510
Formasi baru 510
Informasi latar belakang
AsalBandung, Jawa Barat, Indonesia
GenreAlternative metal, alternative rock, emo, metalcore, post-hardcore, nu metal, nu metalcore, pop punk, pop rock
Tahun aktif2021 (2021)–present

510 adalah grup musik modern rock asal Indonesia yang berbasis di Bandung dan terbentuk pada pertengahan tahun 2021.[1] Band ini dikenal dengan gaya musik agresif dan atraktif yang memadukan elemen emo, metalcore, post-hardcore dan rock alternatif, ditunjang riff padat, vokal emosional, serta ritme dinamis yang khas.[2] Mereka dikenal di kalangan komunitas penggemar SIO Squad sebagai kelanjutan spiritual dari Slap It Out.[3]

Karier

sunting

Awal Berdiri

sunting

Band ini dibentuk oleh Faizal Permana atau Ical (vokal) dan Pras Goldinantara (gitar), yang merupakan mantan personel Slap It Out,[4] lalu bergabung dengan drummer Winaldy Senna (sekarang mantan anggota).[5] Nama “510” dipilih sebagai plesetan dari “Slap It Out” dan juga merujuk pada makna “angel numbers” yang berarti dorongan spiritual untuk terus maju.[6] Formasi ini mulai aktif sejak Juni 2021 dan bertujuan membangun identitas baru sekaligus melanjutkan warisan musikal mereka sebelumnya.[4]

Tahap Debut dan Single Awal

sunting

Single debut mereka Alive merupakan versi baru dari lagu Slap It Out tahun 2018 yang dirilis ulang dalam format 510.[4] Lagu ini menandai transisi dari proyek lama ke karakter musik baru yang lebih modern.[6] Mereka kemudian merilis beberapa lagu seperti Collapsed, The Last Suffer, dan Mama sebagai bagian dari pengembangan musikal dan perluasan audiens.[7]

Pengembangan Identitas Musik

sunting

510 mengeksplorasi genre dengan memasukkan unsur groove, ballad, hingga rock progresif dalam komposisi mereka.[2] Lirik-lirik mereka mengangkat tema introspeksi, perjalanan hidup, dan harapan, sering kali dikaitkan dengan simbolisme “510” itu sendiri.[7] Gaya bermusik mereka dinilai unik karena menggabungkan dinamika keras-lembut dalam struktur lagu.[4]

Debut Album

sunting

Album debut bertajuk Origin dirilis pada 21 Juli 2023 melalui Kalimasada Records dalam format digital.[7] Album ini menyatukan sejumlah single sebelumnya serta materi baru yang menggambarkan perkembangan artistik mereka.[7] Produksi dilakukan secara independen oleh tiga personel inti, termasuk proses mixing oleh Winaldy Senna.[7]

Inspirasi Bermusik

sunting

510 banyak dipengaruhi seperti Linkin Park, Polyphia, Paramore, dan banyak lagi.

Mereka menggabungkan riff berat dengan nuansa melodik dan elemen eksperimental dari berbagai genre.[2] Lirik-liriknya mengangkat perenungan spiritual, emosi manusia, serta dinamika konflik personal.[7]

Pertunjukan Kolaborasi

sunting

Pada April 2025, 510 merilis lagu kolaborasi berjudul AMO bersama Fanny Soegi, menampilkan kombinasi vokal rock dan folk-pop dalam satu aransemen.[1] Lagu ini mendapatkan perhatian melalui video lirik yang dirilis di YouTube dan distribusi streaming lainnya.[4] Mereka juga tampil di berbagai panggung musik independen di Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta.[3]

Anggota

sunting

Mantan Anggota

sunting

Diskografi

sunting

Album Studio

sunting

Album Origin

Daftar Lagu Tahun
WhereDoWeCameFrom 2023
Collapsed 2023
The Last Suffer 2023
Death Parade 2023
Mama 2023
Re-Mine 2023
Sorry 2023
Esa 2023
Alive 2023
Callout 2023
Emotional Renegades 2023

Single & EP

sunting

Single

Single Tahun
Alive 2021
Collapsed 2021
The Last Suffer 2021
Emotional Renegades 2022
Mama 2023
Dead Clown 2024
Mimbar 2024
Plastic Faith 2025
AMO 2025

EP Get Closer With 510 (Mini Album)

Daftar Lagu Featuring Tahun
Your Song - 2021
Deeper Than The Ocean Mustika Kamal 2021
Alive Andi Cakcak 2021
Devil's Need - 2021

EP Spiritual (Mini Album)

Daftar Lagu Featuring Tahun
Ritual - 2025
Mimbar - 2025
Dead Clown Bimopd 2025
AMO Fanny Soegi 2025
Plastic Faith - 2025
R U Broken 2? - 2025

Pranala luar

sunting

Instagram

Spotify

Referensi

sunting
  1. ^ a b "510 Merilis AMO dan Berkolaborasi dengan Fanny Soegi - Infopensi". infopensi.com. Diakses tanggal 2025-07-30.
  2. ^ a b c Musikeras (2021-07-14). "510, Titisan SLAP IT OUT yang Lebih Agresif dan Atraktif - MUSIKERAS" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-30.
  3. ^ a b c "510, The Story of 'ORIGIN' – Polarity Records". 2024-02-04. Diakses tanggal 2025-07-30.
  4. ^ a b c d e Gusafri, Indra (20 Desember 2024). "510? Reuni Slap It Out untuk SIO Squad". RRI (Radio Republik Indonesia). Diakses tanggal 30 Juli 2025.
  5. ^ a b developer, medcom id (2025-12-10). "Drummer Winaldy Senna Memutuskan Keluar dari Band 510". medcom.id. Diakses tanggal 2026-02-10.
  6. ^ a b "510 on Apple Music". Apple Music - Web Player (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-07-30.
  7. ^ a b c d e f g Zakaria, Fadly (2023-07-29). "Progres Kejutan Luar Biasa 510 Melalui Debut Album 'Origin'". RADIOACTIVE-FORCE (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-30.
  8. ^ Akmal, Kafa. "Band 510 Umumkan 'Anggota Baru', Bukan Pengganti Winaldy Senna - Primetimenews.co.id". Band 510 Umumkan 'Anggota Baru', Bukan Pengganti Winaldy Senna - Primetimenews.co.id. Diakses tanggal 2026-02-10.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar grup musik di luar Indonesia (non-pop)

Paramore Power of Mirantic (female fronted metal) Pierce The Veil Periphery Polyphia Parkway Drive Pain Queen Queens Of The Stone Age Rage Against The Machine

Miyako Watanabe

by more modern guitarists, such as Timothy Henson and Scott LePage from Polyphia. It was Disarmonia Mundi’s Ettore Rigotti who inspired Miyako to start

Cult of the Lamb

dan anggota sekarang dari Light the Torch, Trivium, While She Sleeps, Polyphia dan masih banyak lainnya. Pada tanggal 3 April 2025, Massive Monster mengumumkan