| ||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pertempuran Kastil Itter terjadi pada tanggal 5 Mei 1945, di desa Itter, Austria, di wilayah Tyrol Utara negara tersebut, selama hari-hari terakhir Teater Eropa Perang Dunia II.
Pertempuran ini melibatkan Pasukan dari battalion tank ke-23 dan divisi lapis baja ke-21 Amerika Serikat yang dipimpin oleh Kapten John C. Lee, Jr, beberapa pasukan Heer, Seorang perwira SS yang membelot serta tawanan perang Prancis (Mantan Perdana Menteri, Jendral, dan Pemain Tenis) yang mempertahankan Kastel Itter dari serangan SS Panzergrenadier Division ke-17 hingga bantuan tiba.
Mungkin pertempuran ini agak aneh, karena pada pertempuran biasanya musuh mereka adalah Jerman, tetapi kali ini mereka menjadi sekutu dan saling bantu-membantu dalam mempertahankan kastel tersebut melawan pasukan yang setia kepada Adolf Hitler.
Latar Belakang
suntingKastil Itter adalah kastil kecil di atas bukit dekat desa Itter di Austria. Setelah Anschluss 1938, pemerintah Jerman secara resmi menyewakan kastil tersebut pada akhir tahun 1940 dari pemiliknya, Franz Grรผner.
Kastil tersebut direbut dari Grรผner oleh Letnan Jenderal SS Oswald Pohl atas perintah Heinrich Himmler pada tanggal 7 Februari 1943. Transformasi kastil menjadi penjara selesai pada tanggal 25 April 1943, dan fasilitas tersebut ditempatkan di bawah administrasi kamp konsentrasi Dachau.
Penjara tersebut didirikan untuk menampung tahanan Prancis terkemuka yang berharga bagi Reich. Tahanan terkenal termasuk pemain tenis Jean Borotra, mantan perdana menteri รdouard Daladier dan Paul Reynaud, mantan panglima tertinggi Maxime Weygand dan Maurice Gamelin, kakak perempuan Charles de Gaulle Marie-Agnรจs de Gaulle, pemimpin sayap kanan dan anggota perlawanan tertutup Prancis Franรงois de La Rocque, dan pemimpin serikat pekerja Lรฉon Jouhaux. Selain tahanan VIP, kastil ini menahan sejumlah tahanan Eropa Timur yang dipisahkan dari Dachau, yang digunakan untuk pemeliharaan dan pekerjaan kasar lainnya.
Pendahuluan dan Pertempuran
suntingPada tanggal 3 Mei, Zvonimir ฤuฤkoviฤ yang merupakan anggota pasukan perlawanan Kroasia meninggalkan kastel, ia berpura pura memiliki keperluan dengan Komandan Sebastian Wimmer, padahal ia sedang membawa surat yang berisikan untuk meminta bantuan sekutu. Kemudian setelah melewati beberapa kota ia kemudian bertemu dengan Resimen Infanteri Amerika Serikat di Kota Innsbruck, ia memberitahukan tentang tahanan perang yang berada di Kastel Itter. ฤuฤkoviฤ kemudian berusaha kembali ke kastel sayangnya dia menemui kegagalan.
Karena aksi yang dilakukan Zvonimir ฤuฤkoviฤ ini, Hauptsturmfรผhrer Sebastian Wimmer mengkhawatirkan nyawanya sendiri dan meninggalkan pos-nya. Para pasukan SS-Totenkopfverbรคnde berangkat meninggalkan kastel, sehingga para tahanan kastel tersebut dapat menguasai kastel dengan mudah dan mereka mulai mempersenjatai diri dengan peralatan yang ditinggalkan.
Para tahanan kastel tersebut kemudian mengirim Andreas Krobot untuk pergi ke Kota Wรถrgl pada tengah hari dengan membawa surat yang sama seperti ฤuฤkoviฤ dengan harapan mendapatkan bantuan disana. Ia berhasil melakukan kontak dengan Anggota Perlawanan Austria di kota itu dan ia dibawa kepada Mayor Josef Gangl, yang merupakan komandan dari sisa sisa anggota Wehrmacht (kebanyakan berasal dari Austria).
Gangl berniat untuk menolong mereka namun kondisi tidak memungkinkan, ia juga membutuhkan bawahanya untuk mempertahankan kota dari serangan balas dendam SS, para pasukan SS akan menembaki siapapun yang mengibarkan bendera putih dari jendela. Sehingga Gangl hanya bisa berharap Tentara Amerika Serikat dapat mencapai kota tersebut dan menyerah dan meminta bantuan pada Tentara Amerika Serikat.
Pada waktu yang sama, unit pengintai yang terdiri dari 4 Sherman dibawah komando Kapten Lee telah mencapai Kufstein dan disana ia diminta untuk memberikan bantuan pada Gangl. Para tahanan yang masih berada di Kastel meminta Kurt-Siegfried Schrader (Perwira SS yang masih tinggal di kastel karena masih dalam tahap pemulihan dari luka) untuk mempimpin mereka membuat pertahanan hingga bantuan dari Amerika Serikat tiba. Setelah Lee tiba di kastel, para tahanan menyambut mereka dengan hangat tetapi mereka juga kecewa karena bantuan tersebut dalam jumlah yang sangat sedikit. Tak lama kemudian Lee memerintahkan untuk membuat pertahanan di kastel dan menempatkan Tank M4A3E8 yang bernama โBesotten Jennyโ di pintu masuk kastel.
Lee memerintahkan para tahanan Prancis untuk bersembunyi, namun mereka menolaknya mereka juga ingin ikut bertempur di sisi tentara Amerika Serikat dan Wehrmacht. Pada pagi hari sekitar 100 โ 150 pasukan SS melancarkan serangan, sebelum serangan utama dimulai Gangl menelpon Alois Mayr (seorang pemimpin pasukan perlawanan di kota Wรถrgl) untuk meminta bantuan, tetapi mereka hanya mengirimkan 1 orang saja. Pertempuran pun berlansung sengit dan Tank Sherman yang telah menghambat gerak laju pasukan SS tersebut berhasil dilumpuhkan oleh meriam 88ย mm.
Mereka bertempur hingga sore hari, bala bantuan tiba sekitar pukul 16.00 dan pasukan SS pun segera dikalahkan, sekitar 100 anggota SS ditawan. Karena jasanya Kapten Lee mendapatkan penghargaan, Gangl tewas dalam pertempuran di tangan penembak jitu SS, ia mencoba menyelamatkan Mantan Perdana Menteri Prancis Paul Reynaud yang sedang dalam bahaya, atas kegigihannya ia dijadikan Pahlawan Nasional Austria dan sebuah jalan di Kota Wรถrgl diberi nama Gangl.
Referensi
sunting- ^ Nutter, Thomas (23 April 2013). "The Last Battle: When U.S. and German Soldiers Joined Forces in the Waning Hours of World War II in Europe". New York Journal of Books. Diakses tanggal 27 July 2013.
Daftar pustaka
sunting- Harding, Stephen (2013). The Last Battle: When U.S. and German Soldiers Joined Forces in the Waning Hours of World War II in Europe. Da Capo Press. ISBNย 978-0-306-82209-4.
- Mayer, John G. (26 May 1945). "12th Men Free French Big-Wigs". Hellcat News. 12th Armored Division.
- Roberts, Andrew (12 May 2013). "World War II's Strangest Battle: When Americans and Germans Fought Together". The Daily Beast.
Pranala luar
sunting- Bell, Bethany (7 May 2015). "The Austrian castle where Nazis lost to German-US force". BBC News. Diakses tanggal 7 May 2015.
- Meyer Levin (July 21, 1945). "We Liberated Who's Who". Saturday Evening Post. Vol.ย 218, no.ย 3. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-23. Diakses tanggal 2018-07-03.
- "Freed - Daladier, Blum, Reynaud, Niemoeller, Schuschnigg, Gamelin - DALADIER AND BLUM AMONG MANY FREED". New York Times. 6 May 1945. Diakses tanggal 22 November 2016.