Wee Wella
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Timur
KabupatenSumba Barat Daya
KecamatanKodi Utara
Kode Kemendagri53.18.08.2015 Suntingan nilai di Wikidata
Luas4,89 km²
Jumlah penduduk2.315 jiwa
Kepadatan473,41 jiwa/km²
Peta
PetaKoordinat: 9°25′51.89″S 119°8′29.11″E / 9.4310806°S 119.1414194°E / -9.4310806; 119.1414194

Wee Wella adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Geografi

sunting

Desa Wee Wella memiliki wilayah sebesar 4,89 km².[1] Wilayah ini berjarak 16 km dari pusat kecamatan dan 10 km dari ibukota kabupaten.[2]

Demografi

sunting

Menurut data tahun 2023, Desa Wee Wella memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.315 jiwa, terdiri dari 1.170 laki-laki dan 1.145 perempuan.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ "Kecamatan Kodi Utara Dalam Angka 2023". sumbabaratdayakab.bps.go.id. Diakses tanggal 3 September 2025.
  2. ^ a b "Kecamatan Kodi Utara Dalam Angka 2024". sumbabaratdayakab.bps.go.id. Diakses tanggal 3 September 2025.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nurhayati Subakat

suami. Selama lima tahun berikutnya, ia bekerja di perusahaan kosmetik Wella sebagai staf pengendalian mutu. Pada 1985, ia bersama sang suami memulai

Wuluhan, Jember

(2022-08-18). "Pantai Papuma: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka". KOMPAS. Wella Oky Candra Yuana (2015). "Pengembangan Objek Wisata Pantai Tanjung Papuma

Procter & Gamble

Indonesia, produksi Vicks dilakukan oleh Darya Varia mulai tahun 2003. Wella merek produk perawatan rambut (shampoo, kondisioner, styling, dan pewarna

Arca Joko Dolog

Sejarah Daerah Jawa Timur. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Rahmawati, Wella Princa (2017). "Arti Simbolis Arca Buddha Maha-Aksobhya (Prasasti 1289)

Daniel Surya

Daniel memulai perjalanan kariernya sebagai National Training Manager di Wella Indonesia. Sebagai Program Director Addison di Indonesia, Daniel memiliki

Anna Sui

membuat garis sepatu. Pada tahun 1999, Anna Sui meluncurkan parfum nya dengan Wella AG dan garis kosmetik dengan Albion. Pada tahun 2003, desainer meluncurkan

Soundless Wind Chime

bekerja sebagai pengantar barang sambil tinggal bersama bibinya yang pelacur (Wella Zhang). Dia dicopet oleh pencuri Swiss, Pascal (Bernhard Bulling) yang menjalin

Puteri Indonesia Riau

kembali pada kontes Miss Indonesia 2006, dan berhasil meraih posisi 5 Besar. Wella Mayangsari (2007), merupakan pemenang kontes Bujang Dara Provinsi Riau 2007