Dahak
SpesialisasiPulmonologi Sunting ini di Wikidata

Dahak atau kahak (bahasa Inggris: sputum) adalah lendir yang keluar saat batuk dari saluran pernapasan atas.[1] Dalam dunia kedokteran, sampel dahak biasanya digunakan untuk investigasi mikrobiologi infeksi pernapasan dan investigasi sitologi sistem pernapasan.

Sampel dahak terbaik adalah yang mengandung sangat sedikit saliva atau air liur,[2] karena air liur dapat mengontaminasi sampel dengan bakteri oral. Sampel kemudian diteliti oleh mikrobiolog klinis dengan memeriksa pewarnaan gram pada dahak. Lebih dari 25 sel epitelia skuamosa diperbesar untuk mengetahui kontaminasi saliva.

Purulent Sputum atau dahak bernanah mengandung nanah yang terdiri dari sel-sel darah putih, sel dan jaringan mati, cairan serus, dan cairan lendir kental (mukus). Dahak ini umumnya berwarna kuning atau hijau dan biasanya terkait dengan gejala bronkiektasis, abses paru, bronkitis stadium lanjut, atau infeksi saluran pernapasan atas akut seperti pilek dan laryngitis.[3]

Lihat juga

sunting
  • Ingus atau phlegm - mukus yang diproduksi oleh sistem pernapasan dan disebut dahak setelah dikeluarkan melalui batuk.

Referensi

sunting
  1. ^ "Sputum definition - Medical Dictionary definitions of popular medical terms easily defined on MedTerms". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-22. Diakses tanggal 2014-01-13.
  2. ^ Clinical Microbiology procedures handbook, American Society for Microbiology 2nd Ed. 2007 update
  3. ^ Richard F.LeBlond (2004). Diagnostics_expectoration. US: McGraw-Hill Companies, Inc. ISBN 0-07-140923-8.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

William Hyde Wollaston

berjudul "Experiments establishing a criterion between mucaginous and purulent matter. And an account of the retrograde motions of the absorbent vessels

Sindrom bayi abu-abu

determination of chloramphenicol levels in the treatment of bacterial-purulent meningitis with chloramphenicol succinate in infants and small children]"

Pilek

(2005). Arroll, Bruce (ed.). "Antibiotics for the common cold and acute purulent rhinitis". Cochrane Database Syst Rev (3): CD000247. doi:10.1002/14651858

Kloramfenikol

determination of chloramphenicol levels in the treatment of bacterial-purulent meningitis with chloramphenicol succinate in infants and small children]"

Piometra

lebih dari 16 persen menunjukakan gejala klinis berupa keluarnya lendir purulent (nanah) dari vulva. Gejala lain yakni pada saat palpasi terjadi pembesaran