PFN Di Jakarta,Indonesia

Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi barang dan jasa. Ada perusahaan yang terdaftar di pemerintah dan ada juga yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi[1]

Jenis-jenis

sunting

Berdasarkan jenis usaha

sunting

Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha:[butuh rujukan]

  • Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam
  • Perusahaan agraris adalah perusahaan yang bekerja dengan cara mengolah lahan/ladang
  • Perusahaan industri adalah perusahaan yang mengolah barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai gunanya
  • Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang bergerak dalam hal perdagangan
  • Perusahaan jasa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa

Berdasarkan kepemilikan

sunting

Jenis perusahaan berdasarkan kepemilikan:[butuh rujukan]

  • Perusahaan milik pemerintah, seperti BUMN dan BUMD adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh negara
  • Perusahaan koperasi adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh anggotanya
  • Perusahaan swasta adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh sekelompok orang dari luar perusahaan

Bentuk perusahaan di Indonesia

sunting
  • CV - Commanditaire Vennootschap - Partnership terbatas
  • FA - Firma
  • Koperasi - Cooperative
  • Maatschap - Limited liability company
  • PK - Persekutuan Komanditer - Limited partnership
  • PMA – Penanaman Modal Asing – Foreign joint venture company
  • PMDN – Penanaman Modal Dalam Negeri – Domestic capital investment company
  • Persekutuan Perdata - Professional partnership
  • Perusahaan Umum (Perum) - State-owned company
  • Perusahaan Jawatan (Perjan) - State-owned company
  • PT – Perseroan Terbatas – Limited liability company
  • PT Tbk - Perusahaan terbuka – Public limited company
  • PT Perorangan - Perseroan Terbatas, kepemilikan sendiri - Single-member LLC
  • UD - Usaha Dagang - Sole proprietorship

Badan Usaha dan Badan Hukum

sunting

Membentuk badan usaha merupakan dasar penting apabila kita akan membangun suatu bisnis sendiri. Keberadaan badan usaha yang berbadan hukum dalam suatu perusahaan baik perusahaan kecil, menengah atau besar akan melindungi perusahaan dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan tersebut.

Meskipun begitu, dalam menjalankan sua ekonomitu usaha tidak diwajibkan bagi seorang pengusaha untuk mendirikan sebuah badan hukum. Hal tersebut merupakan suatu pilihan bagi Pengusaha untuk menentukan bentuk dari penyelenggaraan usaha yang cocok untuk kegiatan usaha yang dijalankannya. Namun, untuk beberapa jenis usaha tertentu yang memang diwajibkan menurut peraturan perundang-undangan harus berbentuk badan usaha yang merupakan badan hukum seperti bank, rumah sakit, penyelenggara satuan pendidikan formal.

Badan usaha merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis atau kesatuan organisasi yang terdiri dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari keuntungan. Badan usaha adalah rumah tangga yang bertujuan mencari laba dengan faktor-faktor produksi.

Sebuah usaha/bisnis dapat dikatakan berbadan hukum apabila memiliki akta pendirian yang disahkan oleh notaris disertai dengan tanda tangan di atas meterai dan segel.

Perusahaan di Indonesia berdasarkan bentuk hukumnya

sunting

Perusahaan dapat diklasifikasikan dari beberapa bentuk. Salah satunya klasifikasi perusahaan berdasarkan bentuk hukumnya yaitu

Perusahaan Badan Hukum

Merupakan perusahaan yang dapat dimiliki oleh swasta maupun negara, dapat berupa perusahaan persekutuan. Jenis perusahaan ini didirikan dan dimiliki oleh beberapa orang pengusaha baik swasta maupun negara yang memenuhi syarat-syarat sebagai badan hukum. Jenis perusahaan ini dapat menjalankan usaha di semua bidang perekonomian (Perindustrian, perdagangan, Perjasaan, dan pembiayaan). Contohnya: Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, Perusahaan Umum, Perusahaan Perseroan (Persero).

Perusahaan Bukan Badan Hukum

Merupakan perusahaan yang dimiliki oleh perusahaan swasta, dapat berupa perusahaan perseorangan maupun perusahaan persekutuan. Contohnya: Perusahaan Perseorangan, Persekutuan Perdata, Firma, CV.

Perusahaan Bukan badan Hukum merupakan perusahaan swasta yang didirikan dan dimiliki oleh beberapa orang pengusaha secara kerja sama, jenis perusahaan ini dapat menjalankan usaha di bidang perekonomian (perindustrian, perdagangan, dan perjasaan).

Salah satu contoh Perusahan Bukan Badan Hukum adalah Perusahaan Perseorangan.

Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.

Bentuk perusahaan perseorangan secara resmi tidak ada, tetapi dalam masyarakat perdagangan bentuk perusahaan perseorangan diterima masyarakat. Dalam praktik, sebagian perusahaan perseorangan pendiriannya menggunakan akta otentik. Beberapa karakteristik dari Perusahaan Perseorangan adalah

  • Aset perusahaan hanya dimiliki satu orang.
  • Bertanggung jawab sendiri atas seluruh hutang perusahaan
  • Pekerja yang ada merupakan wakil atau pembantu pengusaha dalam perusahaan berdasarkan pemberian kuasa atau perjanjian kerja
  • Contoh perusahaan perseorangan adalah Perusahaan Dagang (PD) atau Usaha Dagang (UD).

Perusahaan perseorangan termasuk perusahaan yang wajib didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Perusahaan, kecuali (pasal 6 UU WDP):

  • Diurus, dijalankan, atau dikelola pribadi pemiliknya dengan hanya mempekerjakan anggota keluarga.
  • Tidak wajib memiliki izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu yang diterbitkan instansi yang berwenang.
  • Benar-benar hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan nafkah sehari-hari pemiliknya.
  • Bukan merupakan badan hukum atau persekutuan.

Contoh perusahaan perseorangan adalah usaha kecil atau UKM (Usaha Kecil Menengah) seperti bengkel, binatu (laundry), salon kecantikan, rumah makan, persewaan komputer dan internet, toko kelontong, tukang bakso keliling, dan pedagang asongan.

Unsur-unsur perusahaan

sunting
  • Badan usaha
  • Kegiatan dalam bidang perekonomian
  • Terus menerus
  • Bersifat tetap
  • Terang-terangan
  • Keuntungan dan atau laba
  • Pembukuan

Perusahaan multinasional

sunting

Menyusul suksesnya model perusahaan dalam tingkatan nasional, banyak perusahaan telah menjadi transnasional atau perusahaan multinasional: tumbuh melewati batasan nasional untuk mendapatkan posisi kuasa dan pengaruh yang luar biasa dalam proses globalisasi.

Biasanya perusahaan transnasional atau multinasional dapat masuk ke pemilikan dan pengaturan bertumpuk, dengan banyak cabang dan garis di berbagai daerah, banyak sub-grup terdiri dari perusahaan dengan hak mereka sendiri.

Dalam penyebaran perusahaan dalam banyak benua, pentingya budaya perusahaan telah tumbuh sebagai faktor penyatu dan penambah ke sensibilitas dan kewaspadaan budaya lokal nasional.

Bentuk Perusahaan di Amerika Serikat

sunting

Jenis Perusahaan

sunting

Inggris

sunting

Proses bentuk perusahaan di Inggris umumnya disebut pembentukan perusahaan. Inggris adalah salah satu lokasi tercepat untuk punya bentuk perusahaan, dengan proses elektronik sepenuhnya dan perputaran yang sangat cepat oleh Companies House.[2] Catatan yang dilakukan oleh Companies House saat ini hanya butuh lima menit untuk diproses dan mengeluarkan sertifikat pendirian untuk aplikasi elektronik. [https://en.m.wikipedia.org/wiki/Company

Jenis Perusahaan

sunting

Eropa

sunting
  • Di Jerman, Austria dan Swiss, GmbH ("Gesellschaft mit beschränkter Haftung", yang berarti "asosiasi bisnis perseroan terbatas"), serta AG ("Aktiengesellschaft", yang berarti "asosiasi bisnis dengan saham"), adalah entitas yang paling mirip kepada perusahaan-perusahaan di AS.
  • Di Inggris, dengan pengecualian perusahaan atau korporasi tanpa batas yang tidak memerlukan penunjukan sebagai bagian dari nama perusahaan hukumnya, gelar Ltd. (perusahaan terbatas) atau plc (perusahaan terbatas publik) digunakan untuk perusahaan.
  • Di Prancis, Swiss, Belgia, dan Luksemburg, istilah "SARL (Bahasa Prancis: société à responsibilité limitée, perusahaan dengan kewajiban terbatas)" atau SA (Bahasa Prancis: société anonyme, anonymous corporation) atau SAS (Bahasa Prancis: société par action simplifiée, simplified anonim, simplified anonim joint-stock corporation) digunakan.
  • Spanyol, Portugal, Rumania, dan Amerika Latin menggunakan gelar SA (kemitraan anonim) untuk perusahaan saham atau Esa (limitada atau tanggung jawab terbatas) untuk perusahaan terbatas. (Ltda dilambangkan sebagai SL di Spanyol, untuk "Sociedad Limitada", dan SRL di Argentina, untuk "Sociedad de Responsabilidad Limitada").
  • Di Polandia ada gelar a (singkatan dari Spółka Akcyjna, Polandia untuk kemitraan saham) untuk perusahaan saham atau Sp. z o.o. (Spółka z ograniczoną odpowiedzialnością, kemitraan dengan tanggung jawab terbatas) untuk perusahaan terbatas. Ada juga Spółka komandytowa (Sp. K.), kemitraan di mana setidaknya satu mitra bertanggung jawab penuh dan yang lain memiliki tanggung jawab terbatas, dan Spółka komandytowo-akcyjna (Sp. KA) - kemitraan di mana setidaknya satu mitra bertanggung jawab penuh dan yang lainnya adalah pemegang saham tidak bertanggung jawab.
  • Denmark dan Norwegia menggunakan gelar A / S untuk korporasi saham (Denmark: Aktieselskab, Norwegia: Aksjeselskap), sedangkan Swedia menggunakan AB yang serupa (Swedia: aktiebolag). Finlandia menggunakan Oy (Bahasa Finlandia: Osakeyhtiö), Oyj untuk perusahaan saham (Osakeyhtiö, julkinen) dan Ay (Avoin yhtiö) atau Ky (Kommandiittiyhtiö) untuk perusahaan swasta.
  • Italia menggunakan "Srl" atau "Società a Responsabilità Limitata" (perusahaan perseroan terbatas), dan "SpA" atau "Società Per Azioni" (perusahaan saham).
  • Slovakia dan Republik Ceko menggunakan s.r.o. (Bahasa Slovakia: spoločnosť s ručením obmedzeným, Czech: společnost s ručením omezeným yang berarti "bisnis dengan kewajiban terbatas") dan a.s. (Bahasa Slovakia: akciová spoločnosť, Bahasa Ceko: akciová společnost berarti "bisnis dengan saham").
  • Di Latvia, gelar korporasi yang paling umum digunakan adalah "S.I." (Bahasa Latvia: Sabiedrība ar Ierobežotu Atbildību) untuk "perseroan terbatas", atau "LLC", dan "A / S" (Bahasa Latvia: Akciju Sabiedrība) untuk "perusahaan saham gabungan", atau "JSC". Judul "S.I.A." dan "A / S" diletakkan di atas nama korporasi. Lithuania menggunakan "UAB" (Lituania: Uždaroji Akcinė Bendrovė) untuk "perseroan terbatas" dan "AB" (Lituania: Akcinė Bendrovė) untuk "perusahaan saham gabungan", dan, seperti di Latvia, mereka juga muncul di depan nama perusahaan.
  • Bulgaria, Serbia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Makedonia Utara, dan Slovenia menggunakan: "D.O.O." atau "Д.О.О." (dalam bahasa Kiril) (Bahasa Serbia dan Kroasia: Društvo di Ograničenom Odgovornošću / Друштво са Ограниченом Одговорношћу, Macedonian: Друштво со рада. Satu-satunya perbedaan adalah di Bulgaria, di mana terbalik: "ООД" (OOD) (Bulgaria: Дружество с ограничена отговорност, romanisasi: Drujestvo s ogranichena otgovornost). Ini juga dapat digunakan untuk Ltd. (UK)
  • Albania menggunakan "Sh.p.k" (Albania: Shoqëri me Përgjegjësi të Kufizuar) untuk "perseroan terbatas", "Sh.a." (Albania: Shoqëri Anonime), yang berarti "kemitraan anonim", untuk perusahaan saham. Berdasarkan undang-undang Albania, struktur bisnis yang mungkin adalah:
  • Kepemilikan tunggal (person fizik) - Bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh satu individu yang secara pribadi bertanggung jawab atas semua hutang dan kewajiban bisnis.
  • Perseroan terbatas (LLC) - Struktur hukum hibrid yang menyediakan fitur tanggung jawab terbatas dari suatu perusahaan dan efisiensi pajak dan fleksibilitas operasional kemitraan.
  • Korporasi - Badan hukum yang dimiliki oleh pemegang saham.
  • Nirlaba - Suatu organisasi yang terlibat dalam kegiatan kepentingan publik atau pribadi di mana menghasilkan keuntungan bukanlah misi utama. Beberapa nirlaba dibebaskan dari pajak federal.
  • Di Belanda, N.V (Naamloze Vennootschap) dan B.V (Besloten Vennootschap bertemu beperkte aansprakelijkheid) digunakan. Di Belgia, singkatan NV dan Bvba (atau BV, menghasilkan Kode Perusahaan dan Asosiasi Belgia baru) digunakan untuk jenis entitas yang serupa.

Asia

sunting
  • Di India, istilah Pvt Ltd digunakan untuk perusahaan yang bersifat pribadi, entitas yang mirip dengan LLC di Amerika Serikat. Ltd digunakan untuk perusahaan terbuka (saham perusahaan terbuka diperdagangkan di pasar saham) atau perusahaan publik, entitas yang mirip dengan perusahaan di AS.
  • China menggunakan WFOE (atau WOFE), untuk merujuk ke Perusahaan yang Dimiliki Sepenuhnya Asing (WFOE). Ini adalah bentuk badan usaha paling populer bagi investor asing yang ingin mendirikan perusahaan di Cina; itu adalah perseroan terbatas.
  • Malaysia menggunakan Sdn. Bhd. [8] (Bahasa Melayu: Sendirian Berhad), yang berarti "terbatas pribadi", yang setara dengan entitas berbadan hukum di AS.
  • Singapura menggunakan Pte. Ltd., yang berarti "terbatas pribadi", yang setara dengan entitas berbadan hukum di AS. [9]
  • Dubai menggunakan "LLC" untuk menunjukkan suatu perseroan terbatas. Perusahaan yang terdaftar menggunakan "PJSC" untuk menunjukkan perusahaan saham gabungan publik.
  • Di Turki, Ltd. Şti. (yang merupakan kependekan Şirketi Terbatas) adalah bentuk umum untuk menunjukkan perseroan terbatas.

Kanada

sunting

Di Kanada, proses penggabungan dapat dilakukan di tingkat federal atau provinsi. Perusahaan-perusahaan yang bergabung dengan pemerintah federal biasanya perlu mendaftar ekstra-provinsi di provinsi yang mereka pilih untuk melakukan bisnis. Demikian pula, sebuah perusahaan provinsi mungkin perlu mendaftar ekstra-provinsi jika mereka ingin memiliki kantor di luar provinsi asal mereka. Perusahaan Kanada yang tergabung secara umum dapat menggunakan Corp, Corporation, Inc., Incorporated, Incorporée, Limited, Limitée, Ltd., Ltée, Société par action de régime fédéral, dan S.A.R.F atas nama mereka, tetapi ini mungkin berbeda dari provinsi ke provinsi.

Kinerja operasional perusahaan

sunting

Kinerja operasional perusahaan merujuk pada kemampuan organisasi untuk memproduksi dan mengirimkan produk secara efisien kepada pelanggan, dengan kualitas yang baik, waktu tunggu yang rendah, serta tingkat keluhan dan cacat produk yang minimal. Kinerja ini juga mencakup penurunan tingkat inventori dan scrap, serta peningkatan pemanfaatan kapasitas dan fleksibilitas dalam proses produksi dan distribusi.[3] Kinerja operasional merupakan bagian dari kinerja organisasi secara keseluruhan, bersama dengan kinerja keuangan. Kinerja operasional berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi, seperti keunggulan kompetitif dan profitabilitas, namun bukan merupakan tujuan akhir melainkan alat untuk mencapainya.[4]

Beberapa indikator dapat digunakan untuk mengukur kinerja operasional perusahaan yang telah digunakan oleh para peneliti di bidang ini, meliputi:[3]

  1. Fleksibilitas (Flexibility): Praktik-praktik berkelanjutan memiliki hubungan positif dengan fleksibilitas operasional. Perusahaan yang menerapkan praktik berkelanjutan cenderung lebih lincah dalam merespons perubahan dan tantangan pasar. Indikator yang dapat digunakan adalah:
    • Kemampuan untuk merespons tantangan tanpa penundaan yang signifikan
    • Adaptabilitas dalam menghadapi tekanan
    • Kemampuan mengelola dan mengalokasikan sumber daya secara efektif
    • Konsistensi dalam kinerja meskipun menghadapi tekanan eksternal
  2. Pengiriman (Delivery): Praktik-praktik berkelanjutan berdampak positif pada kinerja pengiriman. Perusahaan yang menerapkan praktik berkelanjutan dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kepuasan pelanggan dalam proses pengiriman. Indikator yang dapat digunakan adalah:
    • Efisiensi operasional yang mengurangi keterlambatan pengiriman
    • Dampak praktik berkelanjutan terhadap pengurangan biaya pengiriman dan peningkatan produktivitas
    • Peningkatan kepuasan pelanggan terkait proses pengiriman
    • Produktivitas pengiriman yang lebih baik
  3. Kualitas (Quality): Praktik-praktik berkelanjutan memiliki hubungan positif dengan kualitas produk. Perusahaan dapat mempertahankan standar kualitas yang lebih tinggi dengan menerapkan praktik-praktik berkelanjutan di sepanjang rantai pasokan. Indikator yang dapat digunakan adalah:
    • Kemampuan menjaga keamanan produk selama transportasi dan penyimpanan
    • Preservasi nilai gizi produk
    • Menjaga kesegaran produk selama pengiriman
    • Pengurangan limbah di sepanjang rantai pasokan untuk meningkatkan ketahanan panganBiaya (Cost)
    • Pengurangan limbah pangan untuk menghemat biaya
    • Pendekatan komprehensif dalam manajemen biaya rantai pasokan
    • Pengurangan waktu pengiriman dan peningkatan efisiensi bahan bakar
    • Pengurangan biaya moneter dan dampak lingkungan secara bersamaan
  4. Biaya (Cost): Meskipun hubungannya lebih lemah dibandingkan dimensi lain, praktik-praktik berkelanjutan juga berdampak positif pada efisiensi biaya. Perusahaan dapat mengoptimalkan biaya melalui pengurangan limbah, efisiensi sumber daya, dan inovasi. Indikator yang dapat digunakan adalah:
    • Pengurangan limbah pangan untuk menghemat biaya (Praktik-praktik berkelanjutan dapat mengurangi limbah pangan, sehingga menghasilkan penghematan biaya bagi perusahaan)
    • Pendekatan komprehensif dalam manajemen biaya rantai pasokan (Perusahaan dapat mengelola biaya secara komprehensif dengan menerapkan praktik-praktik berkelanjutan di seluruh rantai pasokan)
    • Pengurangan waktu pengiriman dan peningkatan efisiensi bahan bakar (Praktik-praktik berkelanjutan dapat mengurangi waktu pengiriman dan meningkatkan efisiensi bahan bakar, sehingga menurunkan biaya terkait logistik)
    • Pengurangan biaya moneter dan dampak lingkungan secara bersamaan
    • Penerapan praktik-praktik berkelanjutan dapat memberikan manfaat ganda, yaitu mengurangi biaya moneter sekaligus dampak lingkungan perusahaan

Beberapa Indikator kinerja operasional dari sebuah tinjauan artikel (A literature systematic review) disebutkan sebagai berikut:[4]

  1. Kualitas Produk (Product Quality): Tingkat kesesuaian produk dengan spesifikasi dan kebutuhan pelanggan, dengan indikator:
    • Pengurangan Keluhan Pelanggan (Reduction in Customer Complaints), bahwa fokus pada pelanggan dapat mengurangi keluhan pelanggan dan meningkatkan kepuasan pelanggan
    • Pemenuhan Spesifikasi Pelanggan (Meeting Customer Specifications), bahwa manajemen proses dan pemasok dapat membantu menyediakan produk yang memenuhi spesifikasi pelanggan
    • Peningkatan Standar Produksi (Improved Production Standards), bahwa praktik manajemen kualitas dapat meningkatkan standar produksi
  2. Produktivitas (Productivity): Ukuran efisiensi dalam menghasilkan output dengan input yang dimiliki
    • Efisiensi dalam Menghasilkan Output (Efficiency in Producing Output), bahwa praktik manajemen kualitas dapat meningkatkan efisiensi dalam proses produksi
    • Rasio Input-Output (Input-Output Ratio). Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, produktivitas dapat diukur dengan rasio antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan
  3. Kepuasan Karyawan (Employee Satisfaction): Tingkat kepuasan dan motivasi karyawan dalam melakukan pekerjaan para karyawan
    • Tingkat Kepuasan Karyawan (Level of Employee Satisfaction), bahwa praktik manajemen kualitas dapat meningkatkan kepuasan karyawan
    • Motivasi Karyawan (Employee Motivation), bahwa praktik manajemen kualitas dapat meningkatkan motivasi karyawan dalam melakukan pekerjaan
  4. Pengurangan Biaya Kualitas (Reduction in Quality Costs): Penurunan biaya yang terkait dengan kualitas produk, seperti biaya pencegahan, penilaian, dan kegagalan
    • Biaya Pencegahan (Prevention Costs): Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat atau kegagalan produk
    • Biaya Penilaian (Appraisal Costs): Biaya yang dikeluarkan untuk mengevaluasi dan menilai kualitas produk.
    • Biaya Kegagalan (Failure Costs): Biaya yang dikeluarkan akibat adanya produk cacat atau tidak memenuhi spesifikasi, baik internal maupun eksternal

praktik manajemen kualitas juga dapat meningkatkan (1) Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction) dengan meningkatnya kualitas produk dan pengurangan keluhan pelanggan (2) Kepuasan Karyawan (Employee Satisfaction) melalui keterlibatan karyawan dan peningkatan kemampuan mereka.[4]

Lihat pula

sunting

Daftar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ https://money.kompas.com/read/2022/02/09/143852226/pengertian-dan-jenis-jenis-perusahaan-berdasarkan-bentuk-badan-usaha?page=all
  2. ^ "Companies House". Wikipedia (dalam bahasa Inggris). 2020-03-25.
  3. ^ a b Jabbour Al Maalouf, Nada; Elia, Jean; Boutros, Fawzi; Balouza, Mohammad; Sawaya, Chadia (2024-12-01). "Sustainable practices and their impact on the operations of fresh fruits and vegetables market in the cold chain". Cleaner Logistics and Supply Chain. 13: 100196. doi:10.1016/j.clscn.2024.100196. ISSN 2772-3909.
  4. ^ a b c García-Fernández, Maríano; Claver-Cortés, Enrique; Tarí, Juan José (2022-01-01). "Relationships between quality management, innovation and performance: A literature systematic review". European Research on Management and Business Economics. 28 (1): 100172. doi:10.1016/j.iedeen.2021.100172. ISSN 2444-8834.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Manajemen siklus produk

design (CAx) Manufacturing process management (MPM) Product Data Management (PDM) Note: While application software is not required for PLM processes,

Rekayasa perangkat lunak

in software engineering, programmes that are modelled on programmes in traditional engineering disciplines will help to increase both the quality and

Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi

Catalog Management Service Level Management Supplier Management Capacity Management Availability Management IT Service Continuity Management Information

Model V

waterfall. Model V menggambarkan hubungan dari aksi jaminan kualitas (quality assurance) ke aksi yang berhubungan dengan komunikasi, pemodelan, dan aktivitas

Perencanaan sumber daya perusahaan

General Logistics, Sales and Distribution, Materials Management, Logistics Execution, Quality Management, Plant Maintenance, Customer Service, Production

Manjaro Linux

graphical package manager, quality system installer and helpful welcome screen. Manjaro comes with lots of useful software and multimedia support. During

Personal software process

statistik PSP dan metode perencanaan. Personal Quality (PSP2) memperkenalkan manajemen cacat (defect management). Dengan data cacat dari PSP exercise, praktisi

Teknologi informasi

and VIPS in medical hospital wards: evaluating change in quantity and quality of nursing documentation by using the audit instrument Cat-ch-Ing" (PDF)