Shamarpa (Tibet: ཞྭ་དམར་པ་Wylie: Zhwa-dmar-pa) Rinpoche Shamar atau Kunzig Shamar Rinpoche adalah pemimpin tertinggi kedua dari tradisi Karma Kagyu dan salah satu tokoh paling penting di Himalaya dan bagi Buddhisme modern di seluruh dunia, karena realisasi spiritual dan berbagai kegiatan akademik serta kemanusiaannya yang diakui secara luas.

Shamarpa pertama adalah Khedrup Drakpa Senge (1283–1349)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Amitābha

atas permintaan on the request of Manjushri. Panchen Lama dari Tibet dan Shamarpa dipercaya sebagai emanasi Amitābha. Dia sering dipanggil di Tibet sebagai

Mipham Chokyi Lodro

dikenal sebagai Kunzig Shamar Rinpoche, adalah Shamarpa ke-14 dari Buddhisme Tibet tradisi Karma Kagyu. Shamarpa tersebut adalah pengajar paling berpengaruh

Lobsang Palden Yeshe, Panchen Lama ke-6

Biara Tashi Lhunpo, Tibet. Dia adalah kakak tiri Mipam Chödrup Gyamtso, Shamarpa ke-10 (1742–1793). Panchen Lama terkenal dalam hal karya tulis dan perhatiannya

Buddhisme dan demokrasi

buku berjudul "Menciptakan Demokrasi yang Transparan" pada tahun 2006. Shamarpa mengusulkan demokrasi yang transparan di mana setiap warga negara memiliki

Zurmang

topi merah (H.E. Jamgon Kongtrul Rinpoche, H.E. Tai Situ Rinpoche, H.E. Shamarpa Rinpoche, H.E. Gyaltsap Rinpoche). Kamar ke 5 disediakan khusus untuk Zurmang

Kontroversi Karmapa

History of Karmapa-Shamarpa Lineage 1973 Prediction About the Future of the Kagyu Lineage By Chögyam Trungpa Rinpoché 2010 Shamarpa speaks about Chögyam