GAGAN
GPS-aided GEO augmented navigation
TipeRegional satellite-based augmentation system
PengembangISRO
Airports Authority of India (AAI)
Akurasi15ย m or 49ย ft (horizontal),
25ย m or 82ย ft (vertical)
Peluncuran2001
Radius orbit26,600 km (approx) GEO
Masa operasional maks.15 years
Operasional sepenuhnya2013โ€“14[1]
Biaya proyekโ‚น774 crore (US$110ย juta)

GPS-aided GEO augmented navigation (disingkat GAGAN) adalah sistem augmentasi berbasis satelit regional (Regional Satellite-Based Augmentation System, SBAS) yang dikembangkan oleh Pemerintah India untuk meningkatkan akurasi penerima Global Navigation Satellite System (GNSS) melalui penyediaan sinyal referensi.[2][3] Sistem ini dikelola oleh Airports Authority of India (AAI) dengan dukungan teknologi dan sumber daya dari Indian Space Research Organisation (ISRO), sebagai bagian dari modernisasi sistem komunikasi, navigasi, dan pengawasan lalu lintas udara di ruang udara India.[4]

Proyek GAGAN mencakup pembangunan 15 Indian Reference Stations (INRES), 2 Indian Master Control Centre (INMCC), dan 3 Indian Land Uplink Station (INLUS), beserta instalasi perangkat lunak dan jalur komunikasi terkait.[5] Sistem ini memungkinkan navigasi dengan akurasi hingga 3 meter dan mendukung pendaratan pesawat di kondisi cuaca marginal atau pendekatan sulit, termasuk di Bandara Internasional Mangalore dan Bandara Kushok Bakula Rimpochee.[6]

Implementasi

sunting

Proyek GAGAN dilaksanakan dalam tiga fase yang dimulai sejak 2008 oleh Airports Authority of India (AAI) dengan dukungan teknologi dan sumber daya ruang angkasa dari Indian Space Research Organisation (ISRO). Sistem ini dirancang untuk menyediakan navigasi bagi semua fase penerbangan di ruang udara India dan wilayah sekitarnya, termasuk operasi yang terkait dengan keselamatan jiwa, serta memenuhi persyaratan kinerja dari badan regulasi penerbangan sipil internasional.[7][8]

Komponen ruang angkasa GAGAN tersedia setelah peluncuran payload GAGAN pada satelit komunikasi GSAT-8. Payload tersebut sebelumnya juga menjadi bagian dari satelit GSAT-4, yang hilang akibat kegagalan peluncuran Geosynchronous Satellite Launch Vehicle (GSLV) pada April 2010. Uji penerimaan akhir sistem dilakukan pada Juni 2012, diikuti dengan sertifikasi sistem pada Juli 2013.[9]

Sejak 1 Juli 2021, semua pesawat yang didaftarkan di India diwajibkan dilengkapi dengan perangkat GAGAN. Pesawat pertama yang melakukan pendaratan menggunakan sistem ini adalah ATR-72 milik IndiGo, yang mendarat di Bandara Kishangarh, Rajasthan, pada 29 April 2022.[10]

Pada 2024, dilaporkan bahwa semua pesawat baru yang dipesan oleh Air India dan IndiGo akan dilengkapi dengan sistem GAGAN. Sistem ini akan dioperasikan terutama di bandara kecil yang tidak memiliki Instrument Landing System (ILS), sementara bandara besar yang telah memiliki ILS akan mempertahankannya sebagai cadangan jika infrastruktur tersebut tidak tersedia.[11]

Referensi

sunting
  1. ^ "Soon, safety in the sky as GPS-aided Gagan set to take off", The Times of India, 23 Januari 2012, diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Januari 2014
  2. ^ Neville, M.C.; Konaktchiev, M.I. (2008). "Ensuring the safety of satellite navigation systems for aviation". 3rd IET International Conference on System Safety 2008. IEE: 5A1โ€“5A1. doi:10.1049/cp:20080734.
  3. ^ "Asian Surveying & Mapping" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 24 November 2025.
  4. ^ Kaseva, Ville; Hamalainen, Timo D.; Hannikainen, Marko (2010-10). "Positioning in resource-constrained ultra low-power Wireless Sensor Networks". 2010 Ubiquitous Positioning Indoor Navigation and Location Based Service. IEEE: 1โ€“11. doi:10.1109/upinlbs.2010.5654345.
  5. ^ "GAGAN system ready for operations". The Hindu (dalam bahasa Indian English). 2014-01-11. ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2025-11-06.
  6. ^ "India's indigenous combat drone well on track to user-evaluation trials later this year". www.100knots.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 24 November 2025.
  7. ^ "Raytheon to bid for contract for final phase of Indian navigation system". CAPA - Centre for Aviation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 November 2025.
  8. ^ "GAGAN - GPS Aided GEO Augumented Navigation". www.ursc.gov.in. Diakses tanggal 24 November 2025.
  9. ^ "GAGAN - Navipedia". gssc.esa.int. Diakses tanggal 24 November 2025.
  10. ^ PTI (28 April 2022). "IndiGo becomes first airline to land aircraft using indigenous navigation system GAGAN". The Hindu (dalam bahasa Indian English). ISSNย 0971-751X. Diakses tanggal 24 November 2025.
  11. ^ "Small airports to be 1st to rely on GAGAN satnav for landings". The Times of India. 16 Juni 2024. ISSNย 0971-8257. Diakses tanggal 24 November 2025.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sistem navigasi satelit

otonom. Sistem navigasi satelit dengan cakupan global disebut global navigation satellite system (GNSS). Pada tahun 2024, empat sistem global beroperasi: Sistem

Galileo (sistem navigasi satelit)

Galileo adalah sistem navigasi satelit yang sedang dikembangkan oleh Uni Eropa dan European Space Agency. Proyek bernilai โ‚ฌ3,4 miliar ini dibuat untuk

Sistem Satelit Navigasi BeiDou

Sistem Satelit Navigasi BeiDou atau BeiDou Navigation Satellite System (BDS, bahasa Cina yang disederhanakan: ๅŒ—ๆ–—ๅซๆ˜Ÿๅฏผ่ˆช็ณป็ปŸย ; bahasa Cina tradisional: ๅŒ—ๆ–—่ก›ๆ˜ŸๅฐŽ่ˆช็ณป็ตฑย ;

Indian Regional Navigation Satellite System

Indian Regional Navigation Satellite System (IRNSS) adalah sistem navigasi satelit daerah otonom yang dikembangkan oleh Indian Space Research Organisation

Lion Air

Diakses tanggal 2017-4-15. ; Boeing, Lion Air pioneer precision satellite navigation technology Lion Air adds extra flights to Jeddah http://www.surabayapost

KRI Dewa Kembar (932)

dan 116 awak Sonar & Radar Kelvin Hughes Type 1006 radar Hydroplot Satellite navigation system computerised data logging gravimeter magnetometers sonars

Volvo

3 Desember 2013. Diakses tanggal 29 November 2013. The optional satellite navigation remains a Volvo-sourced system that is absurdly fiddly. Simister

GLONASS

Andrew E. (2007-04-07). "Russia Challenges the U.S. Monopoly on Satellite Navigation". New York Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-23. Diakses