📑 Table of Contents

Alkil adalah radikal univalen yang hanya mengandung atom karbon dan hidrogen yang disusun dalam satu rantai. Alkil membentuk rangkaian yang dapat disederhanakan dalam rumus CnH2n+1. Misalnya, metil, CH3· (diturunkan dari metana) dan butil C4H9· (diturunkan dari butana). Alkil, sehari-hari tidak ditemukan dalam rantai-rantai tersendiri tetapi tergabung dalam molekul bercabang yang lebih besar. Alkil akan menjadi sangat reaktif sebagai radikal bebas bila dalam bentuk radikal.

Struktur sebuah alkil mirip dengan alkana yang kehilangan satu atom hidrogennya. Berikut adalah contoh struktur dari metil, alkil paling sederhana:

Gugus isopropil
Gugus metil

Reaksi

sunting

Alkil yang tidak terikat akan menjadi radikal bebas dan hanya akan terbentuk pada reaksi pertengahan (reaksi intermedier). Sebagai radikal bebas, alkil akan dengan sangat cepat bereraksi dengan elektron lain yang tidak berpasangan.

Penamaan

sunting

Penamaan alkil serupa dengan penamaan pada alkana. Akhiran selalu dituliskan -il. Sedangkan untuk awalan akan bergantung pada berapa banyak atom karbon yang ada dalam molekul.

Jumlah karbon 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Awalan Met Et Prop But Pent Heks Hept Okt Non Dek Undek Dodek

Contohnya, tiga alkil pertama disebut metil, etil, propil.

Penamaan digunakan pada struktur berantai cabang, seperti 3-metil pentana:

Struktur 3-metil pentana terdiri atas dua bagian. Yang pertama, rantai lurus terpanjang yang tediri dari 5 atom karbon, yang disebut pentana (diwarnai dengan warna biru). Yang kedua, gugus alkil, dengan panjang 1 karbon, disebut metil (warna merah). Alkil tersebut terdapat pada atom ketiga dari rabtai pentana, maka itu disebut 3-metil pentana.

Jika terdapat lebih dari satu gugus alkil yang berikatan pada rantai, maka digunakan awalan (seperti di, tri, tetra, dan lainnya).

Senyawa di atas disebut 2,3,3-trimetil pentana. Nomor di depan menandakan posisi dari tiga gugus metil dari rantai utama pentana.

Bila terdapat gugus alkil yang tidak sejenis, misalnya etil dan metil, maka urutan penamaannya dilakukan ecara alfabetis. Misalnya, 3-etil-2,3-dimetil pentana.

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Eter

suatu senyawa organik yang mengandung gugus R—O—R', dengan R dapat berupa alkil maupun aril. Contoh senyawa eter yang paling umum adalah pelarut dan anestetik

Senyawa diazonium

gugus fungsional R−N+2X− di mana R merupakan semua gugus organik, seperti alkil atau aril, dan X adalah suatu anion anorganik atau organik, seperti halogen

Hidrosililasi

substratnya adalah senyawa organik tak jenuh. Alkena dan alkuna menghasilkan alkil dan vinilsilan; aldehida dan keton menghasilkan silil eter. Hidrosililasi

Amil nitrit

nitrit. Gugus alkil (amil dalam kasus ini) tidak reaktif serta sifat kimia dan biologinya terutama disebabkan oleh gugus nitrit. Seperti alkil nitrit lainnya

Haloalkana

Haloalkana (disebut pula sebagai halogenoalkana atau alkil halida) merupakan suatu kelompok senyawa kimia yang berasal dari alkana yang mengandung satu

Alkohol

substansi tersebut. Pada konteks lainnya, alkohol biasanya disebut dengan gugus alkil ditambah dengan kata "alkohol", misalnya metil alkohol, etil alkohol. Propil

Klorfenamin

biasanya dipasarkan dalam bentuk klorfeniramin maleat, adalah generasi pertama alkil amina antihistamin yang digunakan pada pencegahan gejala kondisi alergi

Reaksi haloform

(asetaldehida) atau metil keton (RCOCH3, dengan R dapat berupa atom hidrogen, gugus alkil atau aril), dalam kehadiran basa yang menghasilkan haloform (CHX3, dengan