Otogiro adalah tipe dari rotorcraft didukung saat terbang oleh lift disediakan oleh rotor. Tidak seperti helikopter, rotor otogiro dijalankan oleh aerodinamik ketika terbang.

Otogiro ditemukan oleh Juan de la Cierva y Codorniu tahun 1919, dan melakukan penerbangan sukses pada tanggal 9 Januari 1923 di lapangan terbang Cuatro Vientos Airfield, Madrid, Spanyol.[1]

Pranala luar

sunting

Development companies

Referensi

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Helikopter

Helikopter berjenis Gyroplane pertama diraih oleh C4 Autogiro buatan Juan de la Cierva. Autogiro terbang pertama pada 9 Januari 1923. Rahasia sukses pada

V speeds

mendefinisikan kecepatan udara dari pesawat, pesawat sayap-tetap, pesawat glider, autogiro, helikopter, dan balon. Kecepatan data pesawat berasal dari data produsen

Pesawat terbang

berat daripada udara (aerodin). Pesawat yang termasuk jenis ini, yaitu autogiro, helikopter, dan pesawat bersayap tetap. Kedua, pesawat yang lebih ringan

Daftar pesawat eksperimental

Cierva C.6 autogiro

Pesawat udara

berat dari udara disebut aerodin, yang masuk dalam kategori ini adalah autogiro, helikopter, girokopter dan pesawat terbang/pesawat bersayap tetap. Pesawat

9 Januari

Pertempuran Gallipoli. 1923 - Juan de la Cierva melakukan penerbangan autogiro pertama. 1945 - Amerika Serikat menginvasi Luzon di Filipina. 1951 - Markas

Aerodin

Aerodinamika pada sayapnya. Pesawat udara yang termasuk dalam aerodin adalah autogiro, helikopter, girokopter dan pesawat terbang/pesawat bersayap tetap. Hassan

Amelia Earhart

pesawat termasuk pesawat jenis Kinner Airster, Lockheed Vega dan Pitcairn Autogiro. Pada tahun 1935, sadar akan keterbatasan pesawat Vega dalam penerbangan