Atabeg, Atabek , atau Atabey adalah gelar turun temurun di Turki[1] untuk gubernur suatu negara atau provinsi yang merupakan bawahan dari monarki. Kemunculan julukan ini terjadi saat kekuasaan Seljuk[2] Gelar ini nantinya digunakan oleh orang Armenia, pertama dengan Zakarid-Mxargrzeli sebagai gelar militer[3] dan saat ini masih digunakan sebagai nama keluarga.[4]

Daftar pustaka

sunting
  • Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publikChisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press. ; (passim; details not yet worked in)
  • Amin Maalouf. Crusades Through Arab Eyes, 1984
  • Royal Ark - Qajar dynasty in Iran
  • Inanu Khatun, Encyclopedia Iranica
  • Atabak, Encyclopedia Iranica
  • Atabakan-e Adarbayjan, Encyclopedia Iranica

Catatan kaki

sunting
  1. ^ René Grousset. The Empire of the Steppes: A History of Central Asia, Rutgers University Press, 1970, p. 158
  2. ^ Atabak, Encyclopedia Iranica. Accessed February 1, 2007. http://www.iranica.com/newsite/articles/v2f8/v2f8a071.html
  3. ^ [1]
  4. ^ [2]

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Atabeg dari Yazd

Atabeg dari Yazd (bahasa Persia: اتابکان یزدcode: fa is deprecated , Atābakān-e Yazd) merupakan nama dari sebuah dinasti lokal, yang memerintah kota Yazd

Iran

1037–1194 Kekaisaran Khwarezmia 1077–1231 Wangsa Eldiguzi 1135–1225 Wangsa Atabeg dari Yazd 1141–1319 Wangsa Salghuri 1148–1282 Wangsa Hazaraspi 1155–1424

Asaduddin Syirkuh bin Syadzi

mengabdi sebagai jendral untuk Nuruddin Zanki, tetapi ia juga pernah menjadi atabeg Aleppo dan Damaskus. Ia juga pernah menjadi wazir Mesir pada tahun 1169

Salghurid

Salghurid (Persia: سلغُریانcode: fa is deprecated ), juga dikenal sebagai Atabeg Fars (اتابکان فارس), adalah sebuah dinasti berbudaya Persia yang berasal

Eldiguziyah

yang juga dikenal sebagai Atabeg Azerbaijan (اتابکان آذربایجانcode: fa is deprecated Atabakan-e Āzarbayjan) adalah Atabeg dari Kekaisaran Seljuk, dan

Nuruddin Zanki

mana ia adalah anak dari Zengi, seorang atabeg Aleppo dan Mosul. Nuruddin adalah anak kedua Imaduddin Zengi, atabeg Tripoli Aleppo dan Mosul, yang adalah

Adhemar dari Le Puy

Antiokhia pada tanggal 28 Juni 1098, di mana pasukan Islam yang unggul di bawah atabeg Kerbogha dikalahkan, mengamankan kota itu untuk Tentara Salib. Ia meninggal

Imaduddin Zanki

hari. Zanki kemudian diasuh oleh Karbuqa, gubernur Mosul. Zanki menjadi atabeg Mosul pada tahun 1127, dan Aleppo pada tahun 1128, mempersatukan dua kota