📑 Table of Contents
Aksara Jurchen
Jenis aksara
Logogram dan fonogram
BahasaBahasa Jurchen
PenciptaWanyan Xiyin
Periode
Abad ke-12
Arah penulisanKiri ke kanan
Aksara terkait
Silsilah
ISO 15924
ISO 15924Jurc, 510 Sunting ini di Wikidata, ​Jurchen
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (AFI). Untuk bantuan dalam membaca simbol AFI, lihat Bantuan:Pengucapan. Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan  , Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.
Salah satu prasasti Jurchen yakni Servan Khaalga (1196), pada sebuah batu di Mongolia

Aksara Jurchen (Jurchen: dʒu ʃə bitxə[1]) adalah sistem penulisan yang digunakan untuk menulis bahasa Jurchen, bahasa suku Jurchen yang mendirikan Kekaisaran Jin di Cina timur laut pada abad ke-12 dan 13. Aksara ini didasarkan dari aksara Khitan, yang didasarkan dari aksara Tionghoa.[2] Aksara Jurchen baru diuraikan sebagian.

Suku Jurchen merupakan nenek moyang suku Manchu dan menuturkan bahasa yang terkait dengan bahasa Manchu. Namun, aksara Manchu tidak didasarkan dari aksara Jurchen.

Menurut glosarium Sino-Jurchen, aksara Jurchen mengandung 720 karakter. Karakter-karakter tersebut merupakan campuran dari logogram, yang mewakili seluruh kata tanpa unsur fonetik, dan fonogram, yang mewakili suara.

Sejarah

sunting

Setelah suku Jurchen memberontak melawan Dinasti Liao yang dikuasai suku Khitan dan mendirikan Dinasti Jin pada tahun 1115, mereka menggunakan aksara Khitan untuk menulis.[3] Pada tahun 1119 atau 1120,[4] Atas perintah kaisar Wanyan Aguda, "kanselir" Dinasti Jin Wanyan Xiyin menciptakan aksara Jurchen.[3][5]

Aksara Jurchen tidak lagi banyak digunakan setelah Dinasti Jin dihancurkan oleh Mongol, tetapi aksara tersebut belum sepenuhnya dilupakan dan masih digunakan paling tidak dua kali pada masa Dinasti Ming, yaitu di tugu peringatan Yishiha di Tyr pada tahun 1413 dan di kamus Tionghoa-Jurchen yang dibuat oleh Biro Penerjemah Ming (四夷馆).[6]

Pada masa dinasti Yuan dan Ming bahasa Jurchen masih dituturkan di Manchuria, yang kemudian berkembang menjadi bahasa Manchu. Namun, bahasa Manchu pertama kali ditulis dalam aksara Mongolia (1601),[7] dan nantinya aksara Manchu kepada aksara Mongolia (1632),[7] yang tidak ada hubungannya dengan aksara Jurchen.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Jin Qicong (金启孮), Jurchen script Dictionary (女真文辞典), Relic Press (文物出版社), China, 1984, hal. 31
  2. ^ Jacques Gernet (1996). A history of Chinese civilization. Cambridge University Press. hlm. 34. ISBN 0-521-49781-7. Diakses tanggal June 7, 2011.
  3. ^ a b Kane (1989), hal. 3.
  4. ^ The date of the creation of the script (1119 or 1120) varies in different sources. Franke (1994) says that "[t]he Jurchens developed ... [the large script] ... in 1119". Kane (1989) (p. 3) quotes the Jin Shi, which states that "[i]n the eighth month of the third year of the tianfu period (1120), the composition of the new script was finished". The two dates can be reconciled as one may imagine that the work started in 1119 and was completed in August–September (the eighth month of the Chinese calendar) of 1120.
  5. ^ Franke (1994), hal. 31–34.
  6. ^ Kane (1989), hal. 90–91.
  7. ^ a b Kane (1989), hal. 99.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Aksara Sunda Baku

dilindungi. Aksara Sunda Baku (ᮃᮊ᮪ᮞᮛ  ᮞᮥᮔ᮪ᮓ  ᮘᮊᮥ) merupakan sistem penulisan tradisional yang digunakan untuk menuliskan bahasa Sunda kontemporer. Aksara ini

Prasasti Kuil Yongning

mani padme hum, dalam empat aksara berbeda di setiap sisinya, termasuk aksara Jurchen. Kemudian, prasasti kedua dengan aksara Tionghoa dibangun oleh Yishiha

Orang Jurchen

Jurchen (Bahasa Jurchen: jušen) adalah sebuah suku Tungusik yang berdiam di wilayah Manchuria (sekarang Cina bagian Utara) sampai abad ke-17, ketika mereka

Bahasa Jurchen

Halaman bahasa acak Bahasa Jurchen (Hanzi: 女真語; Pinyin: Nǚzhēn Yǔ) adalah bahasa Tungusik yang dituturkan oleh suku Jurchen di Manchuria, yang merupakan

Aksara Sunda Kuno

Aksara Sunda Kuno (bahasa Sunda: ᮃᮊ᮪ᮞᮛ ᮞᮥᮔ᮪ᮓ ᮘᮥᮠᮥᮔ᮪code: su is deprecated , translit. Aksara Sunda Buhun) merupakan aksara yang berkembang di wilayah barat

Aksara Lontara

Aksara Lontara, juga dikenal sebagai aksara Bugis, aksara Bugis-Makassar-Mandar, atau aksara Lontara Baru adalah salah satu aksara tradisional Indonesia

Aksara segel

Aksara segel (Hanzi: 篆書; Pinyin: zhuànshū) adalah sebuah gaya penulisan aksara Han yang umum sepanjang paruh kedua abad milenium pertama SEU. Aksara ini

Surat Batak

Sampulu Sia (kesembilan belas huruf), Si Sia-sia, atau Aksara Batak, adalah salah satu aksara tradisional Indonesia yang berkembang di wilayah masyarakat