📑 Table of Contents
Quick Charge

Quick Charge (bahasa Inggris: pengisian cepat) adalah sebuah teknologi dari Qualcomm yang ditujukan untuk perangkat ponsel atau baterai yang membuat proses pengisian daya agar lebih cepat. Penggunaan metode pengisian cepat ini membutuhkan beberapa perangkat pendukung seperti pengisi daya dan kabel data khusus yang mampu menghantarkan daya listrik lebih cepat. Quick Charge kini sudah mulai diterapkan di berbagai jenis ponsel, tablet, laptop hingga power bank.

Bila normalnya proses pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam, maka dengan teknologi ini akan dipercepat hingga 4 kali lipat. Secara sistem kerja, teknologi pengisian cepat akan mengirimkan daya listrik yang lebih tinggi ke baterai agar baterai bisa terisi lebih cepat. Tapi ada kekurangan dibalik penggunaan pengisian cepat yakni lebih berpotensi meningkatkan suhu panas pada perangkat. Maka sebab itu sebaiknya jangan menggunakan perangkat pada saat tersambung dengan perangkat pengisian cepat, terlebih pada perangkat Quick Charge 2.0. Namun berkat perkembangan teknologi, kini sudah banyak beredar perangkat pengisian cepat yang diklaim mampu menahan suhu panas agar tetap stabil, terlebih pada Quick Charge 3.0.

Quick Charge 2.0 telah menjadi basis untuk sistem pengisian cepat yang dikembangkan oleh produsen selain Qualcomm. Contoh teknologi pengisian cepat berbasis Quick Charge 2.0 adalah Motorola TurboPower, Samsung Adaptive Fast Charging, ASUS BoostMaster dan Vivo Dual-Engine Charging. Beberapa produsen ponsel lain telah mengembangkan sistem pengisian cepat mereka sendiri, seperti Oppo VOOC, Huawei SuperCharge, OnePlus Warp Charge, dan MediaTek PumpExpress.Doohan dan Jonathan

Quick Charge versi 4 diumumkan pada bulan Desember 2016 bersamaan dengan prosesor Snapdragon 835. Versi 4 ini mengimplementasikan langkah-langkah pengamanan untuk melindungi baterai dari pemanasan dan arus berlebih, dan sudah sesuai dengan spesifikasi USB-C dan USB-PD.[1]

Versi

sunting
Teknologi Voltase Arus maksimal Tenaga maksimal Tanggal rilis Catatan
Quick Charge 1.0 5 V 2 A 10 W 2013 Snapdragon 600[2][3]
Quick Charge 2.0 5 V, 9 V, 12 V 3 A, 2 A, atau 1,67 A 18 W (9 V * 2 A) 2015 Snapdragon 200, 208, 210, 212, 400, 410, 412, 415, 425, 610, 615, 616, 800, 801, 805, 808, 810[4]

Disebut "turbopower" oleh Motorola.[5]

Quick Charge 3.0 3,6 V sampai 20 V, dynamic with 200 mV increments 2,6 A atau 4,6 A[6] 18 W (9 V * 2 A) 2016 Snapdragon 427, 430, 435,450,617, 620, 625, 626, 650, 652, 653, 820, 821[4]
Quick Charge 4 3,6 V sampai 20 V, 200 mV increments via QC charger

5 V, 9 V via USB-PD[7]

3 V sampai 11 V, in 20 mV steps and 0 V sampai 3 V 50mA steps[8] increments via USB-PD 3.0 PPS (Programmable Power Supply)[9]

2,6 A atau 4,6 A via QC

3 A via USB-PD

18 W (9 V * 2 A) via QC

27 W via USB-PD

2017 Snapdragon 630, 636, 660, 835,[10][11] 845[12]
Quick Charge 4+ 3,6 V sampai 20 V, 200 mV increments via QC charger

5 V, 9 V via USB-PD[7]

3 V sampai 11 V, in 20 mV steps and 0 V sampai 3 V 50mA steps[8] increments via USB-PD 3.0 PPS (Programmable Power Supply)[9]

2,6 A atau 4,6 A via QC

3 A via USB-PD

18 W (9 V * 2 A) via QC

27 W via USB-PD

2017 Snapdragon 660(Mi A2),670,710,[13][14] 845[12][15]

Referensi

sunting
  1. ^ "Qualcomm Announces Quick Charge 4: Supports USB Type-C Power Delivery". AnandTech. Diakses tanggal 2016-12-13.
  2. ^ "Qualcomm Quick Charge 1.0: Less Time Charging, More Time Doing". Qualcomm. 2013-02-14. Diakses tanggal 2016-12-05.
  3. ^ "Qualcomm's Quick Charge 2.0 technology explained". Android Authority. Diakses tanggal 2016-12-05.
  4. ^ a b "Compare Snapdragon Processors". Qualcomm. Diakses tanggal 14 May 2017.
  5. ^ "turbopower™". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-02. Diakses tanggal 2018-10-25. turbopower wall and car chargers work best with motorola phones but will charge any Qualcomm® Quick Charge 2.0 compatible smartphone atau tablet at blazing speeds.
  6. ^ "Quick Charge 3.0 specs". Qualcomm.
  7. ^ a b "Nubia Z17 by Nubia and PD6 by BatPower Compatibility". Diakses tanggal 2017-09-20.
  8. ^ a b "Fresco Logic to demonstrate the Industry's First USB-C™ PD3.0 Programmable Power Supply (PPS) Total Solution". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-02-28. Diakses tanggal 2018-02-25.
  9. ^ a b "Qualcomm Announces the First Ever Certified QC4+ Charger". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-02-28. Diakses tanggal 2018-02-25.
  10. ^ "Qualcomm can charge your phone faster than you can read this story". CNET. Diakses tanggal 2016-12-04.
  11. ^ "Snapdragon 835 Mobile Platform". Qualcomm (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-25.
  12. ^ a b "Snapdragon 845 Mobile Platform | Qualcomm". Qualcomm (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-01-04.
  13. ^ "Snapdragon 710 Mobile Platform | Qualcomm". Qualcomm (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-08-25.
  14. ^ https://www.qualcomm.com/media/documents/files/snapdragon-710-product-brief.pdf
  15. ^ https://www.qualcomm.com/media/documents/files/snapdragon-845-mobile-platform-product-brief.pdf

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

LG G4

3000 mAH yang dapat dilepas dan pasang yang merndukung teknologi Qualcomm Quick Charge 2.0 dengan adaptor AC yang kompatibel. Kamera belakangnya memiliki sensor

QC

komputer kuantum. Quartz Composer, bahasa pemrograman visual berbasis node Quick Charge, teknologi untuk mengelola daya yang dikirim melalui USB Subdomain .qc

Samsung Galaxy Note 8

pengguna dengan kinerja pengisian daya hingga 15 Watt menggunakan Qualcomm Quick Charge 2.0. Layar Note 8 memiliki layar Super AMOLED 1440p 6,3 inci dengan tepi

Xiaomi Mi 8 SE

ini adalah 3,120 mAh dengan USB-C reversible connector yang mendukung Quick Charge 4.0+. Memiliki Gorilla Glass 5. Mi 8 memiliki dua kamera dengan kemampuan

Xiaomi Pocophone F1

adalah 4,000 mAh dengan konektor bolak-balik USB-C 3.1 yang mendukung Quick Charge 4.0+. Untuk kamera utama, ponsel ini dilengkapi kamera 12 MP dan 5 MP

Titin

September 2014. Labeit S, Kolmerer B (Oktober 1995). "Titins: giant proteins in charge of muscle ultrastructure and elasticity". Science. 270 (5234): 293–6. doi:10

Clair Obscur: Expedition 33

bersifat berbasis giliran, tetapi diperkaya dengan elemen waktu nyata, seperti quick time events dan aksi berjangka waktu dalam pertempuran. Proyeknya bermula

Ordnance QF 75 mm

seperti penggunaan meriam 75mm M3 pada tank Sherman Amerika. QF berasal dari "quick-firing", merujuk pada penggunaan amunisi dengan peluru dan propelan dalam