Dalam kriptografi, vektor inisialisasi (initialization vector atau IV) atau variabel pemulai (starting variable atau SV)[1] adalah masukan berukuran tetap ke kriptografi primitif yang biasanya wajib acak atau acak semu. Pengacakan sangat penting untuk skema enkripsi untuk meraih keamanan semantik, yaitu sifat yang membuat enkripsi dengan kunci yang sama tidak membocorkan hubungan antarteks tersandi. Untuk penyandian blok, IV dipakai dalam mode operasi. Pengacakan juga dipakai dalam kriptografi primitif lainnya, seperti fungsi hash universal dan kode autentikasi pesan.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ ISO/IEC 10116: 2006. Information technology — Security techniques — Modes of operation for an n-bit block cipher

Bacaan lebih lanjut

sunting
  • Schneier, B. (1996). Applied Cryptography (Edisi 2). New York: Wiley. ISBN 978-0-4711-2845-8.
  • Ferguson, N.; Schneier, B. (2003). Practical Cryptography. New York: Wiley. ISBN 978-0-4712-2894-3.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

DigiCert

Retrieved 2019-02-28. Barker, Sara. “DigiCert Labs to research postquantum cryptography and ML”. SecurityBrief EMEA. Retrieved 2019-02-28. "News | TA". TA Associates

Efek salju longsor

tunggal i dibalik untuk seluruh i, j, dan k. Feistel, Horst (1973). "Cryptography and Computer Privacy". Scientific American. 228 (5): 15–23. doi:10

Pelacakan peretas

perlindungan salinan langsung. Metodenya adalah distributor menambahkan salt unik ke setiap salinan yang diberikan. Ketika salinannya bocor ke publik