📑 Table of Contents

Kecepatan lensa (en:lens speed) adalah istilah fotografi yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa.

Sebuah lensa dengan nilai difragma f1.8, f2, dan f2.8 yang memiliki bukaan diafragma super lebar dikatakan sebagai lensa cepat karena dapat kecepatan shutter yang lebih tinggi dibanding lensa standar dengan nilai difragma terkecil f/3.5. Lensa cepat dengan bukaan difragma lebar tersebut dibutuhkan saat memotret di kondisi minim cahaya.

Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan.


Pada 1911 Encyclopaedia Britannica didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa:

"...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11."

Referensi

sunting
  1. https://jarakpandang.com/mengenal-cara-kerja-aperture/

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bukaan (fotografi)

nisbah 1 / N {\displaystyle 1/N} sebagai intensity ratio sebuah lensa: The rapidity of a lens depends upon the relation or ratio of the aperture to the equivalent

Hukum Yerkes–Dodson

Yerkes RM, Dodson JD (1908). "The relation of strength of stimulus to rapidity of habit-formation". Journal of Comparative Neurology and Psychology. 18

Bahasa Ithkuil

lexico-semantics]. Additionally, the apparent purpose of Heinlein's language is simple rapidity/brevity of speech and thought, while Ithkuil is focused on maximal communication

Lingkaran gamang

distance of the object by 100 times the focus of the lens, and divide the rapidity of motion of object in inches per second by the results, when you have