Ali Soilih
ุนู„ูŠ ุตูˆูŠู„ุญ
Ilustrasi Ali Soilih
Presiden Komoro ke-3
Masa jabatan
3 Januari 1976ย โ€“ 13 Mei 1978
Wakil PresidenMohamed Hassan Ali[1]
Informasi pribadi
Lahir
Ali Soilih M'Tsashiwa

7 Januari 1937
Majunga, Madagaskar Prancis
Meninggal29 Mei 1978(1978-05-29) (umurย 41)
Moroni, Komoro
Sunting kotak info
Sunting kotak infoย โ€ข Lย โ€ข B
Bantuan penggunaan templat ini

Ali Soilih M'Tsashiwa (bahasa Arab: ุนู„ูŠ ุตูˆูŠู„ุญ lahir 7 Januari 1937ย โ€“ย 29 Mei 1978) adalah seorang tokoh revolusioner dan politik sosialis Komoro yang menjabat sebagai Presiden Komoro ketiga dari 3 Januari 1976 hingga 13 Mei 1978.

Biografi

sunting

Soilih lahir di Majunga, Madagaskar pada 7 Januari 1937.[2] Pada tahun 1967, Ali Soilih terpilih menjadi anggota Majelis Nasional.[2] Pada tahun 1970, ia terjun ke dunia politik sebagai pendukung Said Ibrahim, pemimpin Majelis Demokratis Rakyat Komoro (RDPC).[3] Ia kemudian diangkat sebagai menteri peralatan dan pariwisata.[2] Tak lama kemudian, ia mengembangkan ideologi yang bersikap bermusuhan terhadap Prancis sebagai bekas kekuatan kolonial. Gagasan-gagasannya bersifat sosialis, dan ia meninggalkan keyakinan Islamnya serta menjadi seorang ateis.[4]

Pada 3 Agustus 1975, kurang dari sebulan setelah Komoro merdeka dari Prancis, Soilih menggulingkan Presiden Said Mohamed Jaffar dan menjadi kepala dewan revolusioner yang mengambil alih pemerintahan Komoro. Soilih, yang para pendukungnya nyaris tidak bersenjata, menyewa tentara bayaran Prancis, Bob Denard, untuk menggulingkan Ahmed Abdallah. Ia secara resmi menjadi Presiden Dewan Revolusioner pada Januari 1976. Berdasarkan ketentuan konstitusi baru, ia memperoleh kekuasaan yang sangat luas dan menerapkan kebijakan ekonomi sosialis.[5] Pada tahun 1977, ia mengadakan referendum mengenai masa jabatannya, yang disetujui oleh 56,63% pemilih.[6]

Penggulingan dan pembunuhan

sunting

Pada 13 Mei 1978, Ali Soilih akhirnya digulingkan oleh pasukan yang terdiri dari 50 tentara bayaran, sebagian besar merupakan mantan pasukan terjun payung Prancis yang disewa oleh mantan pemimpin yang diasingkan, Ahmed Abdallah, dan dipimpin oleh Kolonel Prancis Bob Denard.[7] Abdallah kembali menjabat sebagai presiden, kebijakan-kebijakan Soilih dibatalkan, dan nama negara diubah menjadi "Republik Federal Islam Komoro".[8] Pada 29 Mei, Soilih ditembak mati; menurut keterangan resmi pemerintah, ia ditembak saat mencoba melarikan diri dari tahanan rumah.[9] Ia berusia 41 tahun ketika meninggal.

Referensi

sunting
  1. ^ "Chiefs of State and Cabinet members of foreign governments / National Foreign Assessment Center. Apr-Jun 1978". HathiTrust. hdl:2027/mdp.39015073049606.
  2. ^ a b c "Ali Soilihi". 8 August 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 8 August 2022.
  3. ^ "Comoros: The Break with France". Country Data. Retrieved May 23, 2013.
  4. ^ "Comoros & Mayotte". Statraveluk.lonelyplanet.com. Diarsipkan dari asli tanggal August 19, 2006. Diakses tanggal 11 May 2018.
  5. ^ The Europa World Year Book, V1 Taylor & Francis Group
  6. ^ Elections in the Comoros African Elections Database
  7. ^ Comoros - The Soilih Regime
  8. ^ Lehtinen, Terhi. "The Secessionist Crisis in the Comoros Islands" Diarsipkan 2011-07-23 di Wayback Machine.. Conflict Transformation Services. Retrieved May 23, 2013.
  9. ^ "Ex-Comoro Island Chief Reported Shot to Death While Trying to Escape". The New York Times. May 29, 1978. (perlu berlangganan)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Hubungan Komoro dengan Tiongkok

Rakyat Tiongkok dan Komoro. Hubungan tersebut dijalin oleh Presiden Komoro Ali Soilih pada 13 November 1975 dan dikatakan "bersahabat dan kooperatif". Comoros

Hubungan Komoro dengan Korea Utara

Januari 1976 oleh Ali Soilih, seorang sosialis Islam revolusioner dan anti-kolonialis yang mendirikan rezim sosialis di Komoro. Soilih, selain melaksanakan

Daftar Presiden Komoro

des Komoriens (United National Front of Comorians-Union of Comoros) anti-Soilih 1979 MLIC: Mouvement pour la Libรฉration des รŽles Comores (Comoro Liberation

Ikililou Dhoinine

jabatan 26 Mei 2011ย โ€“ 26 Mei 2016 Wakil Presiden Fouad Mohadji Mohamed Ali Soilih Nourdine Bourhane Pendahulu Ahmed Abdallah Mohamed Sambi Pengganti Azali

Daftar korban asasinasi

(1975), politikus Kenya Robert Ouko, (1990), Menteri luar negeri Kenya Ali Soilih, (1978), Presiden Komoro Ahmed Abdallah, (1989), Presiden Komoro Marien

Korupsi di Komoro

dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, mantan Wakil Presiden Mohamed Ali Soilihi dijatuhi hukuman 20 tahun, dan Bashar Kiwan dijatuhi hukuman 10 tahun

Tim nasional sepak bola Komoro

Madagaskar 1โ€“0. Pierre Jacky (1985) Ali Mbaรฉ Camara (2006โ€“2007) Manuel Amoros (2010) Mohamed Chamitรฉ (2010โ€“2011) Ali Mbaรฉ Camara (2011โ€“2013) Amir Abdou

Ahmed Abdallah

dibunuh oleh Abdallah Jaffar dalam kudeta yang dipimpin oleh saudara tiri Ali Soilih, Said Mohamed Djohar. Denard dibebaskan karena kurangnya bukti, setelah