Astro
JenisPenyiar televisi satelit
Mobile TV
IPTV
Negaraย Malaysia
JangkauanMalaysia
MottoThe future is Direct-To-You (1996-2003)
Making your life richer (2003-2012)
Go Beyond (2012-2022)
Better Together (2022-sekarang)
Tanggal luncur
1 Juni 1996
Nama sebelumnya
ๅฏฐๅฎ‡็”ต่ง† (pinyin: Huรกnyว” diร n shรฌ) dalam bahasa Tionghoa, kini dikenal sebagai "Astro"
Situs resmi
www.astro.com.my

MEASAT Broadcast Network Systems Sdn Bhd beroperasi dengan nama Astro (ditulis dengan huruf kecil) merupakan adalah penyedia layanan televisi satelit berbayar, layanan streaming, dan IPTV asal Malaysia. Astro merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Astro Malaysia Holdings Berhad dan dioperasikan oleh operator satelit komunikasi MEASAT Broadcast Network Systems Sdn. Bhd. Operasionalnya berpusat di All Asia Broadcast Centre (AABC) di Kuala Lumpur dan MEASAT di Cyberjaya.

Astro (bersama dengan Media Prima) menciptakan praktik duopoli media massa di negara tersebut.[1] Astro pernah beroperasi di Indonesia dari tahun 2006 sampai 2008, dengan nama Astro Nusantara dan di Brunei dari tahun 2000 sampai 2022, dengan nama Kristal-Astro.

Sejarah

sunting

Pembentukan dan tahun - tahun awal

sunting

Lisensi untuk mengoperasikan Astro, yang saat itu tidak disebutkan namanya, diberikan pada bulan Juni 1994 dan direncanakan memiliki 30 saluran melalui satelit Measat.[2][3] Awalnya direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 1995, tetapi ditunda hingga tahun 1996 dengan peluncuran awalnya akan dilakukan pada bulan Oktober dan akan dikenal sebagai All-Asia Satellite Television and Radio Operator, disingkat ASTRO dan akan dioperasikan di bawah perusahaan yang dioperasikan oleh Measat Broadcasting Network Systems. Seminggu sebelum peluncuran, Astro sudah melakukan tes penyiaran kepada 50 orang dan mengumumkan akan menawarkan 23 saluran televisi.[4]

Astro akhirnya diluncurkan pada 25 September 1996 dengan menawarkan 22 saluran televisi dan 8 saluran radio dengan memakai satelit MEASAT-1 yang diluncurkan pada awal tahun 1996. Paul Edwards (CEO Astro pada saat itu) berharap bahwa perusahaan tersebut akan mencapai profit dan memiliki 700 ribu pelanggan pada tahun 2000.[5][6]

Pada tahun 1998, Astro berencana akan melakukan ekspansi ke Taiwan dan Filipina dengan anggaran RM 200 juta.[7] Tetapi dibatalkan tanpa alasan yang jelas.

Ekspansi operasional

sunting

Pada tahun 2000, Astro sudah mencapai 300 ribu pelanggan (meleset 400 ribu pelanggan dari target[5]).[8] dan menargetkan satu juta pelanggan lagi pada tahun 2002.[9] Pada 20 Januari 2000, Astro melakukan ekspansi pertamanya ke Brunei dengan bekerja sama dengan Kristal Sdn. Bhd. untuk meluncurkan Kristal-Astro [10] (tetapi berhenti operasi 22 tahun kemudian, tepatnya 1 April 2022[11]) Astro kemudian lanjut ekspansi ke Indonesia dengan bekerja sama dengan Lippo Group untuk meluncurkan Astro Nusantara pada bulan Maret 2006.[12] Namun pada bulan September 2008, Astro tidak lagi memperpanjang lisensinya dan membuat Astro Nusantara berhenti beroperasi.

Perkembangan terkini

sunting

Pada tanggal 1 Oktober 2011, Astro menyusun ulang penomoran saluran televisi dan radio ke sistem tiga digit untuk mengakomodasikan saluran baru.[13] Pada tahun yang sama, Astro menguasai pasar televisi sebesar 27% (Sebagai perbandingan, Media Prima 54% dan Radio Televisyen Malaysia 17%).[14] Pada tanggal 20 September 2011, Astro meluncurkan layanan televisi gratis dan prabayar yang bernama NJOI. Berbeda dengan Astro yang memerlukan langganan bulanan, NJOI menawarkan layanan TV satelit secara gratis[15] (meskipun ada beberapa saluran televisi tertentu yang memerlukan langganan bulanan[15]).

Pada tanggal 1 April 2020, Astro kembali menyusun ulang penomoran saluran televisi dan radio untuk mengakomodasikan saluran baru dalam format definisi tinggi.[16] Setelah itu, hampir semua saluran televisi di Astro mulai menamatkan siaran dalam definisi standar (SD) satu per satu sampai tanggal 1 Maret 2021 (kecuali pelanggan Astro NJOI).

Pada tanggal 2 Desember 2025, Astro mulai menyewa properti milik ABS-CBN untuk meningkatkan jejak global.[17] Pada saat yang sama, Astro meluncurkan Astro One yang berisi 3 paket. Yaitu Entertainment, Sports dan Epic (gabungan paket Sports dan Entertainment serta layanan streaming seperti Netflix dan Disney+).[18][19]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Weltorganisation fรผr Geistiges Eigentum, ed. (2011). National studies on assessing the economic contribution of the copyright-based industries. Creative industries series. Geneva: WIPO. ISBNย 978-92-805-2022-4.
  2. ^ "Coming soon: 30 TV channels for Malaysia". The Straits Times (diarsipkan oleh National Library of Singapore). 18 Juni 1994. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
  3. ^ "Minister sees up to 30 TV channels in M'sia by 1996". The Business Times (diarsipkan oleh National Library of Singapore). 18 Juni 1994. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
  4. ^ "Satellite station to debut with 23 channels". The Straits Times (diarsipkan dari National Library of Singapore). 20 September 1996. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
  5. ^ a b Foon, Ho Wah (26 September 1996). "KL launches first satellite broadcast service". The Straits Times (diarsipkan oleh National Library of Singapore). Diakses tanggal 30 Januari 2026.
  6. ^ "Peluang tonton 22 saluran menarik | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  7. ^ "Astro masuki Taiwan, Filipina | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  8. ^ "Astro subscriber base exceeds 300,000 | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  9. ^ "Astro yakin capai sejuta pelanggan dua tahun lagi | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  10. ^ "Kristal-Astro pact to launch DTH digital satellite TV in Brunei | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  11. ^ "Astro di Brunei gulung tikar selepas 21 tahun beroperasi". SoyaCincau BM (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-30.
  12. ^ "Astro sedia khidmat TV satelit di Indonesia | KLiK". www.klik.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  13. ^ "Astroย :: Making Your Life Richer". www.astro.com.my. Diakses tanggal 2026-01-30.
  14. ^ "News and Commentaries 2007ย ยป Malaysian media giant grasps for Internet". www.malaysia-today.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-30.
  15. ^ a b "NJOI | Home". purchase.njoi.com.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-30.
  16. ^ "Astro ubah nombor saluran baharu bermula 1 April". Astro Awani (dalam bahasa Melayu). 2020-03-30. Diakses tanggal 2026-01-30.
  17. ^ "ABS-CBN unveils new Studios banner; Philippines' programmer adds sound stages and facilities to music and talent management in upsized global strategy | ContentAsia". www.contentasia.tv. Diakses tanggal 2026-01-30.
  18. ^ "Astro Launches Flexible Entertainment Packages with Astro One". The Edge Malaysia. Diakses tanggal 2026-01-30.
  19. ^ Kamel, Heirul (2024-12-09). "Astro One Officially Launches; Starts From RM49.99". Lowyat.NET (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-30.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ernie Zakri

mengawali karier aktingnya lewat drama Suri Katriana yang tayang di di Astro Prima. Pada November 2019, singelnya "Ku Bersuara" terpilih sebagai finalis

Azad Jasmin

yang tayang sebanyak 6 episode mulai tanggal 11 April 2018 di Astro Ria, Ria HD dan Astro Ceria. Meen Tahrin (3 Januari 2017). Eira Syazira dan Azad Jasmin

Ziela Jalil

berakting dalam film-film Indonesia seperti Tarzan Rimba (bersama Barry Prima), Pancasona, Jurus Dewa Naga dan Pendekar Mata Satu. Setelah berakting di

Azira Shafinaz

Judul Sebagai Saluran TV Keterangan 2016 Dangdut Star Pembawa Acara Astro Prima bersama Cik Manggis, Sophia Liana dan Tauke Jambu Bonda Bonding Bintang

Astro NJOI

Astro NJOI (digayakan pada logo sebagai NJOI) adalah sebuah layanan televisi dan radio satelit dan digital secara gratis dan prabayar pertama di Malaysia

Eyka Farhana

2014 Istikharah Cinta Atikah Papa Chef Aina TV1 2016 Uda dan Dara Nija Astro Prima Bodyguard Yasmin TV3 Cinta Macarons Alin TV2 Ketupat Palas Mr. Handsome

Sophia Albarakbah

drama Viu Devoted memainkan peran Isabella. Kemudian disusul dengan drama Astro Ria Tercipta Satu Ikatan dengan pemeran antagonis Rissa. Film pertamanya

Sharifah Sakinah

Boom Astro Prima Kubur Berdarah Sakinah Astro Ria Suamiku Encik Beruang 2016 Dua Kulit Astro Citra Wau Kasih Isteri vs Tunang Raya Amira Irdina Astro Ria