin: Gāoxióng Zhǎnlǎn Guǎn adalah pusat konvensi yang terletak di Distrik Cianjhen, Kaohsiung, Taiwan . Terletak di sepanjang tepi pelabuhan, pusat konvensi ini merupakan bagian dari inisiatif pembangunan kembali Asia New Bay Area yang bertujuan untuk mengubah bekas pelabuhan industri kota menjadi distrik komersial dan budaya. [1]
Sejak dibuka pada tahun 2014, pusat ini menjadi lokasi utama berbagai kegiatan pameran, pameran dagang, dan konvensi di Taiwan bagian selatan, serta berkontribusi terhadap penguatan posisi kota sebagai destinasi bisnis dan wisata regional. [1]
Sejarah
suntingPerencanaan Pusat Pameran Kaohsiung dimulai pada tahun 2006 sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperkuat industri pameran dan konvensi di Taiwan. Proyek ini diprakarsai dan dilaksanakan oleh Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan dengan nilai investasi sekitar NT$3 miliar, sebagai upaya meningkatkan kapasitas infrastruktur pameran di wilayah selatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing internasional kota Kaohsiung.[2]
Desain Pusat Pameran Kaohsiung ditetapkan melalui proses sayembara internasional dan dipercayakan kepada arsitek Australia, Philip Cox. Rancangan tersebut mengusung konsep arsitektur modern yang mencerminkan karakter maritim Kaohsiung sekaligus memenuhi kebutuhan penyelenggaraan berbagai kegiatan pameran dan konvensi berskala internasional. [3]
Setelah melalui beberapa tahun tahap perencanaan dan konstruksi, Pusat Pameran Kaohsiung resmi dibuka pada 14 April 2014. Peresmian fasilitas ini menandai hadirnya salah satu pusat pameran dan konvensi terbesar di Taiwan selatan yang dirancang untuk mendukung penyelenggaraan berbagai acara berskala nasional maupun internasional. [4]
Arsitektur
suntingPusat Pameran Kaohsiung dirancang sebagai fasilitas pameran dan konvensi berskala besar yang berlokasi di kawasan tepi laut, dengan mengintegrasikan ruang penyelenggaraan acara dan akses publik ke area pelabuhan. Konsep tersebut bertujuan menciptakan hubungan yang harmonis antara fungsi komersial, ruang publik, dan lanskap pesisir yang menjadi ciri khas kota Kaohsiung.[5]
Bangunan ini memiliki ciri khas berupa fasad kaca melengkung yang menghadap langsung ke kawasan pelabuhan. Elemen arsitektural tersebut merefleksikan identitas maritim Kaohsiung serta menyesuaikan desain bangunan dengan karakter lingkungan pesisir yang menjadi bagian penting dari lanskap kota.[5]
Salah satu karakteristik utama bangunan ini adalah penggunaan fasad kaca berbentuk lengkung yang menghadap ke area pelabuhan. Desain tersebut mencerminkan keterkaitan erat Kaohsiung dengan aktivitas maritim sekaligus menegaskan hubungan visual antara bangunan dan lingkungan pesisir yang menjadi elemen penting dalam perkembangan kota. [1]
Secara arsitektural, bangunan ini menerapkan prinsip keterbukaan dan transparansi melalui penggunaan elemen kaca dalam skala besar serta penataan ruang sirkulasi yang memungkinkan pencahayaan alami menjangkau berbagai bagian interior. Rancangan tersebut sekaligus menjaga hubungan visual antara ruang dalam bangunan dan kawasan tepi laut yang mengelilinginya.[5]
Sejumlah kajian arsitektur dan perkotaan menempatkan bangunan ini sebagai salah satu contoh arsitektur pameran tepi laut kontemporer di Asia Timur. Keberadaannya menunjukkan kecenderungan berkembangnya fasilitas publik berskala besar yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga mengintegrasikan aspek aksesibilitas publik, revitalisasi kawasan perkotaan, dan identitas maritim ke dalam satu kesatuan desain arsitektur.[6]
Patung paus
suntingDi area pintu masuk utama Pusat Pameran Kaohsiung terdapat sebuah patung paus berukuran besar berjudul Masa Depan Cerah (躍身未來), karya seniman Taiwan Xu Tsung-chieh yang diselesaikan pada tahun 2017. Karya seni publik tersebut menjadi salah satu elemen ikonik kompleks pameran dan melengkapi karakter maritim yang diusung oleh desain kawasan di sekitarnya. [7]
Patung ini memiliki tinggi sekitar 12 meter dan tersusun dari sejumlah panel logam yang membentuk figur seekor paus yang tampak melompat dari permukaan tanah menuju udara. Desainnya yang dinamis selaras dengan bentuk lengkung bangunan Pusat Pameran Kaohsiung yang terinspirasi oleh gelombang laut, sekaligus memperkuat citra maritim Kaohsiung sebagai salah satu kota pelabuhan utama di Taiwan.[7]
Karya seni ini melambangkan transformasi perkotaan dan visi pembangunan yang berorientasi pada masa depan. Gerakan paus yang digambarkan melompat ke arah atas dimaknai sebagai simbol kemajuan, pembaruan, dan optimisme, sejalan dengan upaya pengembangan kembali kawasan Asia New Bay Area sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, budaya, dan maritim di Kaohsiung.[7]
Organisasi
suntingPengelolaan Pusat Pameran Kaohsiung dilakukan oleh Perusahaan Pusat Pameran Kaohsiung yang bertanggung jawab atas operasional sehari-hari, pemeliharaan fasilitas, serta perencanaan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan pameran, konvensi, dan acara bisnis yang berlangsung di kompleks tersebut.[1]
Pusat ini memegang peranan penting dalam industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Taiwan. Melalui penyelenggaraan berbagai pameran, konferensi, dan kegiatan bisnis berskala nasional maupun internasional, fasilitas ini turut mendukung pertumbuhan ekonomi regional, memperluas jaringan perdagangan global, serta memperkuat posisi Kaohsiung sebagai salah satu pusat kegiatan bisnis dan konvensi di kawasan Asia Timur. [1]
Penerimaan dan signifikansi
suntingPusat Pameran Kaohsiung dipandang sebagai salah satu elemen strategis dalam pengembangan kawasan Asia New Bay Area. Kehadirannya mendukung transformasi ekonomi Kaohsiung dari kota yang sebelumnya bertumpu pada sektor industri dan pelabuhan menuju pusat kegiatan berbasis jasa, perdagangan, pariwisata, dan industri kreatif yang lebih berorientasi pada ekonomi modern.[1]
Desain bangunan yang terintegrasi dengan kawasan tepi laut serta kapasitas fasilitas pameran yang besar menjadikan pusat ini sebagai salah satu infrastruktur penting dalam meningkatkan daya saing Taiwan selatan sebagai tujuan penyelenggaraan konvensi internasional, pameran dagang, dan berbagai kegiatan bisnis berskala global. Keberadaannya turut memperkuat posisi kawasan tersebut dalam jaringan industri MICE regional maupun internasional.[5]
Dalam kajian arsitektur dan perkotaan, pusat ini kerap dipandang sebagai bagian dari tren pengembangan yang berkembang di berbagai kota pelabuhan Asia Timur. Tren tersebut ditandai dengan pemanfaatan infrastruktur budaya, pameran, dan bangunan ikonik sebagai instrumen untuk merevitalisasi kawasan tepi laut yang sebelumnya didominasi aktivitas industri, sekaligus mendorong diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif.[8]
Galeri
sunting-
Pemandangan dari atas
-
Dengan 85 Sky Tower
-
Pada malam hari
-
Area tiket interior
-
Sedang dibangun
-
Fasad timur
Angkutan
suntingPusat ini terletak di sebelah barat daya stasiun metro Sanduo Shopping District di MRT Kaohsiung . [9]
Tempat ini juga dapat diakses dari stasiun kereta ringan Kaohsiung Exhibition Center terdekat di jalur Kaohsiung Light Rail .
Lihat juga
sunting- Pusat Konvensi Internasional Kaohsiung
- Daftar pusat konvensi di Taiwan
- Daftar objek wisata di Taiwan
Referensi
sunting- ^ a b c d e f "Kaohsiung expo center set to open in April next year". Taipei Times. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "taipeitimes" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ "Premier: Kaohsiung Exhibition Center to bolster economic growth". Executive Yuan.
- ^ "Cox wins Taiwanese project". Architecture & Design. 27 August 2010.
- ^ "Kaohsiung Exhibition Center". Kaohsiung Exhibition Center.
- ^ a b c d "Kaohsiung Exhibition and Convention Center". Cox Architecture. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "cox" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Huang, Y.-C. (2018). "Waterfront regeneration and exhibition architecture in Taiwan: the case of Kaohsiung Exhibition Center". Journal of Asian Architecture and Building Engineering. 17 (2): 245–252.
- ^ a b c "Bright Future". Kaohsiung City Government. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "khcc" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Huang, Y.-C. (2018). "Waterfront regeneration and exhibition architecture in Taiwan: the case of Kaohsiung Exhibition Center". Journal of Asian Architecture and Building Engineering. 17 (2): 245–252.
- ^ "How to Get Here". Kaohsiung Exhibition Center.
