Antony Garrard Newton Flew
Lahir(1923-02-11)11 Februari 1923
Meninggal8 April 2010(2010-04-08) (umur 87)
EraFilsafat abad ke-20
KawasanFilsafat Barat
AliranAnalitis
Minat utama
Filsafat agama
Gagasan penting
No True Scotsman
Antony Flew

Antony Garrard Newton Flew (11 Februari 1923 – 8 April 2010)[1][2] adalah seorang filsuf Britania Raya. Ia terkenal akan karyanya mengenai filsafat agama.

Flew sebelumnya adalah seorang ateis, tetapi pada masa tuanya ia berubah menganut kepercayaan deisme. Ia mengajar di Universitas Oxford, Aberdeen, Keele, Reading dan York.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gary Habermas

sering muncul pada siaran televisi. Pad tahun 1985, Dr. Gary Habermas dan Antony Flew berdebat mengenai pertanyaan sekitar Kebangkitan Yesus sebagai suatu

Ateisme

benar-benar berada di lubang perlindungan perang." Para filsuf seperti Antony Flew, Michael Martin, dan William L. Rowe membedakan antara ateisme kuat (positif)

Agnostisisme

Introduction. Oxford: Oxford University Press. hlm. 63. ISBN 978-0-19-929551-7. Antony, Flew. "Agnosticism". Encyclopædia Britannica. Diakses tanggal December 15

An Essay on the Principle of Population

1st edition) with A Summary View (1830), and Introduction by Professor Antony Flew. Penguin Classics. ISBN 0-14-043206-X. Malthus, An Essay On The Principle

Margaret MacDonald

MacDonald (1951). The Philosopher's Use of Analogy. In Gilbert Ryle & Antony Flew (eds.), Logic and Language (First Series): Essays. Blackwell. Margaret

Why I Am Not a Muslim (buku)

"Why I Am Not a Muslim". Weekly Standard. Diakses tanggal Aug 24, 2014. Antony Flew. "Turning Away From Mecca". The Salisbury Review (Spring 1996).

Kematian tahun 2010

Hashim Bekim Fehmiu Fernando Iório Rodrigues Leo Ferrari Johan Ferrier Antony Flew Philippa Foot Dorothy Ford John Forsythe Rina Franchetti Raymond Franz

Masalah bahasa keagamaan

mengingat ia begitu menekankan signifikansi mistisisme. Filsuf Inggris Antony Flew mengajukan tantangan serupa yang bersandar pada prinsip bahwa sejauh