📑 Table of Contents
Sabuk asteroid utama (warna putih) berlokasi antara orbit Mars dan Jupiter.

Sabuk asteroid (bahasa Inggris: asteroid belt) adalah bagian Tata Surya terletak kira-kira antara orbit planet Mars dan Jupiter. Daerah ini dipenuhi oleh sejumlah objek tak beraturan yang disebut asteroid atau planet kerdil. Sabuk asteroid disebut juga sebagai sabuk asteroid utama (main asteroid belt) atau sabuk utama (main belt) untuk membedakan dari konsentrasi planet kerdil lainnya di dalam Tata Surya, seperti sabuk Kuiper dan piringan tersebar.

Lebih dari separuh massa sabuk utama terdapat di empat terbesar objek: Ceres, 4 Vesta, 2 Pallas, dan 10 Hygiea. Kesemuanya berdiameter lebih dari 400ย km, sementara Ceres, planet kerdil yang ada di sabuk utama memiliki diameter sekitar 950 kilometer. Selebihnya mempunyai berbagai ukuran sampai sekecil partikel debu. Distribusi penyebaran bahan asteroid ini sangat tipis sehingga kapal ruang angkasa dapat melewatinya tanpa celaka. Akan tetapi, ada tabrakan antara asteroid-asteroid besar, yang menghasilkan kumpulan asteroid yang memiliki karakteristik yang mirip (orbital dan komposisi). Tabrakan juga menghasilkan debu yang membentuk komponen utama cahaya zodiak (zodiacal light). Sebuah asteroid di dalam sabuk utama dapat dikategorikan berdasarkan spektrumnya, yang sebagian besar jatuh ke dalam tiga kelompok dasar: karbon (C-type), silikat (S-tipe), dan kaya logam (M-type)

Explorasi

sunting
Konsep Dawn Mission dengan Vesta

Wahana luar angkasa pertama yang melewati sabuk asteroid adalah Pioneer 10. Saat itu ada isu bahwa puing-puing sabuk itu akan membahayakan pesawat luar angkasa tersebut. Namun akhirnya selamat tanpa insiden

Daftar Pustaka

sunting
  • Elkins-Tanton, Linda T. (2006). Asteroids, Meteorites, and Comets (Edisi First edition). New York: Chelsea House. ISBNย 0-8160-5195-X.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Asteroid

E. V.; Vasilyev, M. V.; Yagudina, E. I. (2002). "Hidden Mass in the Asteroid Belt". Icarus. 158 (1): 98โ€“105. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list

Tata Surya

Diakses tanggal 2007-01-03. Krasinsky, G. A. (2002). "Hidden Mass in the Asteroid Belt". Icarus. 158 (1): 98โ€“105. doi:10.1006/icar.2002.6837. ; "Second alignment

Ceres

the asteroid belt acquiring a Ceres-mass KBO. William B. McKinnon, 2008, "On The Possibility Of Large KBOs Being Injected Into The Outer Asteroid Belt".

Hipotesis hutan gelap

Papagiannis, Michael D. (1978). "Are We All Alone, or could They be in the Asteroid Belt". Quarterly Journal of the Royal Astronomical Society. 19: 277. Bibcode:1978QJRAS

Asteroid tipe C

"Distribution of taxonomic classes and the compositional structure of the asteroid belt". Dalam Binzel, R. P.; Gehrels, T.; Matthews, M. S. (ed.). Asteroids

Asteroid tipe D

2008, "On The Possibility Of Large KBOs Being Injected Into The Outer Asteroid Belt". American Astronomical Society, DPS meeting #40, #38.03 [1] R. Greeley

Karakteristik fisik asteroid baku

the Asteroid Belt". Icarus. 158 (1): 98โ€“105. Bibcode:2002Icar..158...98K. doi:10.1006/icar.2002.6837. "Asteroid Lightcurve Parameters". PDS Asteroid/Dust

Pembentukan dan evolusi Tata Surya

Alessandro (2001). "The Primordial Excitation and Clearing of the Asteroid Belt" (PDF). Icarus. 153 (2): 338โ€“347. Bibcode:2001Icar..153..338P. doi:10