Negara-negara Uni Maghreb

Maghreb (bahasa Arab: ุงู„ู…ุบุฑุจ ุงู„ุนุฑุจูŠ, translit.ย al-maghrib al arabi, bahasa Berber: [Tamazgha] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) merujuk pada lima negara di Afrika Utara. Maghreb merupakan istilah dalam bahasa Arab, yang berarti "tempat matahari terbenam" atau "barat" (dari perspektif Arab). Istilah ini kini merujuk pada Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mauritania, dan wilayah sengketa Sahara Barat. Sebelum pendirian negara-negara modern di wilayah ini pada abad ke-20, istilah "Maghreb" merujuk pada wilayah yang lebih kecil antara pegunungan Atlas di selatan dengan laut Tengah di utara, sehingga tidak meliputi sebagian besar Libya dan Mauritania. Kadang-kadang, setelah Islam masuk ke wilayah ini, istilah ini juga meliputi wilayah Al-Andalus, Sisilia, dan Malta.

Wilayah ini disatukan sebagai entitas politik yang independen oleh kerajaan Numidia, dan nantinya oleh penaklukan Islam (awal abad ke-8). Unifikasi terpanjang dilakukan pada masa Murabitun dan Muwahidun antara 1040 hingga 1269.

Pada tahun 1989, Uni Maghreb didirikan untuk kerja sama dan integrasi ekonomi wilayah ini. Uni ini divisikan oleh Muammar al-Gaddafi sebagai negara Arab, tanpa memperhatikan identitas Berber pada penduduk Afrika Utara. Uni Maghreb meliputi Sahara Barat di bawah keanggotaan Maroko,[1] sehingga mengakhiri perang dingin panjang antara Maroko dengan Aljazair. Akan tetapi, perkembangan ini tidak berlangsung lama. Uni ini kini beku. Ketegangan mengenai status wilayah Sahara Barat antara Aljazair dan Maroko muncul kembali, ditambah dengan isu perbatasan yang belum selesai antara kedua negara. Dua konflik utama ini telah menghalami perkembangan tujuan uni.[2]

Pergerakan Berber di Afrika Utara tidak suka dengan istilah "Maghreb", karena istilah ini berasal dari bahasa Arab dan dituduh merupakan hasil dari ambisi ekspansionis Arab. Istilah alternatif orang-orang Berber untuk "Maghreb" adalah Tamazgha,[3] yang terus dipopulerkan oleh aktivis-aktivis Berber.

Wilayah

sunting

Wilayah modern

sunting

Wilayah pada abad pertengahan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "L'Union du Maghreb arabe". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-20. Diakses tanggal 2010-05-17.
  2. ^ "Maghreb". The Columbia Encyclopedia, Sixth Edition. 2001-05. Diakses tanggal 2007-07-11.
  3. ^ "Tamazgha, North African Berbers". Diakses tanggal 2010-02-09.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Qaf Maghrib

ฺง qaf atau lebih tepat qaf Maghrib adalah huruf Arab yang merupakan bentuk lain dari huruf qaf standar yang melambangkan fonem /q/. Huruf ini bukanlah

Bahasa Arab Maghrib

acak Bahasa Arab Maghrib (Bahasa Arab Barat; berbeda dengan Bahasa Arab Timur atau Bahasa Arab Mashriqi) ialah kesinambungan dialek bahasa Arab vernakular

Fa Maghrib

fa (unicode: U+06A2, HTML: ڢ) atau lebih tepatnya fa Maghrib adalah abjad Arab Maghrib keduapuluh yang merupakan bentuk lain dari huruf fa standar

Uni Arab Maghrib

Uni Maghrib Arab (bahasa Inggris: Arab Maghreb Unioncode: en is deprecated disingkat AMU; bahasa Arab: ุงุชุญุงุฏ ุงู„ู…ุบุฑุจ ุงู„ุนุฑุจูŠcode: ar is deprecated Ittiแธฅฤd

Abjad Arab

fa. Di wilayah Arab Maghrib, huruf qฤf dituliskan dengan memiliki titik di bawah dan fฤ' dengan satu titik di atasnya. Basis abjad Arab memiliki 28 huruf

Bahasa Arab Aljazair

bahasa Arab Maghrib dan sebagian dapat saling dimengerti dengan bahasa Arab Tunisia dan bahasa Arab Maroko. Seperti varietas bahasa Arab Maghrib lainnya

Bahasa Arab Maroko

kesinambungan dialek bahasa Arab Maghrib, dan oleh karena itu sedikit banyak dapat saling dipahami sampai batas tertentu dengan bahasa Arab Aljazair dan pada tingkat

Varietas bahasa Arab

kemengertian tidak simetris, yaitu ketika penutur bahasa Arab Maghrib lebih cenderung dapat memahami bahasa Arab Masyriqi dan bukan sebaliknya. Di dalam wilayah