Kepulauan Mapia
Kepulauan Mapia
Kepulauan Mapia di Papua wilayah Indonesia
Kepulauan Mapia
Kepulauan Mapia
Lokasi di wilayah Papua
Kepulauan Mapia di Indonesia
Kepulauan Mapia
Kepulauan Mapia
Lokasi di Indonesia
Geografi
Koordinat0ยฐ54โ€ฒ32โ€ณN 134ยฐ18โ€ฒ17โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ0.90889ยฐN 134.30472ยฐE๏ปฟ / 0.90889; 134.30472
Pemerintahan
NegaraIndonesia
ProvinsiPapua
KabupatenSupiori
Kependudukan
Kelompok etnikBiak (mayoritas), Sangir, Mapia
Peta

Kepulauan Mapia, sebelumnya dikenal sebagai Kepulauan Freewill atau San David, adalah gugusan pulau-pulau yang terletak di Samudra Pasifik. Kepulauan ini terletak Provinsi Papua, sekitar 290 kilometer dari utara Kota Manokwari dan 630 Kilometer dari sebuah pulau di Palau. Kepulauan ini terdiri dari dua pulau utama, Pulau Bras (Berasi) dan Pulau Pegun (Mapia), Pulau Fanildo yang lebih kecil, dan dua pulau yang sangat kecil, Bras Kecil dan Fanildo Kecil. Pulau ini menjadi bagian dari Kabupaten Supiori, Papua.

Sejarah

sunting
Sangaji Meraudi bersama keluarganya yang difoto saat ekspedisi Arthur Wichmann tahun 1903 di Papua

Nama Mapia berasal dari bahasa Sangir yang artinya 'cantik, baik, indah', sedangkan nama aslinya adalah Piken atau yang sekarang menjadi Pegun yang berasal dari kata pik yang dalam bahasa Mapia yang artinya 'Pulau Pasir'.[1]

Kepulauan ini dahulunya menjadi bagian dari Spanyol dengan nama Gรผedes. Menurut salah satu peneliti berkebangsaan Spanyol Emilo Pastor disebuah penelitianya yang diserahkan kepada pemerintah pada tahun 1948 menyebutkan bahwa beberapa pulau kecil di Mikronesia (Kapingamarangi atau Coroa, Mapia atau Gรผedes, Ocea atau Matador, dan Rongerik atau Pescadores) masih menjadi bagian dari Spanyol. Hal tersebut disebabkan karena dalam sebuah Perjanjian Spanyol-Jerman pada tahun 1899 yang menyerahkan kekuasaan daerah Spanyol di Pasifik kepada Jerman, Kepulauan Mariana Utara (kecuali Guam), dan Kepulauan Caroline (termasuk Palau), tidak memasuki pulau kecil ini pada perjanjian. Meskipun pemerintah Spanyol mempelajari kasus ini pada tahun 1949 dan menerima interpretasinya, secara resmi Spanyol tidak pernah mencoba untuk mengklaim pulau-pulau ini lagi.[2]

Pada masa lampau kepulauan ini memiliki kerajaan yang bernama Kerajaan Mapia. Bahasa Mapia (rumpun Austronesia, lebih tepatnya Mikronesia) yang sekarang sudah punah masih digunakan di pulau sampai akhir abad ke-20. Pada tahun 1879, penduduk pribumi berjumlah 13 orang, sedangkan pada tahun 1898 hingga 1903 hanya berjumlah 7 orang. Sedangkan penduduk imigran pada masa itu berjumlah 70 orang. Kebanyakan imigran adalah orang Papua yang berasal dari Pulau Biak, Pulau Yapen, dan Jayapura. Selain itu ada yang datang dari Kepulauan Caroline Selatan yang memiliki beberapa kesamaan dengan bahasa Mapia. Lalu seorang Norwegia yang menikah dengan anak kepala suku Mapia.[3] Pada tahun 2000, menurut Ethnologue, hanya ada satu penutur bahasa yang tersisa dan usianya sudah tua.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ "Kepulauan Mapia: Sejarah Penduduk Asli dan Bahasanya yang Lenyap". suarapapua.com. Diakses tanggal 2 Maret 2023.
  2. ^ Yahoo News (Spanish) - "Las cuatro islas espaรฑolas perdidas en el Ocรฉano Pacรญfico"
  3. ^ "Kepulauan Mapia: Sejarah Penduduk Asli dan Bahasanya yang Lenyap". suarapapua.com. Diakses tanggal 2 Maret 2023.
  4. ^ "Ethnologue 14 report for language code:mpy". archive.ethnologue.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2016-01-07.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kerajaan Mapia

Kerajaan Mapia adalah sebuah kerajaan kecil yang pernah berdiri di Kepulauan Mapia, tepatnya di sebelah utara dari Pulau Papua. Kepulauan Mapia merupakan

Bahasa Mapia

antarmuka Halaman bahasa acak Bahasa Mapia adalah bahasa Mikronesia yang telah punah di Indonesia. Dituturkan di Kepulauan Mapia, 180ย km sebelah utara pantai

Pulau Bras

(Republik Palau) adalah sejauh 390 mil. Gugusan Kepulauan Mapia terdiri dari 5 buah pulau, yaitu Mapia atau Pegun, Bras atau Berasi, Bras Kecil, Fanildo

Singasari

Tumapel, adalah sebuah kerajaan Hindu-Buddha Jawa yang terletak di timur Pulau Jawa antara tahun 1222 dan 1292. Kerajaan ini menggantikan Kerajaan Kadiri

Bahasa Sunda

Kabupaten Banyumas.) Bahasa Sunda terutama dipertuturkan di sebelah barat pulau Jawa, di daerah yang dijuluki Tatar Sunda (Pasundan). Bahasa Sunda juga

Papua (wilayah Indonesia)

(ondergeschikt aan Kowiai). Penguasa Kerajaan Mapia di Pulau Pegun, Kabupaten Supiori Marwedi, Radja der Mapia-eilanden. Tahun 1660, VOC memang sempat menandatangani

Daftar pulau di Indonesia menurut provinsi

Templat:Col-css3-begin Pulau Adi Pulau Aiduma Kepulauan Ayu Pulau Batanta Pulau Daram Pulau Fam Pulau Gag Pulau Gam Pulau Karas Pulau Kofiau Kepulauan Mapia Pulau Maswaar

Pulau Fanildo

seluruh pulau ini bervegetasi pohon kelapa. Pulau Fanildo merupakan bagian dari Kepulauan Mapia. Kepulauan Mapia sendiri terdiri dari Pulau Pegun, Pulau Bras