Radiofrequency ablation
Intervensi
Ablasi jaringan dengan frekuensi radio
ICD-9-CM01.32, 04.2, 37.33, 37.34, 60.97
MeSHD017115

Ablasi frekuensi radio (bahasa Inggris: radiofrequency ablation, RFA, disebut juga sebagai fulgurasi)[1] adalah prosedur medis sebagai bagian dari sistem konduksi listrik jantung, tumor atau disfungsional lainnya pada jaringan yang merupakan proses ablasi menggunakan panas yang dihasilkan dari frekuensi menengah arus bolak-balik (dalam kisaran 350โ€“500ย kHz).[2]

Ablasi frekuensi radio memiliki jarum multipolar, sistem pemantau suhu, suhu maksimum dapat mencapai 125 derajat celcius, pada saat tindakan berlangsung selalu memantau target suhu, untuk menjamin keamanan dan hasil pengobatan yang baik. Proses pengobatan yaitu dibawah panduan DSA, CT, maupun USG, dilakukan tusukan dari kulit, kemudian jarum elektrode dimasukkan ke dalam kanker. Bagian depan jarum elektrode akan terbuka menjadi 10 jarum berbentuk seperti payung. Suhu panas radiofrequency ablation adalah menggunakan aliran listrik dengan frekuensi tinggi, sehingga sekitar jarum elektrode menghasilkan gesekan dan ion berkecepatan tinggi, pada saat suhu sudah mencapai 80-100 derajat, maka kanker akan terbakar dan sel kanker akan hancur, biasanya teknik tersebut disebut sebagai โ€œpembakaranโ€ tumor.

Referensi

sunting
  1. ^ "Fulguration: NCI Dictionary of Cancer Terms" (dalam bahasa Inggris). National Cancer Institute. 2011-02-02. Diakses tanggal 10 May 2018.
  2. ^ Courtney M. Townsend (2012). Sabiston textbook of surgeryย : the biological basis of modern surgical practice (Edisi 19th). Philadelphia, PA: Elsevier Saunders. hlm.ย 236. ISBNย 978-1-4377-1560-6.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hukum gerak Newton

valid for constant mass only. When the mass varies due to accretion or ablation, [an alternate equation explicitly accounting for the changing mass] should

Elektrokardiografi

Daniel; Mallard, Rachel; Berman, Adam (Oktober 2020). "Successful Catheter Ablation of Two Macro-reentrant Atrial Tachycardias in a Patient with Congenitally

Sindrom Kessler

Sindrom Kessler (juga disebut efek Kessler, collisional cascading, atau ablation cascade), dipaparkan oleh ilmuwan NASA Donald J. Kessler tahun 1978, adalah

Oksitetrasiklin

Borovicka B, Long PF, Hranueli D, Waterman PG, Hunter IS (November 2005). "Ablation of the otcC gene encoding a post-polyketide hydroxylase from the oxytetracyline

Karbon

"Structural analysis of a carbon foam formed by high pulse-rate laser ablation". Applied Physics A: Materials Science & Processing. 69 (7): S755 โ€“ S758

Pulau Aleksander

terbuka dan beberapa area bebas es dengan ukuran yang signifikan, termasuk Ablation Point Massif. Nunatak adalah puncak pegunungan dan perbukitan yang mengarah

Mirah darah

"Geologic provenience analysis of agate and carnelian beads using laser ablation-inductively coupled plasma-mass spectrometry (LA-ICP-MS): A case study

Intan

diamond and related nanomaterials formed by laser ablation in liquid". Dalam Yang G (ed.). Laser ablation in liquids: principles and applications in the