| Symplocarpus foetidus | |
|---|---|
| Kubis sigung di awal musim semi | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Monokotil |
| Ordo: | Alismatales |
| Famili: | Araceae |
| Genus: | Symplocarpus |
| Spesies: | S.ย foetidus
|
| Nama binomial | |
| Symplocarpus foetidus | |
| Sinonim[4] | |
| |
Symplocarpus foetidus atau yang lebih dikenal sebagai kubis sigung timur adalah tanaman rendah yang tumbuh di lahan basah serta lereng bukit yang lembap di wilayah timur Amerika Utara. Ketika daunnya diremas, tanaman ini mengeluarkan aroma khas yang menyerupai bau sigung. Nama genus Symplocarpus berasal dari kata bahasa Yunani, yaitu symploce (keterhubungan) dan carpos (buah), merujuk pada buah majemuk yang dihasilkannya.[5][6]
Linnaeus memberi nama foetidus, yang berarti โberbau tidak sedapโ dalam bahasa Latin. Tanaman ini memang mengeluarkan aroma kuat yang bagi sebagian orang dianggap tidak menyenangkan, meski ada juga yang menggambarkannya mirip โkubis segar dengan sedikit sentuhan saus mosterโ. Seiring pertumbuhan tanaman, intensitas aromanya semakin meningkat, kemungkinan terkait dengan semakin matangnya benang sari.[7][6]
Deskripsi
suntingTanaman ini tumbuh dari rimpang yang tebal, umumnya sepanjang sekitar 30 cm. Daunnya berukuran besar, dengan panjang 40โ55 cm dan lebar 30โ40 cm. Ketika mekar pada awal musim semi, hanya bagian bunga yang tampak muncul di atas permukaan lumpur. Setiap tahun, tanaman ini cenderung tertarik kembali ke dalam tanah seiring pertumbuhannya. Akarnya memiliki kerutan permanen akibat aktivitas kontraktil, terutama pada bagian atas atau ujung akar yang lebih tua, sehingga tampak seperti memiliki cincin yang tidak biasa. Seiring waktu, batangnya tertimbun semakin dalam sehingga tanaman menjadi sangat sulit untuk digali.[5][6]
Daun pelindungnya, yang tingginya sekitar 10โ15 cm dan hadir dalam berbagai warna, membungkus bunga tongkol sepanjang 5โ10 cm tempat bunga-bunga kecil berada. Daun pelindung yang lebih tua biasanya memperlihatkan warna lebih gelap dengan bercak ungu, sementara yang lebih muda cenderung berwarna hijau kekuningan. Berkat kemampuannya menghasilkan panas, daun pelindung ini bahkan dapat mencairkan es di sekitarnya. Bentuknya menyerupai tudung atau cangkang. Pola bercaknya mirip dengan kilau cahaya yang menembus pepohonan, sehingga membuatnya sulit dikenali di lantai hutan. Bunga kubis sigung timur memiliki organ jantan dan betina dalam satu struktur, sehingga tergolong bunga sempurna. Tanaman ini mengalami dikogami, yakni pemisahan waktu kematangan organ reproduksi untuk mencegah penyerbukan sendiri. Karena bunga bersifat protogini, bagian betina (putik) matang lebih dulu sebelum bagian jantan (benang sari). Bunga-bunganya sendiri tidak mencolok pada bunga tongkol, justru daun pelindung yang menjadi bagian paling terlihat. Ukuran perbungaan dan jumlah bunganya dapat bervariasi. Akibat pertumbuhan yang saling berhimpitan, bunga-bunganya tidak menunjukkan tiga bagian khas monokotil, melainkan empat bagian selubung bunga yang saling menumpuk sehingga tampak seperti kotak kecil. Di sisi berlawanan selubung bunga terdapat benang sari dengan kepala sari berkantong ganda yang membuka ke arah luar dan agak lentur. Struktur putik juga khas, yaitu memiliki tangkai berbentuk kubus, ovarium satu ruang, serta stigma dengan tiga lobus.[8][6][9]
Persebaran
suntingKubis sigung timur berasal dari wilayah timur Amerika Utara. Penyebarannya mencakup bagian timur Kanada, timur laut Amerika Serikat, serta mencapai Tennessee dan Carolina Utara di bagian tenggara, dan meluas hingga Minnesota di bagian barat. Di Kanada, tanaman ini ditemukan mulai dari wilayah barat Nova Scotia hingga tenggara Manitoba. Di Tennessee, spesies ini berstatus dilindungi karena dianggap terancam punah. Tanaman ini hidup di lingkungan yang lembap seperti rawa, hutan basah, dan sepanjang aliran sungai. Seperti anggota famili arum lainnya, kubis sigung timur tumbuh optimal di daerah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi.[10][11]
Referensi
sunting- ^ Maiz-Tome, L. (2016). "Symplocarpus foetidus" e.T64325342A67731102. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T64325342A67731102.en. ;
- ^ NatureServe. "Symplocarpus foetidus". NatureServe Explorer (dalam bahasa Inggris). Arlington, Virginia. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaIPNI:1149384-2 - ^ Kew World Checklist of Selected Plant Families
- ^ a b Stritch, Larry. "Eastern Skunk Cabbage (Symplocarpus foetidus (L.) Salisb. Ex W.P.C. Barton)". Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ a b c d Williams, Katherine A. (1919). "A Botanical Study of Skunk Cabbage, Symplocarpus Foetidus". Torreya. 19 (2): 21โ29. ISSNย 0096-3844. JSTORย 40595977.
Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
- ^ "Skunk Cabbage (Symplocarpus foetidus) - Ontario Wildflowers". ontariowildflowers.com. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ Knutson, Roger M. (1974-11-22). "Heat Production and Temperature Regulation in Eastern Skunk Cabbage". Science. 186 (4165): 746โ747. Bibcode:1974Sci...186..746K. doi:10.1126/science.186.4165.746. ISSNย 0036-8075. PMIDย 4417289. S2CIDย 34084663.
- ^ Kevan, P. G. (1989). "How honey bees forage for pollen at skunk cabbage, Symplocarpus fลtidus (Araceae)". Apidologie (dalam bahasa Prancis). 20 (6): 485โ490. doi:10.1051/apido:19890604. ISSNย 0044-8435.
- ^ "Herbs, Plants, and Healing Properties โ Page 4 โ Legends of America". www.legendsofamerica.com. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ Small, John A. (1959). "Skunk Cabbage, Symplocarpus foetidus". Bulletin of the Torrey Botanical Club. 86 (6): 413โ416. doi:10.2307/2482646. ISSNย 0040-9618. JSTORย 2482646.