Lapisan abstraksi perangkat keras (Inggris: hardware abstraction layer disingkat HAL) adalah sebuah lapisan logis antara perangkat keras fisik dari sebuah komputer dan perangkat lunak yang berjalan di dalam komputer yang bersangkutan. Fungsi dari HAL adalah untuk menyembunyikan perbedaan-perbedaan di dalam perangkat keras dan maka dari itu menyediakan platform yang konsisten untuk menjalankan aplikasi di atasnya.

HAL dapat ditemui di dalam sistem operasi keluarga UNIX BSD, Linux, dan Windows NT. Selain pada sistem-sistem tersebut, contoh dari penerapan HAL yang baik adalah pada arsitektur IBM AS/400. Implementasi dari Licensed Internal Code (LIC) yang sukses sehingga perangkat lunak yang ditulis untuk pendahulu AS/400, S/38, dapat berjalan dengan sempurna tanpa harus dilakukan modifikasi pada AS/400. Padahal, AS/400 menggunakan tiga buah prosesor dengan jenis berbeda.

Sistem operasi yang memiliki HAL yang didefinisikan bersifat portabel terhadap perangkat keras yang berbeda-beda. Hal ini jelas merupakan salah satu hal yang penting, apalagi untuk sistem embedded yang berjalan di atas beberapa mikrokontroler berbeda-beda.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kernel (ilmu komputer)

dengan menyembunyikan semua sumber daya yang berada di bawah hardware abstraction layer atau di balik driver untuk hardware. Sebagai contoh, jika sistem operasi

Windows NT

perangkat keras. Lapisan perantara tersebut dinamakan dengan Hardware Abstraction Layer (HAL). Windows NT merupakan sistem operasi 32-bit murni, padahal aplikasi

Maemo

aplikasi. Untuk abstraksi perangkat keras, Maemo menyediakan Hardware Abstraction Layer (HAL) Kerangka kerja paket manajemen pada Maemo didapatkan dari distribusi

Manajemen siklus produk

excessive layers of lower-level abstraction and inefficient performance when the Top–down model has followed an abstraction path which does not efficiently