Milenium: Milenium ke-2 SMMilenium ke-1 SMMilenium ke-1
Abad: Abad ke-2 SMAbad ke-1 SMAbad ke-1
Dasawarsa: 120-an SM • 110-an SM • 100-an SM • 90-an SM • 80-an SM • 70-an SM • 60-an SM

Abad ke-1 SM adalah abad pada milenium ke-1 SM dalam kalender Gregorian.

Berikut adalah daftar tahun pada Abad ke-1 SM :

Dasawarsa ke 10: 0-an SM SMSMSMSMSMSMSMSMSM1
Dasawarsa ke 9: 10-an SM 19 SM18 SM17 SM16 SM15 SM14 SM13 SM12 SM11 SM10 SM
Dasawarsa ke 8: 20-an SM 29 SM28 SM27 SM26 SM25 SM24 SM23 SM22 SM21 SM20 SM
Dasawarsa ke 7: 30-an SM 39 SM38 SM37 SM36 SM35 SM34 SM33 SM32 SM31 SM30 SM
Dasawarsa ke-6: 40-an SM 49 SM48 SM47 SM46 SM45 SM44 SM43 SM42 SM41 SM40 SM
Dasawarsa ke-5: 50-an SM 59 SM58 SM57 SM56 SM55 SM54 SM53 SM52 SM51 SM50 SM
Dasawarsa ke-4: 60-an SM 69 SM68 SM67 SM66 SM65 SM64 SM63 SM62 SM61 SM60 SM
Dasawarsa ke-3: 70-an SM 79 SM78 SM77 SM76 SM75 SM74 SM73 SM72 SM71 SM70 SM
Dasawarsa ke-2: 80-an SM 89 SM88 SM87 SM86 SM85 SM84 SM83 SM82 SM81 SM80 SM
Dasawarsa ke-1: 90-an SM 99 SM98 SM97 SM96 SM95 SM94 SM93 SM92 SM91 SM90 SM

Peristiwa

sunting

98 SM

74 SM

Kelahiran

sunting

Kematian

sunting

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Abad ke-8 SM

Abad ke-8 SM adalah abad pada milenium ke-1 SM dalam kalender Gregorian. Berikut adalah daftar tahun pada Abad ke-8 SM : Abad ke-8 Sebelum Masehi merupakan

Milenium ke-5 SM

Milenium ke-5 SM melihat penyebaran pertanian dari Asia Barat di seluruh Eropa Selatan dan Tengah. Budaya perkotaan di Mesopotamia dan Anatolia berkembang

Marcus Junius Brutus

quaestor di bawah Pompey pada tahun 58 SM. Ia awalnya mendukung Pompey selama Perang Saudara Romawi (49–45 SM) antara Pompey dan Julius Caesar, tetapi

Yulius Kaisar

kedua 47 SM – Kampanye di Mesir; bertemu Kleopatra VII 46 SM – Mengalahkan Cato dan Metellus Scipio di Afrika Utara; jabatan konsul ketiga 45 SM – Mengalahkan

Kalender Julius

Julius sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru berbeda. Era sebelum tahun 45 SM, dinamakan "era bingung", karena Julius Caesar menyisipkan 90 hari ke dalam

Lorem ipsum

Malorum" (Tentang Ujung-Ujung Kebaikan dan Kejahatan), yang ditulis pada 45 SM. Teks tersebut kemudian diubah sedemikian rupa sehingga tidak memiliki makna

Adipati Hu dari Chen

setelah ayah iparnya Raja Wu dari Zhou mendirikan dinasti Zhou pada 1046/45 SM. Adipati Hu dianggap merupakan leluhur pendiri dari marga Chen, salah satu

Zhao Feiyan

Zhao Feiyan (Hanzi: 趙飛燕, 45 SM – 1 SM), secara resmi Ratu Xiaocheng (孝成皇后), merupakan seorang permaisuri pada masa Dinasti Han. Suaminya adalah Kaisar