
Santería (pelafalan dalam bahasa Spanyol: [santeˈɾi.a]), juga dikenal sebagai Regla de Ocha, Regla Lucumí, atau Lucumí, adalah sebuah agama Afrika-Karibia yang berkembang di Kuba pada akhir abad ke-19. Agama tersebut berkembang di tengah proses sinkretisme antara agama Yoruba tradisional dari Afrika Barat, Katolik, dan Spiritisme. Tak ada otoritas pusat dalam kendali Santería dan banyak keragaman yang ada di kalangan praktisionernya, yang dikenal sebagai creyentes ("pemercaya").
Ajaran utama
suntingSantería mengajarkan keberadaan sosok pencipta transenden, Olodumare, di bawah roh-roh yang dikenal sebagai oricha. Biasanya mengambil nama dan atribut mereka dari dewa-dewi Yoruba tradisional, oricha disetarakan dengan santo-santa Katolik Roma dan diasosiasikan dengan berbagai mitos. Setiap manusia dianggap memiliki hubungan pribadi dengan oricha tertentu yang memengaruhi kepribadian mereka. Olodumare diyakini merupakan sumber mutlak aché, sebuah unsur supranatural yang meresapi alam semesta yang dapat termanipulasi melalui kegiatan-kegiatan upacara. Para praktisioner memuliakan oricha di altar, baik di rumah atau di ilé (rumah-kuil), yang dijalankan oleh seorang santero (pendeta) atau santera (pendeta perempuan). Keanggotaan ilé mewajibkan inisiasi. Persembahan kepada oricha meliputi buah, minuman keras, bunga dan hewan kurban. Ritual utamanya adalah toque de santo, kala para praktisioner memainkan drum, menyanyi dan menari untuk mendorong oricha untuk menghadirkan salah satu anggota mereka dan kemudian berkomunikasi dengan mereka. Beberapa bentuk keilahian dipakai, yang meliputi Ifá, yang mengantarkan pesan-pesan dari oricha. Persembahan juga diberikan kepada roh-roh orang mati, dengan beberapa praktisioner mengidentifikasikan sebagai cenayang. Upacara penyembuhan dan persiapan obat-obatan herbal dan jimat juga memainkan peran penting.
Sejarah
suntingSantería berkembang di kalangan Afrika-Kuba menyusul perdagangan budak Atlantik pada abad ke-16 sampai ke-19. Agama tersebut terbentuk melalui perpaduan agama yang dibawa ke Kuba oleh para budak Afrika Barat, mayoritas dari mereka adalah suku Yoruba, dan Katolik Roma, satu-satunya agama yang diizinkan secara sah di pulau tersebut oleh pemerintahan kolonial Spanyol. Di wilayah perkotaan Kuba Barat, tradisi tersebut terpadu dengan gagasan Spiritis untuk membentuk ilé-ilé terawal pada akhir abad ke-19. Setelah Perang Kemerdekaan Kuba menghasilkan sebuah republik merdeka pada 1898, konstitusi barunya memberlakukan kebebasan beragama. Meskipun demikian, Santería masih dimarginalisasi oleh Katolik Roma Kuba dan kalangan Eropa-Kuba, yang sering kali memandangnya sebagai brujería (sihir). Pada 1960-an, perkembangan imigrasi usai Revolusi Kuba menyebarkan Santería ke luar negeri. Pada akhir abad ke-20, terjadi perkembangan hubungan antara Santería dan tradisi terkait di Afrika Barat dan banua Amerika, seperti Vodou Haiti dan Candomblé Brasil. Sejak akhir abad ke-20, beberapa praktisioner mengalam proses "Yorubisasi" untuk menyingkirkan pengaruh-pengaruh Katolik Roma dan menciptakan bentuk Santería yang lebih dekat dengan agama Yoruba tradisional.
Penganut
suntingPara praktisioner Santería biasanya ditemukan di provinsi-provinsi La Habana dan Matanzas, Kuba, meskipun komunitas tersebut terdapat di seluruh belahan pulau tersebut dan luar negeri, khsuusnya di kalangan diaspora Kuba di Meksiko dan Amerika Serikat. Agama tersebut masih sangat umum di kalangan komunitas Afrika-Kuba kelas buruh meskipun juga dipraktikkan oleh orang-orang dari latar belakang kelas dan etnis lainnya. Jumlah penganutnya diperkirakan berjumlah lebih dari ratusan ribu. Para penganutnya bertugas sebagai peramal dan tabib bagi sebagian besar penganut dari berbagai tingkat kesetiaan, membuat orang-orang yang terlibat dalam Santería sulit untuk ditentukan. Kebanyakan para penganut agama tersebut juga teridentifikasi sebagai praktisioner agama lain, biasanya Katolik Roma.
Lihat pula
suntingReferensi
suntingBacaan tambahan
sunting- J. Omosade Awolalu (1979). Yoruba Beliefs and Sacrificial Rites. Prentice Hall. ISBN 978-0582642034.
- Miguel R. Bances. "Santería: El Nuevo Manual del Oba u Oriaté" (dalam bahasa Spanyol).
- William Bascom (1980). Sixteen Cowries: Yoruba Divination from Africa to the New World. John Wiley & Sons. ISBN 978-0253-35280-4.
- Lydia Cabrera (1968). El Monte, Igbo, Finda, Ewe Orisha, Vititi Nfinda. Rema Press. ISBN 978-0-89729-009-8. OCLC 644593798.
- Baba Raul Canizares (1999). Cuban Santeria. Destiny Books. ISBN 978-0892-81762-7.
- Miguel A. De La Torre (2004). Santería: The Beliefs and Rituals of a Growing Religion in America. Wm. B. Eerdmans. ISBN 978-0802-84973-1.
- Dr Cynthia Duncan (2010). "About Santería". University of Washington, Tacoma.
- Black Gods: Orisa Studies in the New World. Yoruba Theological Archministry. 1985. ISBN 978-1881-24402-8.
- Ifayemi Elebuibon (1994). Apetebii: The Wife of Orunmila. Athelia Henrietta Press. ISBN 978-0963-87871-7.
- James T. Houk (1995). Spirits, Blood, and Drums: The Orisha Religion of Trinidad. Temple University Press. ISBN 978-1566-39349-2.
- Baba Ifa Karade (1994). The Handbook of Yoruba Religious Concepts. Red Wheel / Weiser. ISBN 978-0877-28789-6.
- John Mason (1996). Olóòkun: Owner of Rivers and Seas. Yoruba Theological Archminstry. ISBN 978-1881-24405-9.
- John Mason (1992). Orin Orisa: Songs for selected Heads. Yoruba Theological Archminstry. ISBN 978-1881-24400-4.
- Mozella G Mitchell (2006). Crucial Issues in Caribbean Religions. Peter Lang. ISBN 978-0820-48191-3.
- David M O'Brien (2004). Animal Sacrifice and Religious Freedom: Church of the Lukumi Babalu Aye v. City of Hialeah. University Press of Kansas. ISBN 978-0700-61302-1.
- Baba Esù Onàrè. "Tratado Encilopedico de Ifa".
- Andrés I Pérez y Mena (1982). Socialization by Stages of Development into a Centro Espiritista in the South Bronx of New York City. Teachers College, Columbia University. OCLC 10981378.
- Andrés I Pérez y Mena (1991). Speaking with the Dead: Development of Afro-Latin Religion Among Puerto Ricans in the United States. AMS Press. ISBN 978-0404-19485-7.
- Andrés I Pérez y Mena (1996). "Religious Syncretism". The Latino Encyclopedia. Salem Press. ISBN 978-0761-40125-4.
- Andrés I. Pérez y Mena (March 1998). "Cuban Santería, Haitian Vodun, Puerto Rican Spiritualism: A Multicultural Inquiry into Syncretism". Journal for the Scientific Study of Religion. 37 (1): 15–27. JSTOR 1388026.
- Andrés I Pérez y Mena (1999). "Animal Sacrifice". Dalam Wade Clark Roof (ed.). Contemporary American Religion. Macmillan Publishers. ISBN 978-0028-64928-3.
- Andrés I Pérez y Mena (1999). "Santería". Dalam Wade Clark Roof (ed.). Contemporary American Religion. Macmillan Publishers. ISBN 978-0028-64928-3.
- Andrés I Pérez y Mena (2000). "John Paul II Visits Cuba". Great Events of the Twentieth Century. Salem Press.
- Andrés I Pérez y Mena (February 2000). "Understanding Religiosity in Cuba". Journal of Hispanic/Latino Theology. 7 (3): 6–34.
- Enigmatic Powers: Syncretism with African and Indigenous Peoples' Religions among Latinos. Bildner Center for Western Hemisphere Studies. 1995. ISBN 0-929972-11-2.
- Robert Farris Thompson (1983). Flash of the Spirit: African and Afro-American Art and Philosophy. Random House. ISBN 978-0394-50515-2.
Pranala luar
sunting
|
Bahan pustaka di perpustakaan Anda dan perpustakaan lain tentang Santería
- Furius Santería DB, A database of the rhythms and chants found in recordings
- Joseph M Murphy. "Santería". Encyclopædia Britannica.
