📑 Table of Contents

Adas / Jintan
Adas, dari Koehler
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Apiales
Famili: Apiaceae
Genus: Foeniculum
Spesies:
F.ย vulgare
Nama binomial
Foeniculum vulgare

Adas atau adas pedas (Foeniculum vulgare Miller, suku adas-adasan atau Apiaceae) telah lama dikenal sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Minyak adas yang dikandung biji tanaman ini merupakan salah satu komponen minyak telon.

Adas mengandung minyak atsiri, fanchom, anetol, fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, anis keton, kamfena, sineol, arginin, dianethol, sitosterol, dan stigmasterol.[1]

Tanaman ini dapat hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut, tetapi akan lebih baik jika tumbuh di dataran tinggi. Adas berasal dari daerah Laut Tengah timur (Italia ke timur hingga Suriah). Karena manfaatnya, adas banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, dan Jepang.

Tumbuhan herba ini memiliki bau yang harum dengan tinggi tanaman 50ย cm - 2 m, berwarna hijau terang, dan tegak. Daun-daunnya tumbuh hingga 40 sentimeter panjang, berbentuk pita, dengan segmen terakhir dalam bentuk rambut, kira-kira selebar 0,5mm. Bunga yang dihasilkan di ujung tangkai adalah bunga majemuk yang berdiameter 5 hingga 15ย cm. Setiap bagian umbel mempunyai 20-50 kuntum bunga kuning yang amat kecil pada pedikel-pedikel yang pendek. Buahnya adalah biji kering dengan panjang dari 4 hingga 9 milimeter, dan lebar separuh panjangnya, dan mempunyai alur. Bijinya yang dikeringkan disebut biji adas.

Adas menghasilkan minyak adas yang merupakan hasil sulingan serbuk buah adas yang sudah masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya digunakan dalam industri obat-obatan, Adas juga dipaka untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya, ada digunakan bersama dengan kulit batang pulosari, Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Kandungan Kimia

sunting

Adas mengandung minyak asiri berupa minyak adas (Oleum Foenuculi) 1- 6%, 50 -60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kendungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma khas dan berkhasiat karminatif. Agarnya mengantung bergapten. Akar dan biji mengantung stigmasterin (serposterin).

Daun adas menjadi sumber makanan larva beberapa spesies Lepidoptera, seperti ngengat Amphipyra tragopoginis dan Papilio zelicaon.

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Andari, Faiha (2015). Apotek Hidup Plus, Ramuan "Sehat" Pria dan Wanita. Genius Publisher. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)



๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Adas sowa

Adas sowa adalah jenis tumbuhan berbunga dan tumbuhan semusim dari famili Apiaceae. Adas sowa memiliki bunga berwarna kuning serta buah dengan bau yang

Adas laut

karang atau adas laut memiliki daun aromatik yang berdaging dan terbagi yang menurut Culpeper memiliki "rasa yang enak, panas, dan pedas" Batang, daun

Adas (disambiguasi)

definisi kata Adas menurut KBBI. Adas dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Adas atau adas pedas (Foeniculum vulgare), sumber minyak adas Adas manis (Pimpinella

Apiaceae

tumbuhan rempah-rempah bumbu dan obat, seperti seledri, wortel, adas pedas, adas manis (anis), adas sowa ("dill"), dan jintan. Daftar lengkap marga anggota dapat

Akar manis

Liquorice allsorts (permen licorice khas Inggris terbuat dari gula, kelapa, jeli adas manis, perasa buah, dan gelatin, tetapi hanya sebagian saja yang merupakan

Gulai balak

menggunakan rempah seperti kapulaga, cengkeh, pala bubuk, pekak, kayu manis, adas dan jintan. Gulai Balak di sini berasal dari bahasa Lampung, Balak yang berarti

Mala (bumbu)

Mala merupakan salah satu bumbu super pedas asal Tiongkok yang terbuat dari cabai dan merica sichuan, rata-rata sudah diproduksi dalam bentuk saus atau

Hidangan Aceh

seperti jahe, lada, ketumbar, jinten, cengkeh, kayu manis, kapulaga, dan adas. Beragam masakan Aceh dimasak dengan kari dan / atau santan yang umumnya