Kecepatan
Karena terjadi perubahan arah saat mobil balap berbelok di lintasan melengkung, kecepatan mobil balap tersebut tidak konstan.
Simbol umumv, v
Satuan lainnyamph, ft/s
Dalam satuan pokok SIm/s
Dimensi SIL T−1

Kecepatan (bahasa Inggris: velocity) merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang dan waktu, dengan rumus kecepatan secara umum yaitu jarak dibagi waktu.[1] Kecepatan besaran vektor yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah. Besar dari vektor ini disebut dengan kelajuan dan dinyatakan dalam satuan meter per sekon (m/s atau ms−1).

Kecepatan biasa digunakan untuk merujuk pada kecepatan sesaat yang didefinisikan secara matematis sebagai:

di mana adalah kecepatan sesaat pada waktu dan adalah fungsi perpindahan terhadap waktu.

Selain kecepatan sesaat, dikenal juga besaran kecepatan rata-rata yang didefinisikan dalam rentang waktu yang tidak mendekati nol.

Kecepatan ditulis dalam bentuk vektor untuk dimensi dua dan ke atas, untuk kecepatan dalam dimensi 1, umumnya kecepatan hanya ditulis .

Penulisan vektor kecepatan:

untuk dimensi tiga.

Besar dari vektor kecepatan adalah kelajuan dan tidak seperti kecepatan, kelajuan tidak memiliki arah dan hanya memiliki besar tak negatif.

Perbedaan antara kelajuan dan kecepatan

sunting

Kelajuan diartikan sebagai besaran skalar dan kecepatan adalah vektor. Kelajuan ialah jarak yang ditempuh suatu benda yang dibagi dengan selang waktu atau waktu untuk menempuh jarak itu. sedangkan kecepatan ialah proses berpindahnya suatu benda dibagi selang waktu.[2]

Besaran kinematis pada partikel klasik: massa m, posisi r, kecepatan v, percepatan a.

Kelajuan, besaran skalar dari vektor kecepatan, hanya menunjukkan seberapa cepat suatu benda bergerak.[3][4]

Jenis-jenis

sunting

Kecepatan rata-rata

sunting

Kecepatan rata-rata merupakan perbandingan antara perpindahan yang terjadi pada sebuah benda dengan waktu yang diperlukan. Pada kecepatan rata-rata, bentuk lintasan dan cara bergerak dari benda tidak diperhitungkan. Data yang diperlukan dalam pengukuran kecepatan rata-rata adalah posisi awal, posisi akhir dan waktu tempuh.[5]

Kecepatan osilasi

sunting

Kecepatan osilasi adalah kecepatan yang mengukur berapa cepat perubahan simpangan titik-titik pada medium. Kecepatan osilasi mengukur berapa cepat gerakan naik dan turun simpangan pada gelombang transversal. Sedangkan untuk gelombang longitudinal, kecepatan osilasi mengukur berapa cepat getaran maju mundur titik-titik dalam medium.[6]

Kecepatan rambat gelombang

sunting

Kecepatan rambat gelombang adalah kecepatan yang mengukur berapa cepat pola osilasi berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Kecepatan rambat gelombang mengukur berapa cepat sebaran gelombang arah radial keluar meninggalkan titik jatuhnya batu yang dilakukan pada permukaan air.[7]

Satuan kecepatan

sunting

Beberapa satuan kecepatan lainnya adalah:

Perubahan kecepatan tiap satuan waktu dikenal sebagai percepatan atau akselerasi.

Contoh berbagai kecepatan

sunting

Berikut disampaikan kecepatan dari yang paling rendah ke tercepat:

  • Kecepatan siput = 0.001 ms−1; 0.0036 km/h; 0.0023 mph.
  • Jalan cepat = 1.667 ms−1; 6 km/h; 3.75 mph.
  • Olympic sprinters (rata-rata dalam 100 meter) = 10 ms−1; 36 km/h; 22.5 mph..
  • Batas kecepatan di jalan bebas hambatan Prancis = 36.111 ms−1; 130 km/h; 80 mph.
  • Kecepatan puncak pesawat Boeing 747-8 = 290.947 ms−1; 1047.41 km/h; 650.83 mph; (officially Mach 0.85)
  • Rekor kecepatan pesawat = 980.278 ms−1; 3,529 km/h; 2,188 mph.
  • Space shuttle pada saat masuk orbit bumi = 7,777.778 ms−1; 28,000 km/h; 17,500 mph.
  • Kecepatan suara di udara (Mach 1) adalah 340 ms−1, dan 1500 ms−1 di air

Referensi

sunting
  1. ^ Ponto, Hantje (2018). Dasar Teknik Listrik (PDF). Yogyakarta: DEEPUBLISH. ISBN 978-623-7022-93-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ Listiana, dkk. (2009). Ilmu Pengetahuan Alam 2 (PDF). Surabaya: Amanah Pustaka Surabaya. hlm. 11. ISBN 978-602-8542-06-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Rowland, Todd (2019). "Velocity Vector". Wolfram MathWorld. Diakses tanggal 2 Juni 2019.
  4. ^ Wilson, Edwin Bidwell (1901). Vector analysis: a text-book for the use of students of mathematics and physics, founded upon the lectures of J. Willard Gibbs. hlm. 125. Earliest occurrence of the speed/velocity terminology.
  5. ^ Abdullah, Mikrajuddin (2016). Fisika Dasar I (PDF). Bandung: Institut Teknologi Bandung. hlm. 105. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ^ Abdullah 2017, hlm. 552-553.
  7. ^ Abdullah 2017, hlm. 553.

Daftar pustaka

sunting

Abdullah, Mikrajuddin (2017). Fisika Dasar II (PDF). Bandung: Institut Teknologi Bandung. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Anatoli Timofeyewic Fomenko

USA, American Mathematical Society, 1991. A.T. Fomenko Tensor and Vector Analysis: Geometry, Mechanics and Physics. – Taylor and Francis, 1988. A.T.

Persamaan Broer—Kaup

Partial Differential Equations for Computational Science: With Maple and Vector Analysis Springer, 1998 ISBN 9780387983004 George Articolo Partial Differential

Josiah Willard Gibbs

salah satu mahasiswanya EB. Wilson, dalam sebuah buku yang berjudul Vector Analysis. John J. O'Connor and Edmund F. Robertson. Josiah Willard Gibbs di

Vektor Euklides

Esis/Erlangga. ISBN 979-734-504-1. (Indonesia) Vince, John (2007). Vector Analysis for Computer Graphics. London: Springer. hlm. 2. ISBN 978-1-84628-803-6

Jamur letong

"The cattle egret (Bubulcus ibis): colonizer of Old World origin and a vector of Psilocybe cubensis spores." Stain Blue Press, Spring, Texas (1996). http://www

Kuaternion

History of Vector Analysis: The Evolution of the Idea of a Vectorial System, University of Notre Dame Press. Surveys the major and minor vector systems of

Undergraduate Texts in Mathematics

Theodore W. (2001). Complex Analysis. doi:10.1007/978-0-387-21607-2. ISBN 978-0-387-95093-8. Jänich, Klaus (2001). Vector Analysis. doi:10.1007/978-1-4757-3478-2

Teorema Green

ISBN 978-0-521-86153-3. Spiegel, M. R.; Lipschutz, S.; Spellman, D. (2009). Vector Analysis. Schaum’s Outlines (Edisi 2nd). McGraw Hill. ISBN 978-0-07-161545-7