Anglo berornamen hias dari zaman Majapahit

Anglo (bahasa Inggris: brazier) adalah tungku dengan fungsi seperti kompor yang terbuat dari terakota. Berbeda dari kompor, anglo tidak memiliki ruang pemanas tertutup, sehingga api pembakar terbuka langsung dari bahan bakarnya.

Prinsip pemakaian anglo sama seperti tungku batu sederhana, hanya saja dibuat ruang di bagian bawah untuk menampung abu sisa pembakaran bahan bakar padat, seperti arang atau batu bara. Di bagian atas anglo diberi tonjolan untuk meletakkan periuk, dandang, atau panci. Anglo dapat difungsikan pula sebagai alat pembakar dengan di bagian atasnya diletakkan tumang tungku.

Tungku anglo telah dikenal sejak lama di Nusantara. Kerajaan Majapahit, yang terkenal dengan penguasaan teknologi terakota yang tinggi, memiliki peninggalan berupa anglo yang berhias ukiran.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Anglo-Sakson

Anglo-Sakson, yang dalam beberapa konteks hanya disebut Saxon atau Inggris, merupakan kelompok budaya yang berbicara dalam Bahasa Inggris Kuno dan mendiami

Inggris Anglo-Saksen

Inggris Anglo-Saxon adalah Inggris pada awal abad pertengahan, yang berdiri dari abad ke-5 sampai ke-11 dari akhir Britania Romawi sampai penaklukan Norman

Bahasa Inggris

bahasa-bahasa Anglik lainnya; keseluruhan bahasa ini tergabung dalam subkelompok Anglo-Frisia. Ragam tutur Jerman Hulu/Saksen Hulu juga berkerabat dekat dengan

SMP Kristen Nasional Anglo

(SMP) Kristen Nasional Anglo atau Sekolah Kristen Nasional Anglo (Tidak untuk di bingungkan dengan SMA Kristen Nasional Anglo, Bekasi) adalah sekolah

Bahasa Anglo-Norman

antarmuka Halaman bahasa acak Bahasa Anglo-Norman (bahasa Norman: Anglo-Normaundcode: nrf is deprecated ; bahasa Prancis: Anglo-normandcode: fr is deprecated

Anglo-Norman

Anglo-Norman (bahasa Norman: Anglo-Normaundscode: nrf is deprecated , bahasa Inggris Kuno: Engel-Norðmandiscacode: ang is deprecated ) merupakan kelas

Krisis Abadan

sampai 1954, setelah Iran menasionalisasi aset-aset Iran yang dipegang Anglo-Iranian Oil Company (AIOC) dan mengusir perusahaan-perusahaan Barat dari

Model Anglo-Saxon

Model Anglo-Saxon (disebut demikian karena dipraktikkan di negara-negara Anglosfer seperti Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru, Australia