📑 Table of Contents

Cinta Tak Pernah Tepat Waktu adalah sebuah film Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film tersebut diadaptasi dari novel karya Puthut EA dengan judul yang sama. Film tersebut menampilkan Refal Hady, Nadya Arina, Carissa Perusset, Slamet Rahardjo, Meriam Bellina, dan Morgan Oey. Film tersebut dirilis pada 13 Februari 2025.[1]

Sinopsis

sunting

Daku Ramala (Refal Hady) adalah seorang penulis novel yang sedang naik daun. Di balik kesuksesannya, Daku menyimpan keresahan mendalam tentang makna cinta dan pernikahan. Ia bukan tipe yang mudah jatuh cinta, dan lebih suka mengamati hubungan manusia daripada menjalaninya sendiri.

Selama lima tahun, ia menjalin hubungan dengan Nadya (Nadya Arina), perempuan yang sabar dan penuh kasih. Namun, ketika Nadya mulai berbicara tentang masa depan dan pernikahan, Daku justru mundur. Ia merasa belum siap bukan karena tidak mencintai Nadya, melainkan karena takut mengambil keputusan yang salah pada waktu yang tidak tepat.

Kehidupan Daku berubah ketika ia bertemu dengan Anya (Carissa Perusset), seorang fotografer yang berjiwa bebas. Anya memperlihatkan padanya sisi lain dari cinta. pontan, jujur, tanpa rencana. Tapi justru hubungan inilah yang membuat Daku kembali mempertanyakan arti “tepat waktu” dalam hubungan manusia.

Di saat Daku mencoba memperbaiki hidupnya, hadir pula Sarah (Mira Filzah), seorang dokter asal Malaysia yang sedang bertugas di kota kecil Rembang. Sarah membawa ketenangan yang berbeda, membuat Daku berpikir bahwa mungkin, untuk pertama kalinya, cinta datang di saat yang benar.

Namun, waktu kembali mempermainkan Daku. Ia harus memilih antara masa lalu yang masih melekat, kesempatan baru yang menjanjikan, dan kenyataan bahwa tidak semua cinta bisa bertahan hanya karena rasa terkadang, kesiapan dan waktu justru yang menentukan.

Pemeran

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Sinopsis Film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, Perjalanan Mencari Jodoh Sejati". detiksulsel.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Danar Widianto

Hidayat, Dindin. "Profil Danar Widianto, Pelantun Lagu "Dulu", Pernah Menjadi Waiter Cafe Hingga Pengarang Lagu - Desk Jabar - Halaman 2". deskjabar.pikiran-rakyat

Steve Martin

dibintanginya adalah film pendek bermasa putar 7 menit, The Absent-Minded Waiter (1977). Aktor Buck Henry and aktris Teri Garr ikut membintangi film yang

Telegraf

Pesannya dibaca "Seorang penunggu yang sabar bukanlah pecundang" (A patient waiter is no loser) dan pada tanggal 24 Mei 1844, ia mengirim sebuah pesan “Apa

Politeknik Negeri Bandung

Division, Trinity College Robotic Competition Fire Fighting Home Robot and RoboWaiter Competition, di Hartford USA 2013: Juara I KRPAI Berkaki, Kontes Robot Pemadam

Chicago Outfit

pensiun pada tahun 1947, meninggal pada tahun 1951. 1947–1957: Paul "The Waiter" Ricca —ditunda pada tahun 1957, meninggal pada tahun 1972. 1957–1992: Tony

The Lighthouse (film 2019)

bintang dari lima, membandingkannya dengan The Odd Couple (1968) dan The Dumb Waiter (1957), dan memuji sinematografinya. Sebaliknya, Sandra Hall dari The Sydney

Bar (tempat)

memanjang. Ruangannya tertutup dan dilayani oleh bartender dan beberapa waiter. Sangat cocok untuk tamu yang ingin relax, mendengarkan musik sambil menikmati

Belmont Cameli

Tahun Judul Pemeran Rincian 2018 Empire Waiter Episode: "Love All, Trust a Few" 2020–2021 Saved by the Bell Jamie Spano 20 episodes 2023 Based on a True