PT Karyamegah Adijaya
Aora
Jenis perusahaan
Anak perusahaan
IndustriTelevisi satelit berlangganan
Didirikan8 Agustus 2008
Ditutup23 Maret 2015
Kantor pusat
Situs webwww.aora.tv (Diarsipkan dari Internet Archive.)

aora adalah penyedia layanan televisi satelit berlangganan yang pernah ada di Indonesia.

Sejarah

sunting

aora diluncurkan pada tanggal 8 Agustus 2008 di Jakarta. Produk pertama yang ditawarkan adalah paket perdana terbatas Olimpiade Beijing 2008, yang terdiri dari 10 kanal, 3 lokal dan 7 internasional. 4 kanalnya dikhususkan untuk siaran-siaran Olimpiade non-stop.

Paket yang ditawarkan setelah aora berhasil memperoleh hak siar Liga Utama Inggris di Indonesia untuk musim 2008-2009 yang semula dimiliki oleh Astro Nusantara adalah Paket Liga Inggris.[1] Pecahnya kerjasama Astro All Asia Networks plc dan PT First Media Tbk (bagian dari Lippo Group) dalam PT Direct Vision, operator Astro Nusantara, dimanfaatkan oleh aora untuk mendapatkan lisensi penyelenggaraan siaran Liga Inggris di Indonesia.

Pada 16 April 2009, aora mengganti 5 saluran lama dengan saluran-saluran baru seperti Star Movies, Star World, Eurosport, National Geographic Adventure, dan National Geographic Wild. aora juga melakukan penomoran saluran baru dengan 3 digit. aora juga mengungkapkan rencananya untuk melakukan penambahan saluran-saluran lain yang akan diusahakan sebelum tahun 2009 berakhir.

Sejak 15 Agustus 2009, aora tidak lagi menayangkan saluran ESPN dan Star Sports seiring dengan berakhirnya hak siar Liga Utama Inggris yang musim sebelumnya menjadi jualan utama mereka. Goal TV 1 dan Goal TV 2 menjadi saluran penggantinya. Bersamaan dengan penggantian kedua saluran tersebut, aora juga menambahkan 12 saluran baru dan 1 saluran preview ke dalam daftar salurannya.

Pada awal tahun 2010, masa depan aora sempat dalam keraguan usai dirumahkannya sekitar 90% karyawannya dan banyaknya pelanggan yang menghentikan langganannya usai kehilangan hak siar Liga Inggris di Agustus 2009. Namun, hal ini kemudian dibantah oleh managing director aora, Guntur S. Siboro. Ia lantas menambahkan aora sedang merestrukturisasi perusahaannya dan akan memperbaiki serta menambah konten-kontennya sebelum tahun 2010 berakhir.[2] Janji tersebut kemudian terwujud dengan tampilan baru situs aora pada akhir tahun 2010, dan mereka juga menawarkan dua paket baru untuk pelanggan yaitu "Paket Asyik" dan "Paket Cihuy".

Di awal 2011 aora kembali menambahkan dua paket baru dalam promosi langganan mereka yaitu "Paket Siip" dan "Paket Mantap". Selanjutnya aora juga menghadirkan saluran televisi resolusi tinggi (HDTV) mulai tanggal 1 November melalui "Paket HD", yang bisa pelanggan dapatkan dengan cara menyewa dekoder khusus HD atau berlangganan "Paket Marvel HD" yang berisi 67 saluran standar dan enam saluran HD. aora juga menghadirkan kembali saluran ESPN dan Star Sports dalam paket terpisah yaitu "Paket Olahraga". Empat saluran HBO yang sebelumnya hanya terdapat di "Paket Mantap" kini juga bisa pelanggan nikmati di paket terpisah yang diberi nama "Paket HBO".

Pangsa pasar aora saat ini tidak hanya mencakup kalangan menengah ke atas saja. Dengan tarif iuran yang relatif terjangkau dimulai dari 59.000 rupiah, aora saat ini sedang berupaya menggaet pangsa pasar kelas menengah ke bawah yang sangat ingin mencicipi tayangan-tayangan berkualitas. aora juga telah melebarkan sayapnya ke seluruh pelosok Indonesia melalui pembukaan kantor-kantor cabang di setiap ibu kota provinsi.[3]

aora kembali berhenti siaran pada tanggal 23 Maret 2015, melalui surel yang diterima pelanggan aora dan sebuah postingan di halaman Facebook resmi aora yang mengucapkan terima kasih kepada pelanggannya. Dalam beberapa bulan menjelang penutupan, pelanggan aora mulai kesulitan menghubungi layanan konsumen, sementara aora secara bertahap menghentikan penyiaran beberapa saluran.

Identitas

sunting
Logo Aora TV yang pertama (2008-2011)

Pada tahun 2010 aora meluncurkan logo baru dengan Huruf "O" pada logo aora hanya saja warna yang berbeda di mana warna tersebut berdasarkan warna lambang, yakni biru tua, biru muda, kuning tua, kuning biasa, jingga, merah magenta dan violet dengan tulisan "aora".

Referensi

sunting
  1. ^ Liga Inggris resmi di aora TV Diarsipkan 2008-08-19 di Wayback Machine., detiksport, 18 Agustus 2008
  2. ^ TV digital bakal tekan pangsa pasar TV satelit Diarsipkan 2011-01-02 di Wayback Machine. - Bisnis Indonesia, diakses: 2 Januari 2011
  3. ^ "Asyiknya aora bisa dinikmati di seluruh pelosok nusantara". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-30. Diakses tanggal 2011-11-11.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar stasiun televisi di Jakarta

2012). "Aora TV Satelit Luncurkan Saluran Aora 9 Untuk Mendukung Kreasi Lokal". Jagat Review. Diakses tanggal 23 April 2025. "Lyngsat - Aora TV Satelit

K-Vision

PT Digital Vision Nusantara, beroperasi dengan merek dagang K-Vision, merupakan penyedia layanan televisi satelit berlangganan yang diresmikan pada 18

BTV (Indonesia)

seiring kerja sama dapat disaksikan di televisi berlangganan lain seperti Aora dan TelkomVision. Dalam beberapa waktu, siaran BeritaSatu juga sempat direlai

Saluran Musik Indonesia

oleh Aora TV bekerjasama dengan PT Tiga Citra Sinema, dan mulanya hanya bisa disaksikan oleh pemirsa yang berlangganan Aora TV. Selain di Aora TV, saluran

Televisi berlangganan

Tivi Digital (Centrin TV, tutup 28 Februari 2013) PT Karyamegah Adijaya (aora, tutup 2015) PT Digital Media Asia (viva+, tutup 31 Desember 2016) PT Mega

Saluran Film Indonesia

ini dimiliki oleh Aora TV bekerjasama dengan PT Tiga Citra Sinema, dan mulanya hanya bisa disaksikan oleh pemirsa yang berlangganan Aora TV di Indonesia

HBO

HD, dan HBO Signature HD diluncurkan di First Media HBO HD diluncurkan di AORA TV dan beberapa tahun kemudian diikuti berbagai TV berbayar lainnya di Indonesia

Lenong Rumpi

televisi film melalui televisi berlangganan oleh Saluran Film Indonesia di Aora. Selanjutnya, ditayangkan lagi oleh Flik melalui IndiHome TV. Lenong Rumpi