Aptostichus ramirezae adalah spesies laba-laba baru yang ditemukan di padang pasir pantai California, spesies ini merupakan kerabat dari laba- laba Aptostichus simus yang tersebar dari Monterey hingga Baja California. Penelitian menunjukan bahwa populasi ini sebelumnya dianggap sebagai satu spesies tunggal yang ternyata terdiri dari dua spesies yang berbeda secara genetik "crytic species", dan merupakan spesies laba-laba pintu perangkap (trapdoor spider) hanya muncul tiba-tiba ketika menyerang mangsa yang melintas di permukaan. laba-laba liang ini masuk dalam kelompok arakhnida kecil bersifat soliter (penyendiri) yang berkerabat dengan tarantula dan dijuluki "Vampire" [1] Penemuan laba-laba Aptostichus ramirezae ini resmi diumumkan pada 2 November 2025 oleh University of California, Davis (UC Davis).[2]

Cara hidup dan Habitat

sunting

Laba-laba Aptostichus ramirezae betina hidup dengan cara yang khas yakni tinggal sepanjang hidupnya dalam liang bawah tanah yang dilapisi sutera (silk-lined burrow) denga pintu tersamar yang terbuka untuk berburu ketika ada getaran dari mangsa, laba-laba ini hidup menetap di satu liang sepanjang hidupnya yang membuat populasi mereka terbatas dan rentan. Ukuran laba-laba Aptostichus ramirezae kira-kira sebesar satu koin kuartal (quarter) AS, dengan bentuk kecil, cokelat dan cukup gemuk. Habitat laba-laba ini juga terbatas pada bukit pasir pantai dan daerah pesisir "coastral sand dunes". Aptostichus ramirezae hidup tersembunyi tepat dibawah pasir pantai yang merupakan lingkungan yang rentan terhadap pembangunan, erosi, kebakaran hutan dan ancaman naiknya permukaan laut. Awalnya Aptostichus ramirezae dianggap spesies tunggal dari Moss Landing (Monterey) yang lingkup habitat sebarannya hingga Baja California, Meksiko.[3]

Penamaan dan status konservasi

sunting

Penamaan "ramirezae" didasarkan penghormatan ata Martina Giselle Ramirez, seorang arachnologist yang memperjuangkan representasi perempuan dan kelompok terpinggirkan dalam bidang STEM (science, technology, engineering, mathematics) yang juga merupakan Dekan Fakultas Sanis di California State University. penemuan ini penting secara konservasi karena dengan mengetahui bahwa ada dua spesies berbeda maka para peneliti dapat mengidentifikasi populasi manakah yang paling rentan membutuhkan perlindungan. khususnya laba-laba Aptostichus sinus yang habitatnya kini hanya benar-benar ditemukan di San Diego.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ a b Quinton, Amy M. (2025-10-29). "New Species of Spider Discovered, Just in Time for Halloween". UC Davis (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-07.
  2. ^ Bassi, Margherita (2025-10-31). "Beware, beachgoers: New spider discovered in California's sand dunes". Popular Science (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-07.
  3. ^ "A "scary" new spider species found beneath California's beaches". ScienceDaily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-07.