Musannif
Lahir(1939-03-23)23 Maret 1939
Perlanaan, Bandar, Simalungun
Meninggal25 Agustus 2021(2021-08-25) (umur 82)
Medan, Indonesia
Nama lainH. Anif
KewarganegaraanIndonesia
PekerjaanPengusaha
Suami/istriHj. Syarifah Rahmah
AnakZainurah
Masturah
Chairunishah
Kahfilwara
Musa Ichwanshah
Dewi Pertiwi
Sri Rezeki
Musa Rajekshah
Musa Idishah
Windi Wulandari
Orang tuaH. Gulrang Shah (ayah)
Hj. Syarifah (ibu)

H. Musannif atau yang lebih dikenal H. Anif, (23 Maret 1939 – 25 Agustus 2021)[1] adalah pengusaha Indonesia. Ia merupakan pemilik Group Anugerah Langkat Makmur (ALAM) yang mencakup bisnis perkebunan dan pabrik kelapa sawit, properti, kompos, SPBU, sarang burung walet.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Fadhil, Haris. "Haji Anif, Ayah Wagub Sumut Meninggal Dunia". detiknews. Diakses tanggal 2021-08-26.
  2. ^ Liputan6.com (2021-08-25). "Tokoh Masyarakat Sumut, Haji Anif Ayah Wagub Musa Rajekshah Meninggal Dunia". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-08-26. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Anwar Anif

Anwar Anif adalah seorang gitaris dan vokalis asal Indonesia. Ia adalah salah satu anggota awal serta merupakan pemimpin pertama dari grup musik Orkes

9 Haji

(Batu Gunung Mulia) Haji Leman /Abdussamad Sulaiman HB (Hasnur Group) Haji Anif /Musannif (Anugerah Langkat Makmur) Hadji Kalla /Jusuf Kalla (Kalla Group)

Universitas Muhammadiyah Surakarta

manajemen keuangan. Selanjutnya estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Dr. Sofyan Anif, M.Si. yang dikukuhkan sebagai Rektor UMS pada tanggal 22 April 2017 untuk

Baoji Tiongkok Masters 2026

Hongyi / Huang Kexin 06.   Lu Ming-che / Chou Yun-an (babak kedua) 07.   Datu Anif Isaac Datu Asrah / Clarissa San (babak kedua) 08.   Beh Chun Meng / Karen

Produksi Film Negara

yang dikuasai oleh pemerintah Hindia Belanda, termasuk ANIF. Dengan menggunakan aset-aset ANIF, pada tahun 1943, Tentara Kekaisaran Jepang mendirikan

Musa Rajekshah

Musa Rajekshah anak kedelapan dari sembilan bersaudara dari pasangan H. Anif dan Hj. Syarifah Rahmah. Ijeck merupakan seorang pengusaha yang cukup sukses

Perfilman Indonesia

Balink tidak menyerah dan kembali membuat perusahaan film ANIF (Gedung perusahaan film ANIF kini menjadi gedung PFN, terletak di kawasan Jatinegara) dengan

Terang Boelan

atau ANIF) di Batavia (sekarang Jakarta). Meskipun pembentukan baru ini difokuskan terutama pada warta berita dan dokumenter, pada 1 Januari 1937 ANIF mengumumkan